Akankah Semua Berakhir

Liswanti Pertiwi | Kamis, Januari 12, 2012 | |
Aku terpesona akan alam yang mulai meredup
Aku terpesona pada langkah yang tak terhentak
Indah...tapi.....tak bernyawa
Kebahagiaan itu bagai topeng kepalsuan
Ada setitik harapan dari embun pagi yang menetes
Lewat senandung yang tak berbunyi
Kuteteskan air mata yang mulai mengering
Kupejamkan mata dan berpaling
Dan berkata "Akankah semua berakhir"
Karena ku lihat amarah bumi mulai terasa
Kebohongan orang semakin menjadi-jadi
Perilaku semakin ambruk
Derita mulai mengangga
Kekejaman menjadi kebiasaan
Nyawa pun semakin tak berharga
Kehormatan pun semakin tak berarti
Inikah pertanda dari bumi yang berakhir
Hingga terucap pilu dan tangisan yang menetes
"Akankah semua berakhir"

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih atas kunjungannya ya. Saya senang deh kalau kalian mau tinggalkan komentar, bisa bikin saya happy dan semangat nulisnya. Tapi, mohon maaf ya, untuk tidak meninggalkan link hidup. Terima Kasih. Salam hangat dari Pena Cinta Liswanti.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...