Biarkan Aku Menangis

Liswanti Pertiwi | Selasa, Januari 10, 2012 | |
Dari catatan lama 10 Januari 2004, By. Liswanti

Serpihan air mata yang mulai berjatuhan
Mengisi gundahnya hati
Biarkan aku sajalah.....yang terharu
Tidak akan ada yang tahu isi hati yang duka
Mengharapkan kedatangan sang terkasih
yang mulai meninggalkan kenangan
Kemarin dalam senja kehidupan 
Aku diam menatap merahnya matahari
Melamunkan kenangan sepi
Dan menghilangkan kejenuhan jiwa
Baru aku sadari cinta tak seindah surga dunia
Yang dibicarakan orang pada kehidupan
Ingin rasanya aku teriak
Menertawakan cinta yang di penjara
Ingin rasanya aku marah
Pada cinta yang mulai terlihat manja
Ingin rasanya aku diam
Meratapi hidup yang dalam kekacauan
Maukah kanda mengerti
Bahwa ketulusan hatiku akan cinta adalah nyata
Bukan kebohongan yang membuai
Biarkan aku menangis.....
Menatapi hidupku yang sedang berduka
Biarkan aku menangis......
Memandang cinta yang bukan milikku
Biar dan biarlah jiwa dan impianku menyatu
Memandang cinta yang di lukai
Karena semua itu akan mulai berakhir

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih atas kunjungannya ya. Saya senang deh kalau kalian mau tinggalkan komentar, bisa bikin saya happy dan semangat nulisnya. Tapi, mohon maaf ya, untuk tidak meninggalkan link hidup. Terima Kasih. Salam hangat dari Pena Cinta Liswanti.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...