Patah Hati

Liswanti Pertiwi | Minggu, Januari 22, 2012 | |
Memandang rembulan di malam yang sepi
Cahayanya jatuh kebumi...menghiasi sunyi
Terbangunlah dari suatu mimpi di malam ini
Ternyata langit telah berganti......
Kicauan burung menyambut sang mentari pagi
Tapi jiwaku tetap menyepi ...
Ada setitik rasa kehilangan di hati
Seperti raga itu akan berlari
Memandangi hidup yang mulai tak berarti
Perasan itu pun sudah mati...
Karena cinta yang tersakiti...
Isi hati pun selalu ingin dirobek oleh tajamnya belati
Karena ternyata semua itu dikhianati
Samudera yang luas tak mampu membendung rasa duka sepi
Menjeritlah karena ternyata jiwa ini
Sedang merasakan patah hati......

"Kupersembahkan puisi ini untuk sahabat-sahabat yang patah hati"

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih atas kunjungannya ya. Saya senang deh kalau kalian mau tinggalkan komentar, bisa bikin saya happy dan semangat nulisnya. Tapi, mohon maaf ya, untuk tidak meninggalkan link hidup. Terima Kasih. Salam hangat dari Pena Cinta Liswanti.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...