3 hari dengan 2 cintaku

Liswanti Pertiwi | Rabu, Desember 11, 2013 | | |
Jakarta, Sabtu 7 Desember 2013 saya kembali menginjakkan kakiku ke Jakarta, pulang kerumahku sendiri dengan suami serta kedua anakku. Memang terasa sangat beda sekali, suasana rumahku sangat berdebu, maklumlah sudah 3 bulan ini saya tinggalkan berhubung suami sedang sekolah.

Kini kami kembali kerumah, awal pertama kami datang, ya anak-anakku sedikit rewel, maklumlah kalau di kampung banyak orang di rumah, jadi anak berasa tidak kesepian, nah kalau di rumah sendiri, mereka jadi sedikit rewel., entah kenapa jadi seperti itu?????

Hari minggu suami kembali ke kota Bandung untuk melanjutkan pendidikan, ya akhirnya kami hanya bertiga "3 hari ini harus jadi ibu yang kuat", yup...karena saya harus mengurus semua sendiri, tanpa bantuan ibu serta adik-adikku lagi seperti di kampung kemarin, dengan 2 orang anak yang sedang masa-masa aktif dan bisa dibilang sangat aktif.

"3 hari dengan 2 cintaku" 

Tentu saja saya bisa menjalaninya, seorang istri prajurit harus bisa donk, jangan mudah menyerah dan yakin bisa, apalagi cuma ditinggalkan 3 hari saja, biarpun dengan 2 cintaku yang masih balita "c kakak Lydiasari Chantika dan c ade Dimas Nurjamil". Dulu saja berbulan-bulan ditinggalkan tugas ga apa-apa ko, biarpun dengan suasana berbeda "dulu c ade belum lahir".

Dihari pertama c papa ga di rumah, anak pertama saya jatuh sakit, badannya panas tinggi, belum lagi wajahnya pucat dan wajah serta lehernya bengkak, saya pun sempat panik, biarpun awalnya saya sudah tahu dia sudah demam, tapi tidak menyangka kalau wajah dan lehernya jadi bengkak.

Awalnya saya menyangka dia kena "gondongan", tapi setelah diperiksa dan tes, ternyata dia kena "inpeksi kelenjar" dan radang tenggorokkan, saya tidak tahu kenapa bisa seperti itu, yang pasti anak saya tidak boleh banyak makan es krim dan makanan ringan yang mengandung penyedap, "Ok saya stop jajanan buat dia". Kasihan seh, makanannya meski dibatasin, tapi semua demi kesehatannya.

2 hari ini pun setelah obat serta antibiotiknya dimakan, "alhamdulillah demam turun dan sudah tidak terlalu bengkak", dan tinggal menunggu suami pulang biar bersama-sama mencari alternatif lain untuk mengobati sakitnya c kakak.

"Inpeksi kelenjar" sebenarnya apa itu?? adakah obat herbal atau jenis buah-buahan yang bisa jadi obat buah kesembuhan c kakak, saya masih mencari, dan semoga saja sakitnya tidak berkelanjutan. Kakak Chantika pun cepat sembuh dan sehat kembali. Amin. 

"3 hari dengan 2 cintaku" menjadi kenangan yang bikin aku menangis, karena buah hatiku tercinta sakit.

4 komentar:

  1. Akan lebih baik jika bertanya langsung ke dokter, mbak. dengan bekal keterangan dokter, lanjutkan googling agar lebih tahu. sayang saya tak bisa membantu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. alhamdulillah sudah mbak susi, sudah ke tht dan anak..yang jadi pikiran alternatif itu untuk mempercepat penyembuhan, anaknya susah minum obat...hehehe

      Hapus
  2. semoga anaknya cepat sembuh ya mbak.
    bener nih kata yang diatas gua, harus cepat didiskusikan dgn dokter ahli. spesialis THT mungkin?

    kalau ada waktu, main ke blogku juga ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. amin...makasih mas zega atas doanya...kalau kedokter sudah, cuman anak saya susah minum obat, jadi ingin tahu alternatif obat lain...

      siippp...saya pasti berkunjung

      Hapus

Terima kasih atas kunjungannya ya. Saya senang deh kalau kalian mau tinggalkan komentar, bisa bikin saya happy dan semangat nulisnya. Tapi, mohon maaf ya, untuk tidak meninggalkan link hidup. Terima Kasih. Salam hangat dari Pena Cinta Liswanti.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...