Misi Penyelamatan Si Kucing

Liswanti Pertiwi | Selasa, Desember 24, 2013 | |
"Malangnya c kucing hitam yang terjebak ditralis dapur rumahku".

Pagi itu minggu yang cerah dengan hangatnya sinar mentari pagi yang menyinari bumi, saya hendak masuk kedapur untuk mengambil beberapa barang. suara "miau...miau", kalau nadanya seh seperti kelelahan dan minta pertolongan, kaget donk saya saat melihat kepala c kucing nyangkut dikawat tralis. 

"Ko anak kepala c gede gitu bisa masuk lubang tralis yang kecil" pikirku dalam hati.

Awalnya aku bangunkan adikku untuk menolongnya keluar, kasihan sekali bulu dileher c kucing sudah rontok, karena kucing itu memaksa keluar. Dasar memang kucing ya, mau ditolong, eh malah nyakar...heeeuuuh


Akhirnya tak kunjung bisa dibebaskan, saya bangunkan saja suami...ya c kucing masih tetap galak juga, dengan dibantu adiku yang memegang kaki c kucing, tak lapa setelah tralis dipotong...c kucing pun bebas juga. "Alhamdulillah"


Saya tidak tahu berapa lama kucing itu terjebak, entah semalaman atau pun berapa jam, hanya c kucing dan Tuhan yang tahu. Sebelum c kucing keluar, tampak binatang itu terdiam melihat kami, kalau saya bisa bahasa binatang, saya tahu mungkin arti katanya "miaunya itu", mungkin ya tatapan c kucing pada kami, dia mau bilang "terima kasih".

2 komentar:

  1. Kasihan si kucing, pasti dia sangat berterimakasih tuh dah di selametin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kasihan banget... pas liat lehernya bulunya ampe rontok

      Hapus

Terima kasih atas kunjungannya ya. Saya senang deh kalau kalian mau tinggalkan komentar, bisa bikin saya happy dan semangat nulisnya. Tapi, mohon maaf ya, untuk tidak meninggalkan link hidup. Terima Kasih. Salam hangat dari Pena Cinta Liswanti.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...