MENANTI SANG PRESIDEN

Liswanti Pertiwi | Rabu, Juli 16, 2014 | |
Perhelatan pesta demokrasi untuk memilih calon pemimpin bangsa 5 tahun mendatang telah dilaksanakan pada hari rabu 9 Juli 2014 kemarin. Tahun ini hanya diikuti dua pasangan saja yaitu Prabowo - Hatta dan Joko Widodo - Jusuf Kalla.

Berbeda dengan tahun yang sudah berlalu, di tahun ini masih banyak pertanyaan yang belum terjawab "siapakah sang presiden terpilih?", hingga pada akhirnya kita harus menunggu dengan sabar pada tanggal 22 Juli 2014 nanti, saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil resminya. Bagaimana tidak kita punya gambaran pemenang seperti tahun 2009, kalau hasil quick count itu berbeda yang akhirnya kedua pasangan saling mengklaim kemenangan. Sampai saya sendiri binggung, sempat ga bisa tidur juga "takut jagoan saya kalah..hehehe", tapi inikan kompetisi, siap menang dan siap kalah, siapapun pemenangnya haruslah kita dukung dan yang kalah jangan menangis apalagi kecewa, karena itu sudah pilihan rakyat. Bagi saya sendiri siapa pun dia yang jadi presiden tidak masalah, yang penting bisa membawa perubahan dan Indonesia akan selalu maju serta rakyatnya hidup sejahtera, ga ada tuh yang namanya bahan pokok naik lagi, saya saja binggung kalau bahan pokok naik..."hadeuh apalagi sekarang mau idul fitri".

Menanti Sang Presiden

Itulah yang kami (rakyat) tunggu saat ini, akan sosok calon pemimpin bangsa. Semoga dia (sang presiden) bisa menjadi panutan kita sebagai Bapak bangsa yang akan membawa perubahan dan kesejahteraan serta Indonesia akan selalu damai dan tenang. 

Siapapun nanti yang jadi Presiden, tentunya yang kalah harus bisa berlapang dada, begitu pun dengan para pendukungnya. Sebagai rakyat kita harus mendukung siapa pun presidennya, dan janji-janji yang telah mereka suarakan saat kampanye, semoga bisa direalisaasikan untuk perubahan bangsa yang lebih baik.

Nah sambil menunggu hasil resmi KPU 22 juli nanti, ada sedikit cerita neh saat pemilu kemarin. Melihat antusias rakyat dalam pemilu tahun ini begitu luar biasa, semua berbondong-bondong menuju TPS, begitu pun dengan saya, nah saya sedikit kesiangan menuju TPS, dikarenakan habis nonton bola, sahur, shalat subuh dan tidur lagi...hehehe, jadinya saat tetangga dikomplek sudah pada nyoblos, saya jadinya ketinggalan dan terpaksa hanya sendirian mencoblos ke TPS, untuknya saya tidak merasa kesepian, anak saya semangat menemani, sampai bilang begini "mah...pemiyu ya mah..ikut mah" sambil loncat-loncat kegiranggan, tahu ngerti apa enggaknya?hehehe....



Di pemilu tahun ini memang berbeda, karena ada yang mendampingi saya menuju tempat pemungutan suara, tidak seperti tahun 2009, karena mereka yang tersayang belum hadir kedunia.

Kini setelah pemungutan suara selesai, sedikit deg-degan untuk mengetahui hasil real count yang akan diumumkan beberapa hari lagi, semoga semuanya tetap lancar dan damai, seperti halnya 9 Juli kemarin yang berjalan dengan begitu lancar, aman, tenang dan damai.

Sedikit catatan yang masih membekas dari kampanye presiden kemarin yang sedikit menghebohkan, dari persaingan iklan di televisi, kampanye kreatif yang seru, dan memang tidak bisa dipungkiri tahun ini pun kampanye hitam atau negatif begitu banyak sekali, sampai membuat saya sendiri sedikit bosan dengan kampanye seperti itu, tuduhan dan fitnah yang terkadang membuat resah serta ada ketakutan tersendiri, dan sedikitnya mempengaruhi sikap pemilih, tapi untungnya rakyat sudah cerdas dan pintar, sehingga kampanye hitam maupun negatif tidak membuat mereka berpaling dari calon yang mereka jagokan, karena hanya rakyatlah yang mempunyai keyakinan penuh akan sosok pemimpin yang dipercaya sepenuh hati.

Menanti sang presiden. Semoga sang peimpin baru dapat memegang teguh kepercayaan rakyat, memenuhi segala janji kepada rakyat, dan membaga bangsa Indonesia semakin maju dan dihargai dunia internasional. Memang manusia mempunyai kekurangan dan kelebihan, begitu pun dengan pemimpin bangsa, yang juga manusia biasa, maka dukungan penuh dari rakyat begitu berarti, karena akan membuat pemimpin semakin semangat untuk memimpin negara. 

Semoga apa yang selalu kita harapkan begitu pula dengan saya sendiri, Indonesia mempunyai pemimpin baru yang amanah, tegas, berwibawa, kuat dan cerdas, sehingga negara akan semakin makmur, rakyat semakin sejahtera, dan kita bisa hidup dengan tenang serta nyaman, tak ada lagi ketakutan akan kemiskinan yang selama ini menjadi masalah besar di negeri ini, tak ada lagi keresahan akan pengganguran yang semakin banyak, semuanya bisa berjalan dengan baik dan lancar, dan Indonesia akan selalu ada dalam lindungan Allah SWT. Amin.

Salam hangat untuk Indonesia. MERDEKA.



10 komentar:

  1. Semoga Indonesia tetap rukun setelah tanggal 22 nanti, ya, mbak. Ini Pemilu paling'gila' yang pernah saya ikutin. Mulai dari nyinyir2an, unfol, unfren dan berita-berita yang bikin eneg. Ga nyangka bakal sedahsyat ini euforia para fans capresnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener sekali mbak Efi.....apalagi kalau antar saudara dan teman berbeda pilihan, sedikit salah bicara langsung deh memanas...bener ga?

      Hapus
  2. Siapapun yang terpilih selayaknya kita dukung Jeng
    Salam hagat dari Surabaya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tentu saja pakdhe...wajib banget hukumnya...dan semoga semua bisa menerima keputusan.

      Salam hangat dari Jakarta

      Hapus
  3. merdekaaaaaaaa............... :D

    BalasHapus
  4. Salam kenal Mak. Semoga semua pihak (termasuk saya sendiri tentunya) bisa sama2 legowo menerima pengumuman yg sah dari KPU. #SaveKPU #HidupKPU hehe jangan mau diintimidasi atau diintervensi pihak manapun

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga mak Heni
      Setuju mak....semua harus berjalan dengan baik. Dan KPU bisa menjalankan tugasnya dengan baik.amin

      Hapus
  5. semoga siapapun presidennya nanti, bisa membawa indonesia ke arah yang lebih baik. btw, anaknya lucu mbak. jadi gemes. hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harus itu mas Arman....biar Indonesia bisa terus berjaya dan kehidupan akan lebih baik lagi.
      Makasih...yang penting jangandi cubit kalau gemes....hehehe

      Hapus

Terima kasih atas kunjungannya ya. Saya senang deh kalau kalian mau tinggalkan komentar, bisa bikin saya happy dan semangat nulisnya. Tapi, mohon maaf ya, untuk tidak meninggalkan link hidup. Terima Kasih. Salam hangat dari Pena Cinta Liswanti.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...