4 POIN CINTA PENUH BERKAH UNTUK MENUJU UMUR LEBIH DARI 60 TAHUN

Liswanti Pertiwi | Minggu, Agustus 03, 2014 | | | |
"Menuju umur 60 tahun lebih ? sudah siapkah ?" 


Tentu saja harus siap, "lalu apa yang sudah, sedang dan akan kita lakukan menuju usia senja ?", hemm... sangat tertantang untuk ikut serta dalam giveaway yang diadakan oleh Pakdhe Guslix Galaxy dan Blogcamp

Semua manusia akan mengalami usia lebih dari 60 tahun, tapi semua itu tergantung atas kehendak dari Tuhan Yang Maha Esa, sebagai manusia kita hanya bisa berencana, karena semua yang menentukan hidup dan mati kita hanyalah Tuhan. Begitu pun dengan saya sendiri, biarpun saat ini usia saya masih 28 tahun dan suami baru 30 tahun, banyak sekali rencana indah kami yang ingin segera terealisasikan di tahun ini maupun di tahun berikutnya, untuk menuju kebahagiaan sampai tua nanti dan selalu bersama selamanya. Amin.

Rencana indah kami yang terutama adalah kebahagiaan untuk kedua orang anak kami yakni Lydiasari Chantika (4 tahun) dan Dimas Nurjamil (2 tahun). Mungkin untuk tahun ini tudak ada rencana pendidikan formal di sekolah atau taman kanak-kanak buat Chantika, karena saya tak ingin merebut masa kecil mereka dengan setumpuk pekerjaan rumah dari sekolah, saya ingin masa kecilnya diisi dengan penuh kebahagiaan dengan bermain, jadi biarlah semua itu mengalir, soal pendidikan, kalau usia sudah pas baru deh tuh saya masukin TK, minimal tahun depan deh. Apalagi Dimas yang masih belum mengerti apa-apa, sekolahnya cukup main sama kakak, mama dan papanya di rumah, tapi untuk anak laki-lakiku, sepertinya tahun ini ada rencana mau disunat.

 Kebahagiaanku dan suami

Rencana indah untuk mereka begitu banyak sekali, terutama untuk masa depan mereka, mengingat usia kami akan terus bertambah, mumpung masih usia produktif, kami berusaha untuk terus mencari nafkah buat mereka sebanyak-banyaknya dan menginvestasikan untuk jangka panjang. Keinginan terbesar kami, terutama anak laki-laki kami yaitu menjadi seorang perwira Angkatan Udara, dan kelak dapat menjadi seorang pemimpin yang jujur dan amanah, dapat menjadi seorang prajurit yang gagah berani yang mampu menjaga keutuhan NKRI tercinta. Sedangkan untuk anak perempuan yang memang dari kecil sudah suka dengan musik dan tari, setidaknya saya ingin menyekolahkan dia kesekolah musik nantinya, dan semoga saja apa yang kami rencanakan untuk mereka akan satu jalan dengan mereka nantinya.

Sedangkan apa yang saya rencanakan tahun ini dan nantinya, selalu ingin menjaga keharmonisan rumah tangga ini, biarpun sambil bekerja ataupun keinginan untuk menjadi seorang penulis, yang terutama adalah kebahagiaan keluarga kecilku, hingga semua ini selalu bertahan sampai tua nanti, saat kulit ini sudah keriput, saya dan suami dapat selalu bersama, menyaksikan anak cucu kami tumbuh dengan baik.

Nah rencana indah itu banyak, tapi semua kita serahkan kembali kepada sang pencipta, rencana apa yang telah Tuhan persiapkan untuk kami. Sempat berpikir dalam hati "apa saya dan suami bisa menyaksikan mereka dewasa, melihat cucu kami lahir, melewati masa tua bersama sampai akhir hayat atau tidak?", mungkin itu juga pertanyaan dari setiap orang, karena seperti yang kita tahu bahwa hidup mati, jodoh dan rejeki adalah rahasia Tuhan yang tak akan pernah kita tahu.

Menuju umur 60 tahun lebih

Saya masih 28 tahun, tapi sudah berpikir untuk masa tua nanti, "lalu apa yang sudah dipersiapkan?" banyak sekali terutama investasi dan asuransi. Tapi ada yang lebih penting yaitu cinta. Karena dengan cinta kita dapat melalui kehidupan ini dengan indah. 

4 poin cinta penuh berkah untuk menuju umur lebih dari 60 tahun

Dalam 4 poin cinta ini, mungkin ini adalah sebuah kiat khusus yang sangat sederhana sekali, karena memang selama ini selalu saya dan suami lakukan, selain untuk menjadikan hati dan pikiran kami tenang, juga menjadi sehat jasmani dan rohani kami.

  • Poin pertama yaitu "Cinta kepada Tuhan"
"Bagaimana kita mengungkapkan cinta kepada Tuhan ?"

Yaitu selalu rajin beribadah, melaksanakan semua perintahnya dan menjauhi larangannya. Saya sebagai seorang muslim tentu saja harus rajin shalat 5 waktu, membaca ayat suci Al-Quran, berpuasa (kalau perlu puasa sunat juga jalan), zakat, bersedekah, dzikir dan tak lupa shalawat nabi. Setiap saat saya dan suami lakukan, karena itu sudah kewajiban sebagai seorang muslim yang taat. Dan tak lupa saya dan suami selalu bersyukur atas segala nikmat yang Tuhan berikan, rejeki besar ataupun kecil selalu kami syukuri, karena dengan pandai bersyukur, semua akan berkah dan rejeki itu akan terus mengalir.

Dalam setiap gerakan shalat, baik itu saat sujud maupun ruku akan membuat kita sehat, apalagi dengan air wudhu akan membuat wajah bercahaya, "yakinlah akan kebesaran Tuhan akan kecintaan kita kepada-Nya". Maka dengan selalu menjalankan ibadah tepat waktu serta menjalankan perintah Tuhan, adalah bukti keimanan, ketakwaan dan cinta kita kepada Tuhan. Beribadah dengan khusu dan rajin, tentu saja akan mendapat berkah yang luar biasa dari Tuhan. "Shalatlah sebelum kau dishalatkan".

Menuju usia lebih dari 60 tahun akan bisa dilewati dengan kita selalu menjadi manusia yang selalu beriman, apalagi kalau ada masalah, tentu itu adalah sebuah pertanda Tuhan sayang kepada kita, dan yakinlah setiap masalah dan cobaan itu akan mampu kita lalui. Maka supaya kita bisa melalui usia sampai lebih dari 60 tahun, kita tak boleh berhenti untuk selalui berdoa dan rajin ibadah, supaya selalu diberi kesehatan dan keselamatan,.

  • Poin kedua yaitu "Cinta kepada keluarga"
Untuk dapat melalui umur sampai lebih dari 60 tahun tentu keluarga sangat penting dalam kehidupan kita, karena hanya keluarga yang dapat memberi dukungan penuh kepada kita, semangat dalam bekerja, semangat dalam menjalani hidup, tanpa mereka hidup kita akan terasa hampa.

Bagi saya suami, anak-anak, ibu dan adik-adik saya adalah semangat saya untuk terus berkarya dan bekerja, saya ingin selalu melihat mereka tersenyum, disaat susah, sedih maupun senang hanya mereka yang selalu ada disamping saya. 

Menjaga keutuhan rumah tangga dan merawat anak-anak dengan tangan kita sendiri adalah bukti cinta saya kepada keluarga, saya tak mau sampai kehilangan waktu dan tumbuh kembang anak karena sesuatu hal yang tidak penting. Menjaga hati untuk selalu setia kepada suami dan anak-anak juga ibadah dan akan mendapat berkah. Suami juga adalah salah satu pintu kita (istri) menuju surga, "cintailah suami karena cinta kita kepada Tuhan", jangan cinta suami karena harta dan tampangnya, karena itu malah akan membuat lupa kepada sang pencipta. Saya dan suami memiliki janji suci dalam sebuah pernikahan, supaya selalu menjaga dan memegang teguh kepercayaan dan kesetiaan, sehingga kami dapat selalu bersama-sama samapai akhir hayat, karena kami ingin menikah sekali seumur hidup. Kalau ada masalah kami akan selelsaikan bersama, karena kami tahu bahwa jalan itu tidak selalu lurus, dan kami selalu jadikan setiap masalah yang datang sebagai sebuah pembelajaran hidup. 

Saya pun rela berhenti dari pekerjaan dengan posisi terbaik disatu perusahaan di tahun 2010 demi untuk membangun rumah tangga yang harmonis, saya ingin punya keturunan, dalam 2 tahun pernikahan, 2 kali juga saya mengalami keguguran, makanya saya memutuskan resign setelah diawal 2010 saya dianugerahkan Tuhan untuk kembali hamil. Begitu indah dan lengkap rumah tangga kecilku setelah kehadiran seorang bayi mungil yang cantik, dan itu berkah luar biasa. Dan biarpun saya berhenti bekerja, rejeki selalu datang, beberapa sahabat saya mempercayakan penghitungan keuangan usahanya kepada saya, dan saya diberi kemudahan untuk mengerjakannya dirumah, jadi sampai sekarang saya bisa menjalani pekerjaan sambil mengurus buah hati dengan tangan saya sendiri. Mengorbankan sesuatu untuk kepentingan bersama, diiringi hati yang ikhlas, Tuhan akan selalu memberi kemudahan dan rejeki yang berlimpah.

  • Poin ketiga yaitu "Cinta pada tubuh kita"
Nah kalau yang satu ini sudah pasti sangat penting, untuk menuju usia lebih dari 60 tahun tentu saja jiwa dan badan kita harus sehat, kan sehat jasmani dan rohani itu sangat penting. 

"Lalu apa yang sudah saya lakukan untuk poin yang satu ini?"

Banyak sekali. Terutama dalam hal menjaga pola hidup sehat, dengan selalu rajin berolah raga, jujur kalau saya sendiri tak suka olah raga yang diluar seperti bermain voli dan bola seperti yang suami saya selalu lakukan setiap hari, atau bahkan lari ditengah terik matahari, tapi saya lebih suka yoga dan senam zumba, apalagi saat ini sedang rajin belly dance, bukan tanpa alasan, semua ini demi mendapat tubuh sehat dan kembali ramping, biar tak ada lagi lemak ditubuh yang bisa menjadi penyakit buat saya. Menjadi gemuk itu membuat saya sesak dan sangat berat, kalau gendut bisa membuat saya selalu sehat, ini malah sering membuat saya sakit kepala, makanya saya harus sehat seperti suami, biar bisa menjalani hidup sampai tua nanti.

Satu lagi yang penting jauhi yang namanya rokok, narkoba serta miras, karena ketiganya itu akan membuat tubuh rusak, penyakitan dan mempercepat kematian. Saya tak mau kehidupan saya serta keluarga rusak karena ketiga nama itu (rokok, narkoba, miras). Apalagi Tuhan tak suka kalau umat-Nya bermabuk-mabukan dan meminum minuman yang diharamkan. "Alhamdulillah saya maupun suami bukanlah perokok, apalagi peminum...maka jauhkan kami Ya Allah dari segala godaan syetan yang terkutuk".

Cinta pada jiwa dan tubuh kita juga bisa dilakukan dengan selalu mengkonsumsi makanan yang sehat. Biasanya saya dan suami menggurangi gula pasir, santan serta penyedap, jadi semua alami saja. Kalau gula saya selalu ganti dengan gula merah, itu sangat baik supaya terhindar dari penyakit diabetes. Jadi mulai saat ini supaya saya dan suami selalu sehat untuk menuju usia lebih dari 60 tahun, yaitu selalu rajin olah raga, dan makan yang sehat, satu lagi yang penting kita jangan mudah stres dan selalu banyak tersenyum, karena dengan senyum, wajah pun akan terlihat selalu awet muda, apalagi senyum itu juga ibadah. Dengan senyum pun kulit wajah akan selalu kencang, siapa yang tidak mau selalu terlihat cantik dan awet muda ?, saya juga mau, jadi tersenyumlah, tapi jangan ketawa-ketawa sendiri, nanti orang yang lihat merasa aneh lagi..hehehe.

Bermurah senyum saat bertemu orang lain yang kita kenal atau tidak juga ibadah, apalagi kita saling menyapa dan selalu menjalin silahturahmi, yakin deh kita akan banyak yang mencintai dan banyak sahabat. Kalau saya sendiri saat punya uang atau tidak harus selalu bahagia dan tersenyum, karena itu juga bagian dari tanda syukur kita atas nikmat yang Tuhan berikan.

  • Poin keempat yaitu "Cinta pada sesama"
Untuk menuju umur lebih dari 60 tahun, kita pasti juga perlu yang namanya limpahan rejeki, kan sudah pasti saat tua nanti juga ingin selalu bahagia, supaya tidak memberi beban ke anak. Maka mumpung masih muda mencari nafkah sebanyak-banyaknya untuk tabungan masa depan, selain untuk anak juga bisa buat diri kita sendiri.

Nah dalam agama kita selalu diajarkan untuk selalu cinta pada sesama yang membutuhkan, dan prinsip hidup saya dan suami "jangan takut miskin untuk memberi", ada rejeki jangan pernah lupa untuk berbagi kepada anak yatim, janda-janda tua serta fakir miskin, karena itu juga masuk ibadah dan pahalanya sangat besar bagi yang ikhlas membantu. Tapi ingat satu hal, memberi itu harus ikhlas dan bukan untuk pamer apalagi ingin diliput sana sini.

Insya Allah dengan cinta pada sesama dengan saling berbagi dan memberi kepada yang membutuhkan akan mendapat pahala dan berkah buat kita, selain kita dilancarkan rejeki juga selalu diberi kesehatan, apalagi Tuhan selalu sayang kepada orang-orang yang selalu mencintai anak yatim dan fakir miskin, saya sudah rasakan berkah itu, dengan selalu rejeki selalu ada buat tabungan anak di masa depan, serta tabungan di akherat kelak. Saya juga sudah tahu bagaimana rasanya menjadi anak yatim, saat tak punya uang, sakit rasanya, maka sekecil apapun kita memberi kepada mereka, insya allah itu membuat mereka bahagia.

Cinta pada sesama bukan hanya dalam hal kepada sesama yang membutuhkan, tapi juga kepada sesama makhluk hidup lainnya, tumbuhan maupun hewan. Dengan menjaga kelestarian alam sekitar tanpa merusak atau bahkan membuang sampah sembarangan sudah membuktikan kita sayang kepada alam sekitar, tumbuhan dan hewan yang hidup. Jangan lupa untuk selalu menanam pohon apabila ada halaman yang kosong dan tidak terpakai, bisa itu menanam buah atau mungkin tumbuhan lainnya yang bermanfaat untuk sekitar.

Dan itulah 4 poin cinta penuh berkah yang selalu saya dan suami lakukan, dengan cinta untuk menuju umur lebih dari 60 tahun pun akan bisa dilalui dengan indah dan bermakna, karena dengan cinta pun kita bisa menebarkan kasih sayang serta kehidupan akan lebih berwarna. Tanpa cinta dan kasih sayang hidup itu sangatlah kosong dan menjenuhkan, karena saat kita sakit, susah, sedih, senang pasti memohon perlindungan hanya kepada Tuhan, saat sakit pun hanya ada keluarga disisi kita, maka supaya kita selalu sehat, jangan lupa cintai tubuh kita sendiri, dengan sehat kita pun dapat mudah mencari rejeki, nah kalau ingin rejeki lancar jangan lupa untuk selalu berbagi kepada sesama yang membutuhkan.

Saya dan suami juga harus sehat dan tetap kuat, demi menjaga kedua buah hati yang masih balita, apalagi semua rencana-rencana indah untuk mereka sudah ada, serta demi masa depan mereka yang lebih indah, dan kehidupan mereka pun harus lebih baik dari kami. Setiap langkah mereka adalah detak jantung kami, dalam setiap perjalanan mereka ada doa kami, supaya mereka selalu dalam kesehatan, keselamatan dan kesuksesan, sehingga saat tua nanti kami bisa menyaksikan mereka menjadi anak-anak yang hebat, berguna bagi nusa, bangsa, agama dan keluarga.

Senyum bahagia pun akan selalu menghiasi wajah kami melihat anak-anak tumbuh menjadi anak yang membanggakan dan sholeh serta sholehah. Semoga Tuhan merindhoi, melindunggi, dan menggabulkan doa-doa kami, serta langkah dan rencana kami untuk masa depan dan hari tua nanti yang indah, juga selalu disinari oleh cahaya kebesaran sang illahi. "Pandailah bersyukur atas segala nikmat dan karunia yang Tuhan berikan".



12 komentar:

  1. Terima kasih atas partisipasi sahabat dalam Giveaway Road to 64 di BlogCamp
    Segera didaftar sebagai peserta
    Salam hangat dari Surabaya

    BalasHapus
  2. 4 poin yang memang harus dilaksanakan ya... sukses utk ngontesnya...

    BalasHapus
  3. 4 poin yang berarti yaa,,, sukses GA nya

    BalasHapus
  4. Nice point kaka Lisna.. Sukses untuk Kontesnya!

    http://j-samudra.blogspot.com/2014/07/jurnal-papandayan.html

    BalasHapus
  5. Waaa...top banget poinoinnya. Sukses buat kontesnya yaaaa :)

    BalasHapus
  6. Balasan
    1. Mas Adi juga lagi jatuh cinta ya....hehehehe

      Hapus

Terima kasih atas kunjungannya ya. Saya senang deh kalau kalian mau tinggalkan komentar, bisa bikin saya happy dan semangat nulisnya. Tapi, mohon maaf ya, untuk tidak meninggalkan link hidup. Terima Kasih. Salam hangat dari Pena Cinta Liswanti.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...