SAAT SANDAL MEMBUAT DIMAS LANCAR BERJALAN

Liswanti Pertiwi | Rabu, November 26, 2014 |
Saya memiliki 2 buah hati, anak pertama saya perempuan, yang kini usianya 4,2 tahun, sedangkan yang kedua anak laki-laki usianya baru mau 2 tahun di akhir bulan Nopember ini. Kalau putri saya, pertumbuhannya selama ini begitu cepat, saat jalan saja dia baru berumur 10 bulan, padahal badannya gemuk, tapi kali ini yang ingin saya ceritakan adalah tentang tumbuh kembang putra kedua saya “Dimas Nurjamil”.

Dimas saat lahir
Semenjak dalam kandungan, putra kedua saya ini kondisinya memang sangat mengkhawatirkan, saat usia 7 bulan dia sudah seperti ingin mengajak keluar, tapi beratnya hanya 9 ons, yang mengharuskan saya bedrest sampai berat badannya normal, hingga di usia 38 minggu, ada sedikit masalah pada kondisi saya, hingga dia pun meski dikeluarkan, dan saya kembali menjalani persalinan secara ceasar.

Saat lahir ternyata, jantung dan paru-paru putra saya belum matang, entahlah apa istilahnya. Dia sampai harus dirawat dalam NICU, tapi semua sedang penuh. Akhirnya saya pasrah saja, dengan perawatan seadanya dalam incubator, dengan infuse dan oksigen, putra saya dapat bertahan hidup.


Pertumbuhan putra saya ini sangat lambat sekali, daripada kakaknya, bukan ingin membandingkan, tapi itu kenyataannya, baik itu saat tengkurap, merangkak atau bahkan duduk, semuanya lama. Saya periksa kondisi anak saya baik dan sehat, malah setiap bulan berat badannya bertambah.

Saat bayi putra saya ini sangat malas bergerak, entah karena terlalu gemuk, atau memang dia seperti ayahnya waktu bayi J. Kalau tidak dipancing dengan mainan atau makanan kesukaannya, putra saya ini gamau bergerak dan belajar. Saat merangkak saja usianya sudah 11 bulan, itu pun meski dipancing sama mainan kesukaannya, kalau tidak ada, ya bisa ditebak sendiri, dia tidak tertarik dan hanya diam saja.

Bahkan giginya saja tumbuh saat usianya sudah 14 bulan, padahal dia doyan sekali makan. Saya dan suami sempat khawatir, karena Dimas sudah 16 bulan, tapi belum juga berjalan, sudah periksa kondisi tulang nya dan sampai datang ke alternative, tidak ada masalah apa-apa dan kondisinya baik.


Sampai suatu ketika, saya dan suami serta putri pertama kami pergi kesebuah pasar untuk membeli sayuran, sampai ditoko sandal, terlihat berbagai koleksi dengan beraneka karakter kartun, hingga membuat putra dan putri saya tertarik untuk mengunjungi toko itu.

“Au..mah” celoteh putra saya, yang belum terlalu jelas. Dia menginginkan sebuah sandal berkarakter mobil, hingga dia kegirangan saat dipakaikan saya, yang saat itu sedang digendong ayahnya. Hingga sesampai dirumah, putra saya bermain-main dilantai dengan masih memakai sandal dikakinya. Terlihat dia sangat menyukainya, sampai tiba-tiba saya dan suami dibuat terkejut dengan teriakan c kakak “mah..ade jalan”.

Ya, kami dengan jelas melihat dia berjalan sambil tertawa, bahkan saat dia terjatuh, dia berdiri sendiri tanpa bantuan saya maupun ayahnya. Saya terharu melihatnya, Karena semenjak itu dia langsung lancar berjalan, tepat diusianya 17 bulan. Suami sampai berkata “kan sandal juga sepatunya banyak, kenapa dengan sandal yang dipilihnya dia mau berjalan?”, entahlah mungkin karena dia semangat dengan pilihannya J.

15 komentar:

  1. Hehe... mgkn sandal2 sebelumnya krg menarik hati Dimas ya... berarti sandal itu sandal sakti mak... hehe...
    Terimakasih sdh berbagi cerita ttg Dimas utk meramaikan GA sy ya mak..
    Titip uyel-uyel utk Dimas yg lucu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. mungkin saja mak....habis aneh, masa ga mau jalan, giliran ada sandal jalan...hihihi

      ok unty....udah dibilangin..peyuk cium katanya

      Hapus
  2. Setiap anak memang unik ternyata ya mak.. dan kita tidak bisa menyamakan satu sama lain.. *salam kenal :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar sekali mak nian....

      Salam kenal juga mak

      Hapus
  3. Aih... peristiwa yang menggembirakan ya mak.... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar mak...sangat menggembirakan sekali

      Hapus
  4. Senangnya bisa melihat pertumbuhan dan perkembangan anak kita ya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas adi..senang sekali melihat mereka tumbuh

      Hapus
  5. suka banget ya sama sandalnya jadi mau bergerak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak Kania...karena sandal dia mau bergerak..kalau ada yang dia suka..susah sekali...sampai membuat kita binggung

      Hapus
  6. Tingkah anak2 itu unik & mengharukan ya :) Meski masih kecil mereka sudah punya pilihan sendiri, ntah barang yang dipakai/mainan, dan ternyata barang2 pilihan mereka sendiri bisa membuat mereka semangat melakukan sesuatu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar sekali, apalagi anak-anak sekarang, sudah punya pilihannya sendiri, padahal masih kecil, dulu mah ga gini-gini banget ya....hihi

      Hapus
  7. pastilah sangat menyenangkan bisa memperhatikan perkembangan anak,,,membimbingnya, mengajarinya...

    BalasHapus

Terima kasih atas kunjungannya ya. Saya senang deh kalau kalian mau tinggalkan komentar, bisa bikin saya happy dan semangat nulisnya. Tapi, mohon maaf ya, untuk tidak meninggalkan link hidup. Terima Kasih. Salam hangat dari Pena Cinta Liswanti.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...