#CurhatanRasa : Hanya Mama Yang Memberi Rasa Penuh Cinta

Liswanti Pertiwi | Jumat, Mei 15, 2015 | | | |
Boleh dong ya ikutan #curhatanrasa, tapi neh saya ga bercerita tentang masakan di resto atau tempat lainnya. Lalu apa dong?

Tepatnya ketika baru hijrah ke Ibukota, saya yang suka dengan makanan manis, terutama kue basah, sedikit kelimpungan kalau ada di Jakarta. Maklumlah gatau, dimana tempat yang lengkap, bersih, dan tentunya memiliki cita rasa yang nikmat di lidah. Mulai tuh jelajah rasa keberbagai tempat, mulai dari Cililitan sampai Pondok Gede Jakarta Timur. 

Sangat bersyukur nemu tempat yang sesuai harapan, bahkan pembuatannya bisa kita lihat langsung, dan tempat ini ada di daerah Cililitan. Ga sampai disitu saja, jelajah rasa membawa saya ketoko-toko kue disekitar Halim Perdanakusumah, jadi tahu tuh tempat jual kue, gorengan sampai kue kering lainnya. Bahkan pabrik rumahan yang mengolah roti-roti pun saya sampai tahu, itu membuat petualangan baru bagi saya mencari makanan terbaik yang bisa dikonsumsi keluarga. Rasa menjadi hal penting bagi saya untuk menikmati kue-kue enak, buat apa tambilan bagus kalau rasanya tidak enak, bener ga?.

Dok. Pribadi
Tapi setelah memiliki anak, jelajah rasa itu pun berhenti, bukan tak mau mencari tempat baru. Melainkan saya harus bisa mengolah makanan atau cemilan sendiri, demi kesehatan anak. Karena saya pernah punya pengalaman, dimana anak mengalami diare dan panas tinggi, dampak dari jajanan yang dikonsumsinya. Saya gamau dong, kebobolan sampe ketiga kalinya, jadi tuh mulai belajar sedikit demi sedikit membuat kue sendiri dirumah.

Bermodalkan nekat, dan resep dari beberapa Ibu yang saya temui, jadilah saya kerajinan membuat aneka kue. Pertama-tama seh hasilnya bantet, dan berakhir di tempat sampah. Biarpun awalnya suami maksa akan memakan semua kue ga enak itu, tetap saya buang, karena menurutnya "buatan istri itu jauh lebih enak". Saat itu pun saya seperti punya energi baru, yang membuat diri ini semakin semangat membuat kue.

Ternyata pada hasil yang kedua saya sukses membuat kue, emang kue apa?. Sederhana saja kue kukus (bolu kukus) sama bolu ketan hitam kukus, karena kedua jenis makanan ini adalah favorit suami dana anak-anak. Repot banget bikin sendiri, kan tinggal beli saja?. Eitss memang seh gampang, tapi yang saya cari adalah rasa dan kesehatan itu seimbang, yang tentunya dengan bahan-bahan terbaik.

Dok. Pribadi
Nah semenjak saya bikin kue, jadi tahu tuh produk-produk bahan kue, dan saya memang menggunakan cap "Koepoe Koepoe". Mulai dari TBM, SP, Baking Powder, sampai perisa pasta dan pewarna. Bahkan keluarga saya pun memang sudah lama menggunakan merk yang satu ini kalau akan membuat kue, selain hasil kue menjadi enak, mengembang, dan tentunya lembut.

Nah setiap kali membuat bolu kukus atau ketan, pasti langsung ludes, entah laper atau memang enak. Karena suami dan anak-anak selalu minta bikin lagi dan lagi, biasanya seminggu 4 kali saya bikin. Dari pada beli kue diluar, harganya mahal dan tidak kenyang. Mendingan saya bikin sendiri, murah meriah, bahan berkualitas, sehat dan mengenyangkan.

Nah karena sebagai seorang Ibu, saya akan tahu rasa favorit dari suami dan anak-anak. Dan mereka itu suka dengan bolu kukus yang ada bau pandannya, alhasil saya selalu stock perisa pasta dan pewarna pandan, sekaligus baking powder dan SP. Mau tahu kok bisa anak-anak dan suami suka bolu buatan saya, yang hanyalah chef abal-abal.

Saya membuatnya dengan "cinta", aih...masa seh?, tentu dong kalau tanpa ada rasa ikhlas, sadar dan penuh cinta, ga mungkin anak-anak dan suami semakin ketagihan kue buatan saya. Nah rasa cinta memang terbukti ampuh, kalau dibawa kedalam masakan. Biarpun resep dan bahannya sama, kalau tanpa rasa ikhlas dan cinta, juga percuma ya. Itu dipenjual kue rasanya enak?, itukan sudah mahir, beda sama saya yang hanya pemula.



 Dokumen pribadi lama neh. Yang atas pas bikin bolu kukus dan bawah bolu ketan hitam

Nah saya mencoba berbagi resep bolu ketan ya, kali saja ada yang mau nyoba. Dan anak serta suami, selalu suka dengan kue ini. 

Bahannya standar saja kok :
  • 1/4 Tepung ketan hitam
  • Gula pasir sepuasnya (saya sedang saja setengah gelas)
  • Telur 7 buah (6 utuh, satu kuningnya saja)
  • SP (setengah sendok teh ya)
  • Susu bubuk (susu anak-anak yang biasa mereka minum)
  • Satu sendok teh Baking Powder
  • Vanili 1
  • Minyak 1 gelas
Setelah itu kita tinggal olah. Yang pertama adalah telur, gula pasir, SP, Baking Powder, susu bubuk, dan vanili aduk hingga mengembang. Setelah itu masukan tepung hitam secara perlahan, dan terakhir minyak. Setelah tercampur rata, tinggal kukus deh selama 15 menit, dan bolu ketan siap dihidangkan.

Gampangkan?, tentu saja gampang dan cepat, namanya juga memasak dengan cinta...hehehe. Itulah #curhatanrasa saya, yang memang bisa disukai suami dan anak-anak.

Kalau kamu bagaimana?


14 komentar:

  1. Memasak dengan cinta. Rasanya pasti enak.
    Semoga sukses buat ngontesnya ya mak :)

    BalasHapus
  2. mau dong kue bolunya, mengembang banget tuh mak, saya bikin kue bolu mesti bantet hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mari dicicip mak Ev...ini tuh hasil percobaan yang keberapa kali, tapi skrang-sekarang terus mengembang.

      Hapus
  3. Wuaa...jadi pengen ikutan. Saya juga seneng masak, bikin kue, cake....tapi banyakan nggak di dokumentasi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada lomba bikin resepnya tuh mak Ika, ikutan aja....kalau aku iseng aja suka dokumentasiin masakan...

      Hapus
  4. produk dari Koepoe-koepoe ternyata banyak ya... Tadinya aku kira hanya memproduksi bahan2 utk bikin kue saja... Ternyata aku menemukan produk lainnya berupa lada halus di sebuah mini market... Btw, semoga berjaya dlm GA ini dan menjadi ssalah satu pemenangnya ya Mak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya banyak kok mak Rita..aku kalau kesupermarket gitu, pasti banyak nemu bahan lainnya. Tapi kebanyakan suka beli bahan kue buat persediaan.

      Hapus
  5. Jadi ingat masa kecil, aku sering bantuin ibu buat kue bahkan sampai di jual juga. Macam-macam kuenya, seperti pisang molen, roti kukus yang kaya bakpao, dan masih ada beberapa jenis lainnya lagi. Bahkan sering buat es buah sama pisang ijo juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku pengen bisa tuh bikin pisang ijo mas

      Hapus
  6. Produk2 koepoe2 ini lengkap bgd ya mak..ada produk utk buat kue2 segala..

    BalasHapus

Terima kasih atas kunjungannya ya. Saya senang deh kalau kalian mau tinggalkan komentar, bisa bikin saya happy dan semangat nulisnya. Tapi, mohon maaf ya, untuk tidak meninggalkan link hidup. Terima Kasih. Salam hangat dari Pena Cinta Liswanti.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...