Catatan Rindu Sang Hati

Liswanti Pertiwi | Sabtu, Juni 27, 2015 | | |
Dokumen Pribadi (Ilustrasi yang merindu)
Tentang gelap
Tentang terang
Tentang Aku 
Tentang kita
Tentang dilema hati
Tentang rasa yang memudar
Tentang senja di hari itu

Bayangmu telah memudar di siang itu
Senyummu telah terhapus derasnya hujan
Jejakmu telah hilang oleh debu
Wangi tubuhmu telah terbawa angin

Dalam gelap di malam ke 2000
catatanku masih sama tentangmu
Tentang kata yang kau sebut cinta
Tentang senyum manja yang kau lukiskan

Tawa itu masih saja menari indah depanku
Tangis itu masih saja menusuk hati
Rasa ini pun sama
Yang kutulis dalam catatan rindu sang hati
Yang tak akan pernah lekang oleh waktu

Kisah perjalanan hati kita
Bagai bunga yang bermekaran
Dan wangi yang mendamaikan hati
Hingga resah pun hilang

Kini hanya ada ceritamu 
Cerita tentang kegagahan
Cerita tentang Ketampananmu
Cerita tentang kepandaianmu
Cerita tentang Rasa sakitmu
Dalam catatan-catatan kecil
Yang kau sebut kenangan
Tapi aku
Dengan pena cinta ini
Kutuliskan kata demi kata tentangmu
Tentang kita yang berlalu
Tentang cinta yang terpisahkan takdir
Takdir yang membawamu pergi
Kepangkuan Tuhan
Dan
Aku hanya menyimpan itu
Dalam catatan rindu sang hati

Jakarta, 10 Juni 2007
By. Liswanti




5 komentar:

  1. saya sering merindu almarhumah ibu mba.. :'(
    mohon doa untuk beliau..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bismillah.
      Mari berdoa untuk ibu mba Arinta, semoga diberi tempat terbaik disisi Allah SWT.

      Hapus
  2. aku inget ibunya ummi (mbah uti) :(

    BalasHapus
  3. Mengingatkan aku pd alm ayahku... hiks ....slm knl mbak

    BalasHapus

Terima kasih atas kunjungannya ya. Saya senang deh kalau kalian mau tinggalkan komentar, bisa bikin saya happy dan semangat nulisnya. Tapi, mohon maaf ya, untuk tidak meninggalkan link hidup. Terima Kasih. Salam hangat dari Pena Cinta Liswanti.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...