Situ Bagendit, Menyimpan Banyak Cerita

Liswanti Pertiwi | Senin, Juli 13, 2015 | | | | |
Dok. Pribadi (Situ Bagendit)

Dari dulu hingga sekarang, tidak ada yang pernah berubah dari tempat yang satu ini. Ya tempat dimana saya bermain dan meninggalkan cerita, dan ini adalah "Situ Bagendit". Pesona alam yang dimiliki Situ Bagenit dari dulu hingga kini tak pernah memudar, biarpun alang-alang dan eceng kondok membuat mata merasa tidak nyaman saat melihatnaya. Tapi, tempat ini telah melahirkan banyak cerita yang sulit untuk dilupakan.
 
Situ Bagendit terletak di Desa Bagendit, kecamatan Banyuresmi, Kota Garut Jawa Barat. Bagi saya tempat ini tidaklah asing, karena semenjak kecil menjadi tempat saya untuk menuliskan cerita-cerita seru. Cerita dimana rindu akan semakin dalam kepada sosok yang selalu dekat di hati.
 
Cerita itu tak lain adalah tentang Ayah, yang selama ini telah mengisi hari-hari saya dengan kebahagiaan. Bahagia ketika banyak kegiatan yang selalu mengikutsertakan saya di dalamnya. Ayah mengajarkan saya untuk belajar bersosialisasi dengan orang lain yang baru dikenal, Ayah mengajarkan saya tentang peduli kepada sesama. Dan Ayah yang selalu megajarkan saya untuk tidak pernah berhenti berusaha. Di Situ Bagendit inilah banyak tersimpan cerita tentang Ayah, dalam mengurus berbagai kegiatan dan lainnya.
 
Bukan saja tentang Ayah, tapi disini bisa menyimpan cerita unik dan seru, ketika saya masih menjadi seorang pelajar. Menjadi Pramuka, Osis yang meski melaksanakan berbagai macam kegiatan yang mengambil tempat di Situ Bagendit. Tapi ada satu hal yang sangat jarang saya lakuka di tempat ini, yaitu naik rakit. Kenapa?, karena saya tidak bisa berenang, dan takut saja melihat air yang banyak seperti itu hihi.
 
Tempat ini juga telah menyimpan banyak cerita untuk yang lainnya. Bahkan seperti sekarang ini yang tinggal menghitung hari menuju hari raya Idul Fitri.Tempat ini akan menjadi tujuan wisatawan domestik ataupun local. Selain bisa menikmati pesona alamnya yang indah, juga menikmati kesejukkan udara di tempat ini. Maka, sangat jelas sekali suasana kemacetan di tempat ini akan begitu terasa saat hari raya dan liburan panjang.
 
Dan saya hanya akan menuliskan cerita, ketika tempat ini menjadi rame "ga bisa main dengan bebas". Karena memang akan begitu sesak oleh pengunjung yang ingin menikmati liburan.
 
Bagaimana dengan kalian?. Kalau sedang ke Garut coba datang kesini, dan nikmatilah pesona keindahan alamnya. Dan goreskan jejak keseruan disini, dengan selalu menyimpannya dalam cerita-cerita yang begitu menyenangkan.

23 komentar:

  1. udadh jalan-jalan aja nih Mak lis

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan jalan-jalan mak, ini karena sering dilewati hehe. Klau masuk ke dalam sudah sering, itu foto juga di luar. hehe

      Hapus
  2. Jalan-jalannya baru dalam khayalan doank.

    BalasHapus
  3. Banyuresmi, bagus ya nama kecamatannya

    BalasHapus
  4. Di Jabar banyak situ ya, Mak. Pengin ke sana, semoga ada rezeki bisa main kapan2.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk mampir, nanti mampir ke rumah saya di kampung

      Hapus
  5. Selamat mengenang masa kenangan mbak dan selamat liburaaan

    BalasHapus
  6. Aku pernah ke Situ Bagendit. Asyik Mak rarakitan dengan angin sepoy-sepoy...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pernah ya, yuk lagi sekalian ke rumahku

      Hapus
  7. Saya mah tahu situ bagendit dari cerita rakyat aja mak :'( tapi kadang penasaran juga itu benaran gak ya ceritanya ?? Pingin kesana, tapi belum ada uang, haahahah (meratapi nasib)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut legenda benar, dan cerita nenek begitu mba. Makanya, kalau kata orang tua, jangan ngomong sembarangan kalau disini.

      Hapus
  8. Ke Situ Bagendit jaman SD, udah lama banget. Makan korban. Topi saya terbang sama angin waktu naik getek, hehehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu kenapa, tenggelam atau gimana mba?

      Hapus
  9. Ke Situ Bagendit jaman SD, udah lama banget. Makan korban. Topi saya terbang sama angin waktu naik getek, hehehehe

    BalasHapus
  10. belum pernah dan kangen dengan kota Garutnya terutama daerah cipanaasnya. dan aku suka batik garutnya mak

    BalasHapus
  11. belum pernah ke Situ Bagendit mbak, jadi pingin kesana..

    BalasHapus

Terima kasih atas kunjungannya ya. Saya senang deh kalau kalian mau tinggalkan komentar, bisa bikin saya happy dan semangat nulisnya. Tapi, mohon maaf ya, untuk tidak meninggalkan link hidup. Terima Kasih. Salam hangat dari Pena Cinta Liswanti.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...