Berkah Lebaran

Liswanti Pertiwi | Rabu, Agustus 12, 2015 | | |
#GiveawayLebaran
"Berkah Lebaran". Itulah kata yang bisa saya lukiskan untuk lebaran tahun 2015 ini, yang jarang di dapat setiap tahun. Atau tepatnya setelah kepergian Ayah dan Nenek 8 tahun silam. 

Lebaranku biasa saja seperti yang lain, shalat ied, nyekar ke makan, salaman dan habis itu paling tidur. Maklumlah, kalau malam takbiran sibuk masak sama Ibu. Dan yang pasti tidak ada jadwal jalan-jalan.

Ceritanya sewaktu ada Ayah dan Nenek, lebaran bersama keluarga begitu terasa. Yang di luar kota semua pulang. Tapi, semenjak mereka tiada, hanya ada cerita manis dan kenangan yang membekas di hati. Sangat jarang, bahkan tidak pernah semua pulang ke kampung halaman, dan mereka memilih lebaran di Ibukota.

Sebagian keluarga besar saya, yang lainnya di luar ruangan
Kalau saya, tentu saja pulang, karena punya Ibu, adik, dan mertua yang berada di kampung. Tidak boleh terlewatkan untuk berlebaran bersama mereka, biarpun baru lebaran beberapa hari saya sudah pulang ke Ibukota mengikuti suami yang harus kembali berdinas. Sedih memang, tapi gimana lagi, namanya juga bekerja ya.

Nah khusus tahun ini menurut saya memang sangat berbeda, banyak hikmah yang bisa dipetik, banyak limpahan berkah yang saya rasakan. Salah satunya adalah kumpul bersama keluarga besar. Keluarga yang begitu sangat berharga, dengan kebersamaan yang begitu indah. Dari banyak perpecahan dalam keluarga, akhirnya bisa kumpul di lebaran tahun ini. Bercengkraman dan tertawa lepas, tanpa ada beban yang dirasakan.

Suasana Dapur Saat Memasak (Sedikit berantakan ya hihi)

Kenapa begitu istimewa?. Karena tahun ini bertepatan dengan syukuran khitan anak saya yang berusia 2 tahun 8 bulan. Apalagi anak saya cucu alm. Ayah, tentu saja keluarga besar harus diberitahu. Dan alhamdulillah, semacet apapun perjalanan yang di tempuh ke Garut, mereka semua hadir untuk menyaksikan khitan cucunya Ayah. Yang tentunya cucu mereka juga.

Saya terharu, bahkan keluarga yang tadinya ada sedikit salah paham pun, bisa kumpul untuk memasak, saling membantu dan tertawa bersama. Hingga tengah malam, kami semua berbaur untuk menyiapkan menu masakan untuk syukuran, dengan segala sesuatunya. Biarpun acara ini hanya kumpul keluarga besar, tapi hikmah yang dirasakan begitu luar biasa. Yang sangat jarang sekali saya rasakan setiap tahun. 

Tahun depan?, entahlah apa akan seindah seperti tahun ini atau tidak. Hanya Tuhan yang tahu segalanya. Kalau saya berharap, tentu saja bisa setiap tahun seperti ini.

Berkah lebaran tahun ini memang sangat luar biasa, mulai dari:
  • Anak sudah bersih
  • Banyak sekali warga yang menjenguk anak
  • Rezeki mengalir terus
  • Keluarga bisa saling bertemu dan menyapa
  • Berbagi kebahagiaan dalam lebaran
  • Saling memaafkan, sehingga tidak ada lagi perpecahan
Dan masih banyak lagi berkah yang saya rasakan bersama keluarga di lebaran tahun ini, atau tepatkan 4 syawal 1436 H. Itulah mengapa sangat jarang saya menampilkan foto keseruan bersama keluarga saat lebaran, soalnya kita jarang kumpul bersama di satu rumah.

Lebaran ini pun ada kumpul bersama teman Ibu di khitannya Anak
Moment lebaran yang rame seperti ini sangat jarang saya dapatkan setelah Ayah tiada, karena semua telah berubah. Tapi, biar begitu saya masih bisa merasakan kumpul dengan Ibu, mertua dan adik setiap tahun. Karena bagi saya mereka sangatlah berharga dan sangat saya sayangi. Saya tidak mau kehilangan moment indah lebaran bersama mereka. Ga ada jalan-jalan, ga ada seru-seruan di tempat wisata. Cukup kumpul bersama mereka, ngobrol, dan berbagi kebahagiaan. 

Karena, cinta dan kasihku untuk mereka semua. Sekalipun saya jarang kumpul bersama keluarga besar, saya memahami kesibukan mereka. Dan tentunya mendoakan yang terbaik untuk keluarga, bisa selalu ada kesehatan, sehingga bisa selalu bersama sampai kapan pun.

Itulah cerita lebaran saya, mana cerita lebaranmu?.


Artikel Ini Diikutsertakan Dalam #GiveAwayLebaran
Yang Di Sponsori Oleh Saqina.com, Mukena Katun Jepang Nanida
Benoa Kreati, Sanderm, Dhofaro, dan Minikinizz


19 komentar:

  1. Kumpul sm keluarga besar memang seru y mbak, rame....
    Wah si kecil udh di khitan nih..keren si kecil :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah mba Inda, lebaran kemarin di sunat hehe.
      Iya kumpul bareng sama keluarga seru banget

      Hapus
  2. hihiii slamat ya si kecil sudah khitan

    BalasHapus
  3. Aku juga seneng banget ngumpul keluarga besar. Lebih besar lebih ramai aja, dan selalu semangat menyambut acara ngumpul begini. Khas negeri ini ya mbak ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener banget mba. Makanya kalau ga kumpul tuh sepi banget deh.

      Hapus
  4. Yang paling terasa tuh kalo pas Lebaran adalah moment bisa kumpul sama keluarga besar.. senangnya bisa bersilaturahmi dgn keluarga yg bahkan hanya sesekali jumpa lantaran tinggalnya di luar kota..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar sekali, saya benar jarang buat kumpul, dan lebaran ini kmpul semua.

      Hapus
  5. Asyiknya yang bisa kumpul bareng keluarga. Bagi saya, moment bersama keluarga merupakan berkah yang paling berharga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tos dulu mas. Sangat berharga sekali

      Hapus
  6. kumpul keluarga emang sellau bikin seru ya mak :)

    BalasHapus
  7. alhamdulillah masih bisa berkumpul saat lebaran ya

    BalasHapus
  8. lebaran jadi ajak kumpul keluarga besar ya, yang biasanya jarang etemu bisa ketemu

    BalasHapus
  9. damainya membaca tulisan ini :)

    salam kenal ya mak peni, terimakasih sudah ikut #GiveAwayLebaran, sering2 main ke blogku ya www.heydeerahma.com yaaa ;)

    =Dee=

    BalasHapus

Terima kasih atas kunjungannya ya. Saya senang deh kalau kalian mau tinggalkan komentar, bisa bikin saya happy dan semangat nulisnya. Tapi, mohon maaf ya, untuk tidak meninggalkan link hidup. Terima Kasih. Salam hangat dari Pena Cinta Liswanti.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...