Philips Avent Berikan Pemahaman Tentang ASI

Liswanti Pertiwi | Kamis, September 17, 2015 | |

Kalau ngomongin tentang ASI (Air Susu Ibu), saya jadi mengingat masa-masa saat menyusui anak-anak. Ketika saya bisa memberikan mereka ASI Eksklusif, "senang sekali rasanya". Dari hamil anak pertama, saya benar-benar tidak pernah ikut seminar laktasi, ataupun baca buku. Saya hanya berbekal pengalaman orang tua zaman dulu, dimana mereka mengajarkan saya menghasilkan ASI yang banyak, dan menyusui yang benar.

Ngobrolin tentang seminar laktasi. Sabtu, 12 September 2015 kemarin, saya berkesempatan untuk menghadiri langsung seminar bertajuk “New Mom, New You” yang merupakan bagian dari komitmen Philips mendukung ASI Eksklusif. Acara yang dihadiri oleh pasangan suami istri yang telah dan akan menjadi orang tua, diadakan di RS Bunda Jakarta.

Disini, saya menjadi banyak ilmu tentang menyusui dan bisa di sampaikan kepada teman-teman yang akan menjadi orang tua baru. 

Philips Avent bekerja sama dengan RSIA Bunda Jakarta untuk mengadakan seminar laktasi ini, yang tentunya memberikan pemahaman lebih mendalam kepada calon orang tua, ataupun yang ingin kembali merencanakan kehamilan.  Dalam seminar ini, ada 5 kelas dan sesi tutorial, termasuk di dalamnya manajemen laktasi dan Hypno-Breastfeeding.

Penting Memahami Tentang ASI

Salah satu pemateri, yakni dokter specialis anak dr. Melanie Yudiana Iskandar mengatakan, bahwa “untuk dapat memberikan ASI Eksklusif diperlukan komitmen penuh baik dari ibu maupun ayah. Mempelajari dan memahami bagaimana cara mengatur pemberian ASI yang disertai tips dan trik, akan membantu para orang tua untuk merasa lebih nyaman dan siap. Salah satu kunci keberhasilannya adalah untuk dapat menyusui secara nyaman dalam situasi apapun, khususnya saat berada di luar rumah”.
Dok. Pribadi
Selain itu dr. Melanie pun menjelaskan bahwa “semua bayi sehat berhak mendapat ASI selama 6 bulan pertama”. Dan itu hanya ASI saja, tanpa adanya pemberian jenis cairan yang lain, seperti no water, no juice, no nonhuman milk, and no foods. Kecuali, vitamin, mineral, dan obat. Apakah itu penting?. Sangat penting, mengingat pemberian ASI Eksklusif memiliki banyak keuntungan, baik untuk bayi, maupun ibunya.

Penjelasan dr. Melanie ini mengingatkan saya akan pelajaran yang Ibu berikan, bahwa seorang bayi cukup di kasih ASI saja, dia itu belum bisa ngunyah makanan, ga punya gigi, ususnya masih muda. Yang penting ibunya makan yang banyak, bergizi, dan sehat. Biar ASI ngalir terus. Ternyata benar saja, karena 6 bulan pertama, bayi cukup di berikan ASI saja, tanpa cairan lainnya.

Keuntungan ASI Untuk Bayi
Keuntungan ASI Untuk Ibu
  • ASI dan kolostrum merupakan makanan pertama terbaik untuk bayi.
  • Species Specific.
  • Mudah dicerna dan diabsorbsi sempurna.
  • Mengandung asam amino esensial.
  • Kaya asam lemak esensial.
  • Bioavailabilitas besi dan kalsium lebih baik.
  • Mencegah kematian anak balita.
  • Perlindungan terhadap infeksi.
  • Mencegah alergi.
  • Intelegensia lebih baik.
  • Bonding
  • Menurunkan angka diabetes, dan obesitas.

  • Membantu involusi rahim
  • Menunda kehamilan.
  • Menurunkan risiko kanker payudara dan ovarium.
  • Membantu menurunkan berat badan lebih cepat.



Selain memiliki keuntungan kepada bayi dan ibu, pemberian ASI juga dapat memberikan keuntungan lain, seperti:
  • Keluarga: KB
  • Ekonomi: Hemat
  • Lingkungan: Ramah Lingkungan
  • Psikologis: Menurunkan risiko depresi pasca melahirkan, memperbaiki mood ibu, meningkatkan bonding ibu – bayi, dan meningkatkan kepuasan kerja.

Iyakan ASI ini sangat penting?, karena memiliki banyak keuntungan. Selain memahami akan pentingnya memberikan ASI kepada buah hati, sebagai orang tua baru ataupun yang ingin kembali menambah momongan, perlu neh belajar tentang manajemen laktasi. Untuk materi ini diisi oleh seorang konselor laktasi RSIA Bunda, Muji Hananik yang sudah mulai bekerja sejak tahun 2001 hingga kini.

Menurut Muji, ASI (Air Susu Ibu) adalah makanan yang sangat sempurna dan lengkap, serta mudah di cerna yang berguna untuk melindungi bayi terhadap infeksi. Karena, di dalam ASI terdapat kandungan colostrum yang akan keluar pada hari pertama sampai dengan hari ke 5.

Kandungan Dalam Colostrum
Komposisi:
  • Kaya anti body
  • Sel darah putih
  • Laksatif/pencahar
  • Faktor pertumbuhan
  • Kaya Vitamin A
  • Jumlahnya sedikit +/-15 cc, keluar pada hari 1-5

Kegunaan:
  • Melindungi terhadap infeksi dan alergi.
  • Perlindungan terhadap infeksi
  • Membersihkan mekomium
  • Menyempurnakan usus
  • Mencegah infeksi, mencegah penyakit mata.


Biarpun kita sudah memiliki keinginan untuk menyusui, tapi tidak semua Ibu dapat memberikan ASI. Bahkan ada pula Ibu yang ASInya tidak keluar, kenapa itu bisa terjadi?. Karena, saat bayi lahir tidak langsung disusui, ASI tidak pernah di perah, dan jika payudara dibiarkan penuh, terbentuk zat yang menghentikan produksi ASI. Adapula Ibu yang merasa ASInya mulai berkurang, ini dikarenakan sang Ibu memiliki rasa khawatir, stress, rasa nyeri, dan ragu. Maka dari itu, perlu kita mengetahui kiat sukses dalam menyusui, seperti:
  •  Mulai memberikan ASI secepat mungkin
  • ASI eksklusif sampai 6 bulan
  • Makanan pendamping setelah 6 bulan
  • Lanjutkan menyusui sampai usia 2 tahun

Dan yang menjadi faktor penentu keberhasilan seorang Ibu memberikan ASI adalah, adanya niat Ibu, manajemen waktu (usahakan memberikan ASI 2 jam sekali), faktor psikologis dari ibu, dan lingkungan. Bu Muji pun menjelaskan, supaya segala sesuatu dalam memberikan ASI terwujud dengan baik, maka banyaklah bicara dengan suami, dimana dukungannya sangatlah penting. 

Dok. Pribadi
Selain itu, cobalah untu memilah dna memilih RS/tempat bersalin yang dapat membantu pemberian ASI (mulai dari mengajarkan menyusui, dan lainnya). Dan jangan lupa untuk menyiapkan perlengkapan menyusui, mulai dari pakaian ibu yang memudahkan aktifitas menyusui, dan pompa menyusui. Kenapa perlengkapan menyusui penting?. Kan aktifitas Ibu banyak, mulai dari bekerja di luar rumah, berbisnis, memasak dan lainnya. Kalau ASI melimpah, dan anak sedang tidur, alangkah baiknya memompa dan menyimpannya. Karena sewaktu-waktu ASI ini bisa digunakan, baik saat dalam perjalanan, ataupun di tinggal bekerja.

Ngobrolin tentang perlengkapan menyusui. Philips Avent sebagai pemimpin dalam produk Ibu dan bayi merupakan perusahaan dengan sejarah panjang dalam memberikan inovasi penuh makna untuk meningkatkan kehidupan masyarakat. Memiliki rangkaian produk comfort breast pumps, dengan pengalamannya yang lebih dari 30 tahun. Philips Avent terus menerus berinovasi dalam menanggapi perubahan gaya hidup dan kebutuhan ibu. 

Dok. Pribadi (Produk perlengkapan menyusui Philips Avent)
Philips Avent sangat memahami, pada saat-saat tertentu, sebagian Ibu tidak bisa menyusui secara langsung, baik itu karena Ibu bekerja atau hal lainnya. Maka dari itu, Ibu membutuhkan pompa ASI yang nyaman dan efektif, disertai wadah penyimpanan ASI yang sesuai dengan dot untuk dapat memberikan ASI, melalui botol berdampingan dengan menyusui secara langsung.

Ada beberapa seri pompa dan botol bayi yang dapat menjadi pilihan ibu dalam aktifitas menyusui buah hati tercintanya. Baik itu seri SCF 330/20 comfort manual breast pump yang menghasilkan lebih banyak ASI, mengalir lancar, dan alami. Selain itu, SCF 332/01 comfort single electric breast pump, yang lebih mudah, dengan satu sentuhan untuk memompa ASI yang nyaman. Dan masih banyak produk perlengkapan terbaik dan aman dari Philips Avent.



Kalau perlengkapan menyusui sudah lengkap, tentu memberikan ASI pun harus selalu semangat ya. Apalagi dengan adanya dukungan kuat dari suami dan keluarga tercinta.

Dalam sesi terakhir seminar laktasi ini, diadakan beberapa tutorial dalam menyusui bayi yang baik dan benar, supaya ibu dan bayi pun merasa nyaman. Selain itu ada juga Hypno-Breastfeeding dari seorang hipnoterapis bersertifikat yang datang bersama sang suami, yakni Fonda Kuswandi. 


Kegiatan Hypno-Breastfeeding (Dok. Pribadi)
Bu Fonda bukan saja menjelaskan persiapan menyusui seperti body, mind, and soul, tapi juga mengingatkan para Ibu untuk memiliki pikiran tenang dan percaya diri saat masa-masa menyusui. Dan yang tak kalah penting adalah di perlukannya dukungan penuh suami saat Ibu sedang menyusui.

Kalau mengingat masa menyusui, memang benar sekali, kita sebagai ibu sangat butuh dukungan suami. Saat masa-masa memberikan ASI, suami saya pun mendukung penuh, bahkan dia selalu mengingatkan saya untuk banyak makan yang sehat dan bergizi seimbang. Lagi menyusui tuh enak banget deh, apapun dituruti hehe.

Pemahaman tentang ASI seperti ini memang sangat perlu kita tahu, apalagi bagi calon orang tua baru. Jadi, sudah siapkah memberikan ASI eksklusif untuk buah hati?. Harus siap, karena ASI itu sangat baik untuk bayi.



12 komentar:

  1. asik dpt pengetahuan ttg asi.. iya sih dlu aku juga pas hamil kurang ilmu asi.. digedernya baru pas udah lahiran.. agak telat tp alhamduliah bs asi ekslusif..

    BalasHapus
  2. Kantongin semua ilmunya
    #persiapan klo punya beiby tar

    BalasHapus
  3. Seneng deh kalau kampanye ASI terus dilakukan banyak pihak. Karena sampai saat ini tantangan pemberian ASI masih banyak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget mba arin, banyaj tantangannya. Yuk ah qta kampanye ASI.

      Hapus
  4. Aku mendadak berhenti menyusui. Tapi tetep harus cari ilmu tentang menyusui nih

    BalasHapus
  5. horeeeeeee mak lis mau nambah lagi horeee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ssst jangan keras2 mak, nanti c papa bener2 minta nambah

      Hapus
  6. cukup ASI, jangan tambah apapun walaupun air putih apalagi sirup di larang ya hehehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. 6 bulan pertama anak saya ASI aja mak hehe

      Hapus

Terima kasih atas kunjungannya ya. Saya senang deh kalau kalian mau tinggalkan komentar, bisa bikin saya happy dan semangat nulisnya. Tapi, mohon maaf ya, untuk tidak meninggalkan link hidup. Terima Kasih. Salam hangat dari Pena Cinta Liswanti.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...