Sosok Teman Murni Dalam Hidupku

by - Kamis, Desember 29, 2016


[Sponsored Post] “Kita semua punya seseorang yang selalu menjaga dan rela berkorban demi kita dengan tulus”.

Setelah menonton video #TemanMurni di Youtube beberapa waktu lalu, jujur saya terbawa suasana, dan akhirnya menangis melihat ending yang mengharukan. Dan kata-kata di atas yang ada di akhir cerita, seakan mewakili perasaanku yang sesungguhnya. Perasaan tentang sosok teman murni yang selama ini menjaga dan menyayangiku dengan tulus.


http://bit.ly/liswTMN

Melihat video ini, seakan mengajarkan kita untuk tidak secepatnya mengambil kesimpulan bahwa seseorang yang pernah dekat dengan kita menjadi berbeda. Kita harus bisa memahami apa yang sedang dirasakannya. Jangan mudah marah dengan sesuatu hal yang belum pernah kita ketahui kenyataannya. Seperti halnya Karin yang menganggap  Nia (kakaknya) berbeda setelah ayahnya tiada. Tanpa Karin ketahui, Nia sedang berusaha keras dalam bekerja setelah kepergian ayahnya supaya bisa bertahan hidup dan Karin bisa lulus kuliah. Sehingga Nia berkorban untuk tidak melanjutkan kuliah dan memilih bekerja.

Sosok Teman Murni itu adalah suamiku


Sama halnya dengan Karin, aku juga memiliki sosok teman murni yang selalu menjaga dan rela berkorban dengan tulus. Dia adalah suamiku yang sudah 8 tahun menjadi pendamping hidupku. Suatu ketika saya pernah merasa marah kepada suami yang telah banyak berubah setelah kami menikah. Tidak seperti saat pacaran yang selalu memanjakan, banyak bercanda dan bersikap manis. Tapi, setelah menikah semua berubah, suami menjadi lebih tegas, marah kalau saya selalu cengeng, dan itu terus memicu pertengkaran di awal-awal pernikahan.


Apa yang berubah? Kalau aku mulai belanja ini itu, suami akan marah. Ketika aku menangis karena dimarahin, dia akan semakin marah. Aku semakin merasa bahwa suami menjadi sosok yang benar-benar berbeda. Apapun yang aku lakukan selalu salah. Suatu hari saat saya masih bekerja di Jakarta Barat, suami telat menjemput, karena jalanan memang macet. Tapi aku terlalu egois, sehingga bisanya marah-marah pada suami, tanpa merasaka rasa lelahnya dia menjemput saya. Sejak saat itu, suami tidak pernah mengantar apalagi menjemputku. Saya semakin merasa suami menjadi sosok berbeda, apakah dia masih sayang dan cinta kepadaku? Itulah pertanyaan yang sering muncul di benakku.

Di satu tahun pernikahan, aku memberanikan diri untuk bertanya tentang sikap suami selama ini. Jawabannya sangat mengejutkan sekali. Ternyata suami tidak ingin aku menjadi sosok yang manja dan bergantung kepada orang lain, biarpun itu suaminya sendiri. Karena kita tidak akan pernah tahu dengan usia manusia. Apalagi suami selalu bertugas keluar, yang tidak setiap hari akan selalu ada disisiku. Suami tidak ingin aku menjadi sosok istri prajurit yang penakut dan manja. Serta menjadi boros dan tidak memikirkan masa depan.

Tanpa aku sadari, karena seringnya suami bersikap tegas tentang segala sesuatu. Menjadikanku semakin memahami tentang pentingnya berhemat dan mampu memahami perasaan orang lain. Bahkan, aku bisa menjadi sosok yang berani untuk pergi sendiri mengurus segala sesuatu, termasuk mengurus pekerjaan apapun sekaligus. Dampaknya hingga kini begitu luar biasa. Suami bisa menjadikanku sosok yang berbeda, tidak lagi cengeng, boros, dan manja. Terkadang kalau mengingat yang aku lakukan dahulu, aku merasa bersalah kepada suami, karena menganggapnya berbeda dan tidak memahami perasaannya.
 
Genggaman erat Teman Murniku
Setelah kelahiran anak pertama kami di tahun 2010, aku semakin sadar bahwa kasih sayang dan cintanya tak pernah berubah, bahkan semakin kuat. Aku masih ingat dengan pengorbanannya yang luar biasa. Saat itu, keuangan kami sedang terpuruk. Suami bekerja semakin keras, tak mengenal waktu, supaya bisa memenuhi nutrisi calon anaknya di dalam kandunganku. Dia tidak ingin anaknya kekurangan apapun. Kasih sayangnya yang tulus, bisa terlihat jelas saat aku melahirkan. Bagaimana dia mengurusku yang baru melakukan operasi sesar. Tidak jijik untuk mengurus bekas darah melahirkan, mencuci baju bayi, hingga bergadang menjaga istrinya yang belum bisa bangun.

Bagiku suami adalah sosok #TemanMurni yang selalu ada untukku, bahkan ketika ayah berpulang di tahun 2007. Suami telah mampu menjadi teman, kakak, dan sosok penganti bapak yang selalu menjagaku. Suami menjadi teman terbaik yang selalu ada di sampingku, dan rela berkorban dengan tulus. Seperti sekarang ini, suami selalu setia membantuku mengurus anak. Bahkan ketika aku ada pekerjaan keluar. Dia akan menggantikanku untuk menjaga dan merawat anak. Aku dan suami saling membantu satu sama lainnya, saling mendukung pekerjaan dan memberikan semangat untuk sama-sama berjuang demi kehidupan anak-anak di masa depan.

Bear Brand teman murni kami


Biarpun saya seorang freelancer, tapi banyak juga pekerjaannya, yang terkadang membuat lelah. Sedangkan suami, adalah seorang prajurit, yang tugasnya menjaga kedaulatan Negara. Tentu saja penting menjaga kesehatan tubuh, dan Bear Brand adalah teman murni kami. Saat aku sakit sakit panas beberapa tahun lalu, suami memberikan Bear Brand untuk saya minum 2 kali sehari, supaya tubuh kembali segar. Sampai saat ini aku sering mengkonsumsinya, ketika tubuh ini mulai lelah.

Suami pun seperti itu, saat dia sedang bertugas, kemana pun selalu membawa Bear Brand, supaya tubuhnya selalu terjaga dengan baik, dan tidak mudah sakit. Apalagi tugas seorang prajurit begitu berat, maka harus mampu menjaga kondisi tubuh untuk selalu sehat dan kuat. Dan Bear Brand menjadi teman murni kami dalam menjaga kesehatan.

Teman murniku adalah suami, yang selalu menjaga, mendampingi dan rela berkorban dengan tulus, tanpa pamrih. Selain suami, Teman Murni yang akan selalu ada di hati sampai kapan pun, adalah Ibu dan Ayah. Yang selalu ada untukku sampai kapan pun. Biarpun sosok Ayah sudah tidak ada di sisiku lagi, ayah tetap ada di hati. Dan video teman murni di atas aku persembahkan untuk suami dan orang tuaku tercinta.

Tonton juga videonya di http://bit.ly/liswTMN ya, jangan sampai ketinggalan. Siapkan tissue, karena video ini benar-benar bikin terharu, lalu jangan lupa share siapa sosok Teman Murni yang selalu ada saat susah dan bahagia. Serta selalu ada di hati. Nah, kalau aku memiliki teman murni, pasti kalian juga punyakan? Kira-kira bagi kalian, siapakah sosok Teman Murni itu?  

You May Also Like

53 komentar

  1. Dari dulu hingga kini jika ngedrop putera da puteri tidak terlalu bergantung ke dokter Bunda akan langsung beli bearbrand #Sumpah_daek_geulis_sepanjang_hidup

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mantep banget ya bun, Bear Brand selalu menjadi teman murni juga.

      Hapus
  2. Beruntung teh lis punya suami yang bisa dijadikan teman, teman hidup juga sbg teman murni.
    Semoga pernikahannya langgeng terus, bisa jadi teman sampai surga nanti.. Aamiin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin ya Allah, terima kasih mba atas doanya. Doa yang sama untukmu ya mba.

      Hapus
  3. semoga langgeng mba sampai maut memisahkan :*

    BalasHapus
  4. Bear brand juga menjadi andalan dalam keluarga ku, saat badan sudah mulai agak ga enak langsung di doping pakai bear brand biar badan enak ga jadi sakit

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waah asyik dong ya mba, sama kalau begitu

      Hapus
  5. Ahh pideonya bikin melow mode on, terharu..

    Wah Pak Suaminya kudu sehat terus ya untu menjaga negara plus menjaga mak Liswanti niy eeaa. Untung ada bear brand yang menjadi #TemanMurni

    Saat ini Teman Murniku ya Kaka Olive deh melebihi pak Suami haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terharu bangetkan ya teh.

      Harus banget teh, kudu sehat selalu. Salam manis buat teman murninya ya teh.

      Hapus
  6. Balasan
    1. Masa jomblo ga punya teman murni? Kan ga harus suami. Mungkin kakak, sepupu, orang tua gitu. Hayooo

      Hapus
  7. Sakinah mawaddah warahmah ya, Lis. Semoga kalian bisa membesarkan anak-anak yang keren dunia akhirat. Aamiin.

    BalasHapus
  8. Bear brand, sangat membantu saat pemulihan sakit. :)

    BalasHapus
  9. Saya dan keluarga merasakan manfaat bear brand, terutama saat tubuh sedang drop 👍👍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Weeeeh asyik banget ya, berarti Bear Brand Teman Murni mas Agung juga ya

      Hapus
  10. aaaaah videonya bikin baper tingkat tinggi, aku tau sedikit kamu dan suami, kalian memang Teman Murni, semoga langgeng dan bahagia selalu yaaaa dengan perjalanan yng pasti indah kok ya apa pun tantangannya .... love

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin Ya Allah. Doa yang sama buat mba Wawa dan mas Satto.

      Hapus
  11. Aku suka sama rasanya bear brand. Favoritku sejak kecil. ^_^

    BalasHapus
  12. semgat mba buat jadi wanita mandiri nya :D
    wah tadi pagi aku juga minum bear brand, bikin perut enyak hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin mba. Waah asyik sama dong kalau begitu, sama-sama sudah minum Bear Brand.

      Hapus
  13. Mungkin karena suaminya tentara ya mba, makanya terkesan tegas..semoga langgeng sampe kakek nenek dengan teman murninya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe waktu pacaran biasa aja mba, sudah nikah kelihatan banget tegasnya hehe. Amin Ya Allah.

      Hapus
  14. Suamiku juga teman murni dalam kehidupanku Mbaa :)

    BalasHapus
  15. Oh kirain na temannya Murni hehehe... just kidding. Salam ya untuk teman murninya, semoga langgeng sampe aki nini ;-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Heheh iya teman murni. Amin Ya Allah, makasih mba

      Hapus
  16. Alhamdulillah Mbak punya teman murni #ngiri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mba juga pasti punya #TemanMurni, hayo siapa?

      Hapus
  17. Teman Murni aku keluarga aku mba. Terutama suami dan anak. Hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Suami dan anak memang #TemanMurni yang luar biasa ya mba

      Hapus
  18. Teman murniku sekarang ya suamiku, sama denganmu Teh.

    BalasHapus
  19. Mba aku mewek bacanya, ini juga ceritaku di awal - awal menikah dulu...dari takut kecoa jadi nangkepin kecoa contohnya wkwkkw...gud luck ya mba :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ternyata ya, awal pernikahan itu banyak juga yang mengalami perubahan ya. heheh Tapi akan selalu menjadi Teman Murni

      Hapus
  20. semoga mbak sellau akan berjaaln dengan teman murninya sepanjang hayat menuju kebahagiaan sejati

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin Ya Allah, terima kasih doanya mba. Doa yang sama untung mba dan suami ya.

      Hapus
  21. Duh mbak.. Saya gak doyan susu.. Pernah ngincipin bear brand, langsung tak kluarin lagi, kali bahasa jawanya "dilepeh".

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe ga apa mba, yag penting punya teman murnikan?

      Hapus
  22. Bear Brand juga andalan suami saat badannya merasa nggak enak mbak. Kalau sudah gak nahan bener sakitnya baru ke dokter.Kalau baru gak enak dia minum.Bear Brand aja dan langsung ngerasa enakan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waaah mantep sekali ya mba, teman murni suaminya juga ya Bear Brand ini.

      Hapus
  23. asik deh teman murninya sang belahan jiwa ya mba :)
    aku mah apa atuh belum nemu teman murninya mba

    BalasHapus
  24. Videonya bikin mellow :')
    #temanmurniku juga suami, terus kami kadang juga minum susu bear brand mba. Yeayyy, samaan dong ya ^_^

    BalasHapus
  25. viedonya bikin mellow yg nonton

    BalasHapus
  26. Tukan beneran disiplinnya ga kira2 sampe istri nangis aja dimarahin. Hahah..tu sama kyk ibu saya ga suka ngeliat saya nangis, katanya jd cewe jgn manja. Gtu masak

    BalasHapus

Terima kasih atas kunjungannya ya. Saya senang deh kalau kalian mau tinggalkan komentar, bisa bikin saya happy dan semangat nulisnya. Tapi, mohon maaf ya, untuk tidak meninggalkan link hidup. Terima Kasih. Salam hangat dari Pena Cinta Liswanti.