Gasol Organik, Pilihan Tepat Ibu Membuat MPASI Untuk Buah Hati

by - Senin, Mei 22, 2017


[Dunia Anak] Setelah anak-anak mendapatkan ASI Eksklusif, masuklah mereka ketahap pengenalan makanan. Di tahap ini, saya sadar betul memberikan makanan pedamping ASI tidak boleh sembarangan. Harus yang terbaik di masa tumbuh kembangnya, supaya anak selalu sehat. Sebenarnya ada banyak sekali MPASI yang bisa kita temukan di berbagai toko. Bahkan saya pun pernah mencoba berbagai merk bubur bayi. Dan salah satu yang membuat betah adalah Gasol Organik Beras Merah.

MPASI Dimas dengan Gasol Organik

Ketika Dimas sudah bisa menikmati makanan pertamanya, saya sempat galau pilih buat sendiri yang nyatanya lumayan ribet, atau pilih produk yang sudah jadi. Setelah mencoba berbagai merek MPASI, nyatanya saya betah dengan Gasol Organik yang direkomendasikan oleh teman saya. Saat melahirkan Chantika, saya belum mengenal Gasol, berbeda saat Dimas sudah lahir. Teman banyak sekali merekomendasikanya. 

Gasol Organik itu apa ya?


Nah buat yang belum tahu apa itu Gasol. Harus bisa kenalan dulu neh dengan Gasol. Gasol organik adalah tepung gasol yang dibuat dengan beras-beras alami pilihan. Tepung Gasol sangat cocok sekali diberikan sebagai "bubur" makanan pendamping ASI (MPASI) yang dimulai dari 6 hingga 9 bulan. Selain dibuat menjadi MPASI, tepung gasol ini sangat cocok dibuat menjadi cemilan yang sangat sehat. Untuk bisa mencapai kecukupan gizi, tepung Gasol ini bisa disajikan dengan susu, buah-buahan atau bahkan sayuran segar. 

Untuk mengolahnya menjadi bubur MPASI buat buah hati, cukup masukkan tepung gasol keinginan dan tambahkan air minum. Lalu tinggal masak dengan api kecil. Bubur pun sudah bisa dinimati anak. Rasanya yang enak dari beras pilihan, dengan tekstur yang lembut, memang membuat anak selalu lahap saat memakannya. Enaknya tepung Gasol ini memang cocok dibuat beraneka macam makanan. Setelah MPASI, saya mulai memperkenalkan makanan atau cemilan sehat, salah satuya membuat kue yang disukai anak-anak. Apalagi Gasol ini sangat begizi daan baik untuk anak-anak.


Bisa jadi dibikin makanan seperti ini neh
Kunjungan Ke Pabrik Gasol Organik di Cianjur

Pada selasa 16 Mei 2017 saya berkesempatan untuk megunjungi pabrik Gasol yang berada di Kampung Gasol, Desa Gasol, Kecamatan Cugenang Cianjur Jawa Barat. Saya tidak pernah meyangka bisa menginjakkan kaki di pabrik Gasol Organik yang sering dikonsumsi saat anak masih bayi. Bersama komunitas ISB, akhirnya kami sampai di Gasol Factory dengan menempuh perjalanan kurang lebih 3 jam.


Sudah memiliki banyak penghargaan juga loh
Melihat langsung pabrik ini seakan pulang ke kampung halaman. Apalagi dengan pemandangan sawah yang luas dan asri. Saat sampai kami disambut oleh ibu Wawa selaku pegelola Pabrik Gasol, pak Rochman selaku factor manager, pak Dadang selaku Factory Supervisor dan pak Irfan. Ada juga Abraham Wong selaku Digital Marketing Gasol yang memang datang berbarengan dengan kami dari Jakarta. Dan tentu saja ada pa Flamming Wong juga selaku Owner dari Gasol.

Mendirikan Gasol Organik ini memang butuh perjuangan panjang. Bagaimana pa Falmming Wong dan Ibu IKa Suryanawati yang kini sudah almarhum berjuang bersama, yang akhirnya bisa memiliki pertanian organik. Ibu Ika yang merupakan lulusan IPB, memang selalu bekerja keras sampai akhirnya bisa memiliki lahan yang bisa dibangunnya menjadi pertanian organik, membangun pabrik dan lainnya. Dan yang menarik adalah ruah kayu di area pabrik ini, yang ternyata menjadi impian pa Flamming. Dengan membeli lahan di Desa Gasol, akhirnya dimulailah pertanian.


Banyak sayuran di belakang pabrik
Oh iya saat berjalan-jalan di area pabrik ini, ternyata dissejukkan dengan pemandangan sayuran yang di tanam di belakang pabrik. Ada salada, kangkung air, wortel, buat bit, kemangi, hingga leunca. Yang memang dimanfaatkan lahannya itu untuk bisa dikonsumsi sendiri atau bahkan ketika ada tamu yang datang. Selain pabrik, ada juga gudang penyimpanan, hingga beberapa kamar yang ternyata biasa digunakan siswa yang sedang praktek. 

Dalam kunjungan ke pabrik ini, ternyata saya bisa mengetahui lagi beberapa jenis padi, yang memang sudah jrang saya temui di kampung halaman. Nah, ibu Ika dan pa Flamming ini memulai semuanya dengan konsep pertanian organik life. Artinya neh semua pupuknya juga organik ya, tidak ada unsur bahan kimis, seperti pestisida. Bahkan salah satu bahan tepung gasol ini ada yang dari padi jenis omyok untuk beras putih dan merah wangi untuk beras merah. Terus ada juga jenis pareadan, peuteuy, cingkrik, hawara batu, hawara jambu, rogol, banggala, hingga pandan wangi.


Padi merah dan putih

Pesawahan Gasol
Kami bahkan bisa mengunjungi area lahan pertanian di Desa Gasol. Dari menanam padi ini, dalam 1 hektare bisa menghasilkan 5 ton untuk sekali panen. Bahkan padinya ini berumur panjang, dalam setahun bisa 2 kali panen. Jenis padinya ini juga berbeda loh, dengan yang biasa kita lihat. Apalagi untuk mendapatkan bibit padinya butuh perjuangan juga, seperti yang dilakukan bu Ika.

Melihat pembuatan tepung gasol dan pupuk organik

Karena ini pertanian organik, tentu saja pupuk yang digunakan juga organik. Saya bisa melihat secara langsung pupuk azola yang dikomposkan menjadi pupuk organik. Dengan komposisi pupuknya itu, mulai dari sampah makanan, sisa tanaman seperti kulit pisang dan jerami, dan lainnya. Bahkan kami bisa melihat secara langsung pembuatan arang skam yang menjadi salah satu komposisi pupuk. Ternyata neh di dekat pembuatan pupuk organik ini adalah juga lahan persawahan milik Gasol Organik, yakni yang ditanami pada genja (umur pendek) beras, umbi-umbian dan disekitarnya juga ditanami beraneka tumbuhan lainnya.

Selesai mengunjungi tempat pembuatan pupuk, perjalanan kami kembali ke pabrik untuk melihat secara langsung pembuatan tepung gasol dan melihat galeri yang ada di pabrik. Ternyata ada banyak penghargaan yang sudah didapatkan Gasol Organik dan tentunya ibu Ika sendiri. Di pabrik ini sendiri ada 100 karyawan, yang terdiri dari pria dan wanita. Bahkan di pabrik ini banyak warga sekitarnya. 

Saata pertama masuk ke area pabrik, kami benar-benar harus higienis, mulai dari cuci kaki, cuci tangan, menggunakan perlengkapan, seperti penutup kepala, masker, dan baju serta sandal khusus. Saat masuk kami bisa melihat ibu-ibu bekerja, saya melihat mereka sedang mengupas pisang, yang akhirnya sebelum dicuci, dipotong terlebih dahulu. Yang membuat saya takjub neh, ternyata pabrik Gasol juga masih menggunakan cara-cara tradisional, yakni saat proses pembersihan beras. 

Setelah melihat pembersihan pisang, kami di ajak ke tempat penjemuran. Ini ada rumah kaca yang digunakan untuk melakukan proses pengeringan bahan tepung. Ini ternyata tempatnya sangat panas luar biasa, bahkan bisa menyerap panas hingga 30 derajat selsius. Kalau sedang turun hujan, pengeringan dilakukan dengan alternatif lain, yakni dengan menggunakan heater. Dan setelah melihat proses pengeringan, tentu saja kami bisa melihat proses pangemasan. Nah disini sudah tidak boleh ada lagi sentuhan tangan loh. Karena semuanya harus benar-benar higienis. Tidak salah ya kalau Gasol menjadi pilihan tepat saya saat anak-anak memulai MPASI. 


Sudah banyak sekali varian tepung gasol yang bisa menjadi pilihan, mulai dari Tepung beras coklat, tepung kacang merah, tepung kacang kedelai, tepung kacang hijau, tepung beras merah, tepug five grains, tepung pisang, tepung jagung, tepung ubi, teug merah wangi, hingga teput garut. Gasol organik juga punya produk berasnya loh, dari mulai beras putih, beras kecambah, beras merah, dan beras coklat. Tentu saja ini bisa menjadi pilihan MPASI terbaik untuk anak-anak ya.

Apalagi neh tepung gasol selalu memperhatikan bahan berkualitas, yang dimulai dengan hasil dari pertanian yang menerapkan pola penanaman alami, dan diproduksi tanpa bahan tambahan pangan. Sehingga bisa menghasilkan tepung murni yang lebih baik dan lebih sehat. Dengan gizi seimbang, karbohidrat, dan protein nabati yang diperlkan oleh tubuh, 5 grains dapat menjadi alternative makanan pokok atau cemilan keluarga, untuk hidup yang lebih baik dan sehat. 5 grains ini terdiri dari beras coklat, beras merah, sorgum, kacang hijau, dan kacang merah. Dan semuanya ada dalam produk Gasol Organik.

Tentu ada yang bertanya kenapa harus memilih tepung gasol ini? Karena:


  • Benih yang ditanam merupakan benih unggul hasil rekayassa genetika.
  • Ditanam secara organik di lahan pertanian yang ada di Cianjur Jawa Barat yang terkenal dengan kesuburan tanahnya.
  • Lokasi pabriknya juga berada di area sekitar lahan pertanian yang jauh dari polusi udara.
  • Diproduksi tanpa pengawet, perasa, pewarna maupun pewangi buatan.
  • Bersertifikat HACCP- yang menunjukkan bahwa proses produksi telah standar internasional untuk keamanan pangan.
Tidak salah ya kalau saat anak-anak masih bayi, saya memilih gasol organik yang menjadi pilihan tepat ibu membuat MPASI untuk buah hati. Supaya tumbuh dan berkembang dengan sehat, baik serta kuat. Karena telah memilih produk dengan tepat dan organik, dan tanpa pegawet. Apalagi ya Gasol selalu berkomitmen untuk menjadi petani yang tetap mempertahankan kearifan dalam menjaga kelestarian alam dengan sistem budidaya organik. Untuk informasi lebih lanjut tentang gasol oragnik bisa langsung cek:

  • Web: www.gasolorganik.com
  • Twitter: @gasolorganik
  • Instagram: @gasolorganik    

You May Also Like

22 komentar

  1. Yang tibelesek sama ngaliwet ga diceritakan ih, padahal eta kisah seru pisan. Hihihi....

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe belm aku ceritain, lupa malah hehehe

      Hapus
  2. Dengan asupan organik tubuh balita semakin sehat ya Ceu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget. Dan tentunya membuat anak sehat kuat

      Hapus
  3. Wah, andalan bocah2ku ni waktu masa Mpasi, kemasannya lebih kece ya sekarang..

    BalasHapus
  4. gasol ini semacam bubur ya teh?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini tepung dengan bahan organik. Bisa dibikin bubur MPASI buat anak. Atau bahkan orang tua yang sudah sulit mencerna

      Hapus
  5. Kayanya wajib coba deh buat Michan :)

    BalasHapus
  6. Kepo ah. :D Bahan2nya sehat tuh. Bagus buat anak

    BalasHapus
  7. Bermanfaat banget ilmunya, saya baru tahu. soalnya mash blm pnya anak. hihi
    bagus ni untuk referensi.

    oh iy, salam kenal ya jangan lupa berkunjung ke blog saya www.amiraja.com
    saya sudah follow, ditunggu follbacknya ya.hehe

    BalasHapus
  8. Mba LIswanti. Ini pas anakku yang kecil masih MPASI, gasol jadi makanan utamanya mba. Asik bih bisa langsung tahu proses pembuatannnya mba :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waah ternyata banyak juga yang konsumsi Gasol buat anaknya ya. Memang mantep neh

      Hapus
  9. ini makanan wajib saat anak saya mulai mpasi
    eh tapi kemasannya sekarang sudah beda yah? Maklum sudah lama sekali saya tidak beli hehe

    BalasHapus
  10. Tempatnya jauuuuuh sih, tapi menyenangkan!

    BalasHapus

Terima kasih atas kunjungannya ya. Saya senang deh kalau kalian mau tinggalkan komentar, bisa bikin saya happy dan semangat nulisnya. Tapi, mohon maaf ya, untuk tidak meninggalkan link hidup. Terima Kasih. Salam hangat dari Pena Cinta Liswanti.