Tips Membuat Konten Di Youtube

by - Rabu, Mei 31, 2017


[Lifestyle] Beberapa waktu ini selain ngeblog, saya juga kerajinan bikin video dan di upload ke youtube. Biarpun masih sebatas belajar, setidaknya saya pernah menang 2 kali dalam lomba vlog, yeayyyy. Biarpun begitu saya tidak berhenti untuk terus belajar dan belajar, sehingga selalu maksimal dalam membuat konten untuk Youtube.

Pada minggu kemarin neh, tepatnya 28 Mei 2017 saya mengikuti buka puasa bersama CNI, sekaligus belajar langsung tentang youtube dan social content vs search content, bersama Yonna Kairupan dan Niko selaku digital marketing CNI.

Perhatikan tips membuat konten di youtube supaya maksimal 

Tidak bisa dipungkiri membuat video ini menyenangkan sekali. Tapi ternyata masih banyak juga yang malas membuat video. Seperti yang disampaikan madam Yonna, banyak yang berhenti membuat video di youtube, karena beranggapan bahwa saat ini sudah bayak youtuber. Padahal ya saat ini 3 sampai 5 milliar orang yang sudah online. Selain itu ada yang beranggapan, membuatnya itu nggak puya yang dan nggak bakat. Padahal dengan smartphone serta akun di Youtube sudah bisa membuat video. Saya yakin setiap orang itu punya bakat, tingal mengasahnya saja.


Bukan itu saja banyak yang beranggapan tidak membuat video karena ga ada waktu dan tidak punya koneksi, padahal neh membuat video itu cuman pperlu beberapa jam per minggu saja. Setelah itu kita bisa share video kita di sosial media. Madam Yonna ini juga belajar membuat video secara otodidak di Youtube dan sudah memiliki ribuan subscribe. Madam Yonna sendiri pernah membuat video tentang foundation, biarpun sudah banyak, tapi setiap video itu mempunyai ciri khas sendiri. Ada beberapa tips neh dari madam Yonna, bagaimana untuk memulai membuat konten di Youtube, seperti:
  • Sebelum membuat konten Youtube,  kita harus bisa mengetahui kekuatan dan kelemahan kita. Karena dengan kekuatan dan kekurangan yang dimiliki , kita akan tahu seperti apa diri kita.
  • Kita haru fokus dengan niche di Youtube yang kita miliki. Mau fokusnya kemana neh. Misal mau tentang teknologi atau beauty. Karena niche itu bukan saja berlaku di blog, tapi di Youtube juga.
  • Saat kita suadah fokus dengan salah satu niche, usahakan untuk clear branding. Misal neh sudah ngebranding beauty, tiba-tiba ditawari teknologi, lebih baik itu tidak usah.
  • Dalam youtube pesan dan konten itu harus jelas dan jangan ngasal.
  • Tentukan target audience, sehingga bisa tahu kenapa orang itu harus menonton video yang kita miliki. Biarpun pembahasannya sama, tapi kita punya kekuatan sendiri, sehingga bisa beda dengan video yang lain.
  • Channel youtube yang dimiliki harus punya value sendiri. Jangan asal upload video, yang isinya cuma "hai aku lagi disini dan bla bla bla". Usahakan video yang di upload memiliki value, sehingga bermanfaat untuk penonton.
  • Membuat konten berkualitas itu penting banget dan youtube search. Dengan video yang menarik, bisa menjadi rank, sehingga ada di halaman pertama Youtube.
  • Konsisten itu adalah kuncinya. dengan onsisten semua bisa berkembang. Jangan cuma upload 1 video 1 bulan ya. Diusahakan 1 video ssetiap satu minggu. Setelah selesai membuat video jangan lupa untuk di promosikan di sosial media dan diperkuat dengan blogpost, supaya semuanya lebih maksimal lagi.
Dengan tips di atas dari pembahasan madan Yonna. Sudah bisa disimpulkan, sebelum kita memulai sesuatu, harus bisa kekuatan yang kita miliki. Jadai youtuber itu ga perlu cantik atau ganteng, yang penting adalah kualitas konten yang memiliki value. Dengan begitu penonton akan suka dan senang dengan video yang kita buat.

Mengenal Search content vs Social Content


Tentu kita inginkan, artikel-artikel yang kita buat ini menjadi di halaman pertama Google, apalagi video banyak di tonton orang. Saya saja pengen banget, sehingga bisa banyak pembaca dan penonton di youtube. Maka dari itu kita harus paham dengan search content. Supaya selalu di halaman pertama, penting tuh paham juga tentang keyword yang sesuai dengan google, SEO dan lainnya. Sehigga Google bisa lihat blog kita. Nah, kalau pengen blog disukai google, harus tahu kriterianya juga, seperti product page, home page, about us, hingga blog post. 

Dan ada 3 hal kenapa orang search di google, yakni navigational, informational, and transactional. Nah harus diinat juga neh, jangan sampai blog kita itu loadingnya lama, karena bisa bikin pembaca males berkunjung. Pemicu beratnya sebuah web, biasanya karena ukuran foto yang terlalu besar, template terlalu rame dan lainnya. Kalau ingin pembaca selalu betah di blog, usahakan untuk membuat konten menarik dan bermanfaat dan informatif.

Berbeda dengan search konten yang lebih ke pencari informasi, kalau social konten itu adalah kita pemilik blog/web yang memberi informasi. Social konten itu berhubungan sama facebook, twitter, youtube dan sosial media lainnya.  Dia dalam social media juga penting loh meperhatikan kontent, supaya orang mau mengklik informasi yang kita berikan. Di social content usahakan ada emosi, sehingga orang selalu tertarik.

Yang paling penting neh, dalam membuat kontent harus memperhatikan kata kunci. Kalau perlu gunakan juga Google Analytic, supaya kita tahu mana saja kontent yang sering banyak dikunjungi. Saat mulai share ke sosmed, harus bisa menggunakan gaya bahasa yang sesuai. Dengan begitu konten youtube dan blog semakin banyak pengunjung.


Penyampaian materi ini memang sangat bermanfaat sekali, terutama bagi saya yang sedang menata isi blog dan youtubenya. Baik tips membuat konten di youtube dan serach content vs social content, bisa menambah kembali wawasan saya dalam dunia blogger dan video. CNI yang berkolaborasi bersama komunitas ISB menghadirkan materi-materi baru yang membuat kita semakinn semangat dalam membuat konten berkualitas.    

Dengan ilmu yang didapatkan hari minggu kemarin semakin membuat saya semangat untuk bisa memaksimalkan konten blog dan youtube, sehingga pengunjungnya pun semakin tinggi. 

You May Also Like

37 komentar

  1. Terima kasih banyak, ilmunya. Bisa langsung dipraktikkan, ya? ^_^ Soalnya aku kadang bingung, harus digimanain vidio ku biar menarik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba sama, aku juga harus banyak belajar lagi

      Hapus
  2. Wah, jadi pengen bikin vidio juga. Alasan nggak sempat kudu dibuang jauh2 deh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah jangan ada alasan ga sempet terus

      Hapus
  3. Padahal kepingin banget ikutan workshop nya mba,,, huhu gk kebagian daftarnya,,, tapi mba Lisna aku sdh punya akuntansi YouTube tp msh kosong,,, thanks u. Infnya noted bngt mdh2an bisa nti d praktekan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo dioptimalkan akun youtubenya mba

      Hapus
  4. wah kece ilmunya...
    sampai sekarang saya masih belum bisa buat vlog di youtube :(
    editing dan ide nya itu dah nyerah deluan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo semangat belajar bikin vlognya

      Hapus
  5. terima kasih tipsnya mbak.
    bermanfaat banget buat yang baru ngevlog biar makin mantap karyanya.

    BalasHapus
  6. thanks tipsnya mba LIsss.. jasdi pengen ngutak-ik youtube yang agak berdebu nih hehehe...

    BalasHapus
  7. jadji pengen bikin bvideo youtube juga tapi belum menemukan apa kelebihan saya. ahrus digali dulu ya mbak makasih tips nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas mari gali terus kelebihan yang dimiliki, perlahan akan menemukannya

      Hapus
  8. Wah nice info list, jadi vlog juga harus ada nichenya ya jangan dicampur2, aku masih dicampur2 euy, PR deui yeuh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya teh sama, aku juga kan sama campur-campur

      Hapus
  9. Harus rajin ngevlog nih ya teh lis, kan alat pendukungnya udah banyakk... Hehehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju banget, ayo semangat bikin vlog

      Hapus
  10. Terima kasih tipsnya kak, jadi pengen bikin video lagi setelah hiatus lama wkwkwk.

    www.extraodiary.com

    BalasHapus
  11. Pengen ngevlog tapi masih belum berani haha

    BalasHapus
  12. wah bakal jadi youtuber nih, apakah akan beralih ;D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak dong, blog dan youtube harus saling mengisi hehe

      Hapus
  13. Duh.. Suka minder kalau urusan video.. Gak pintar ngeditnyaaa.. Hiks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe belajar saja mba, perlahan juga bisa

      Hapus
  14. Hahaha. Teorinya mah gampang gitu keknya, teh.
    Pas udh di lapangan mah, banyak yg dipikirin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa kok, tenang saja, asal ada kemauan dan niat

      Hapus
  15. share dong mba link yang menang lomba bikin video, mau belajar juga buat video. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh di cek mas di www.youtube.com/c/liswantipertini tentang membuat makanan khas Manado

      Hapus
  16. Mbak liswanti ternyata youtuber juga.

    BalasHapus
  17. Gak ada istilah lelah untuk terus belajar, ya. Terima kasih sharingnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar sekali mba, semangat terus untuk belajar

      Hapus
  18. Acaranya seru dan knowledgeable banget :)

    BalasHapus
  19. Tips yang bagus kk.
    Tapi sampai sekarang aku belum berabi nyoba.
    Di tambah belum ada bahan. 😂

    BalasHapus

Terima kasih atas kunjungannya ya. Saya senang deh kalau kalian mau tinggalkan komentar, bisa bikin saya happy dan semangat nulisnya. Tapi, mohon maaf ya, untuk tidak meninggalkan link hidup. Terima Kasih. Salam hangat dari Pena Cinta Liswanti.