Menikmati Bahagianya Menjadi Ibu Bersama Inovasi Produk Elektrik Dari Philips AVENT

by - Jumat, Agustus 04, 2017


[Dunia Anak] Menjadi ibu luar biasa nikmatnya. Mulai dari mengandung seorang anak, melahirkan, hingga merawatnya. Ada banyak sekali moment indah yang tak bisa terlupakan saat pertama kali memiliki buah hati. Saat janin mulai tumbuh dalam rahim dan mulai bergerak, ada rasa takjub. Apalagi saat bayi mulai menendang di dalam perut. Cukup lama saya menantikan kehadiran anak. Dan perjuangan saat hamil hingga melahirkan pun begitu luar biasa. 

Saya sadar betul dengan pentingnya nutrisi di 1000 hari pertama kehidupan, yakni sejak anak dalam kandungan, hingga 2 tahun. Kehamilan pertama dan kedua saya dilalui dengan begitu berat, sehingga mengharuskan saya keluar masuk Rumah Sakit. Melewati 9 bulan kandungan menjadi moment yang menakjubkan. Akhirnya saya bisa melahirkan Chantika (anak pertama) dan Dimas (anak kedua) melalui operasi sesar. Saat melahirkan anak-anak, yang paling membuat saya sedih, yakni tidak bisa melakukan IMD (Inisiasi Menyusui Dini). Ini dikarenakan saat Chantika lahir, saya masih harus menjalani operasi pengangkatan kista. Begitupun saat Dimas lahir 4 tahun lalu, dimana kondisinya lemah, sehingga harus secepatnya masuk inkubator untuk pertolongan.

Pentingnya ASI untuk bayi


Biarpun begitu, saya tidak pernah menyerah untuk memberikan ASI (Air Susu Ibu). Setelah saya sadar dari operasi, tidak perlu waktu lama untuk memberikan ASI secara langsung kepada Chantika. Tapi, berbeda dengan Dimas. Saya harus berjuang memerah ASI untuk diberikan kepada anak kedua saya yang lahir dengan kondisi sakit. Selama anak kedua dalam inkubator, saya harus terus memerah ASI. Mengingat bayi saya tidak bisa dikeluarkan, sebelum kondisinya dinyatakan sehat oleh Dokter Anak.

Perjuangan memberikan ASI pada anak kedua ini memang sangat luar biasa. Di hari pertama, saya hanya mampu memerah ASI 20 cc saja, itupun warnanya masih bening. Karena ASI susah sekali keluar, mungkin efek stres juga melihat kondisi anak. Sudah melakukan pijat laktasi dan berbagai cara lainnya, tetap saja hasilnya sedikit. Efek stress memang sulit. Belum lagi memerah ASInya secara manual, yang alatnya seperti balon (lupa namanya ☺), karena waktu itu tidak punya produk elektrik. Alhasil luar biasa ngos-ngosan kalau sedang memerah ASI, bikin pegel tangan. 

Untungnya di Rumah Sakit banyak sekali yang support, dari mulai suami, keluarga, teman yang terus berdatangan, hingga para suster. Mereka semua memberikan saya semangat supaya bisa memproduksi ASI lebih banyak lagi, untuk Dimas yang sedang di inkubator. Akhiran cairan berwarna kuning atau disebut kolostrum keluar juga. Kolostrum memang terbaik dan sangat penting untuk bayi. Saya merasakan betul semua itu. Karena kolostrum mampu melindungi bayi, ini semacam mengaktivasi sitem imun. Selain itu, bisa memenuhi gizi bayi. Tidak salah, kalau setelah Dimas meminum itu, kondisinya berangsur pulih.

Setelah mendengar kondisi Dimas yang membaik, saya menjadi tenang, sehingga membuat produksi ASI semakin banyak. Memang benar ya, kalau ingin ASInya banyak, usahakan pikiran tetap tenang, jaga kesehatan, dan penuhi nutrisinya. Supaya ASI yang dihasilkan pun semakin berkualitas. Tidak butuh waktu lama atau bahkan berbulan-bulan Dimas di dalam inkubator. Karena satu minggu kemudian, saya sudah bisa membawa Dimas pulang ke rumah. Biarpun tetap dalam pemantauan dokter, dan harus terus check kondisinya. Dimas bisa sembuh total dalam beberapa bulan. 

Selama masa penyembuhan, saya terus memperhatikan asupan makanan, supaya bisa memberikan ASI terbaik untuk anak. Karena saya pun sadar betul dengan pentingnya ASI Eksklusif. Saat anak pertama, yakni Chantika, saya pun sukses memberikan ASI hingga usianya 2 tahun. Perjuangan memberikan ASI memang luar biasa sekali, banyak sekali godaan. Bahkan ketika ada kegiatan keluar rumah, saya tetap menyimpan ASIP untuk bisa diminum anak. ASI menjadi asupan terbaik bagi bayi di usia 0 hingga 6 bulan. Jadi, selama memberikan ASI, seorang ibu juga harus memperhatikan asupan makanan, sehingga terpenuhi nutrisinya.

Pentingnya MPASI Bernutrisi untuk Bayi


Setelah sukses memberikan ASI Eksklusif di usia anak-anak 0-6 bulan, tentu saja harus mulai memperkenalkan makanan, ini menjadi makanan pendamping ASI (MPASI). Anak harus mulai diperkenalkan makanan pendamping ASI mulai usia 6 hingga 24 bulan. MPASi juga harus bernutrisi, terutama di 1000 hari pertama kehidupannya. Kenapa penting? Karena untuk mencegah malnutrisi pada 1000 hari pertama kehidupan.

Bicara tentang nutrisi, pada 31 Juli 2017 kemarin saya menghadiri Talk Show dengan tema "Solusi Untuk Menjawab Kebutuhan Nutrisi Anak". Acara ini sekaligus memperingati Hari Anak Nasional, yang bertujuan memberikan dukungan kepada orang tua untuk bisa memahami nutrisi apa saja yang dibutuhkan anak di masa tumbuh kembang. Pemberian MPASI (6-24 bulan) menjadi masa yang paling krusial untuk anak. Karena anak pun butuh yang namanya asupan lebih dari ASI. Dan itu harus benar-benar diberikan yang terbaik. Kalau tidak sesuai bisa menghambat pertumbuhannya.


Dalam acara ini hadir seorang dokter spesialis anak sub-spesialisasi nutrisi, yakni Dr. dr. Damayanti R Sjarif Sp.A(K). Asupan nutrisi memang sangat penting di masa tumbuh kembang anak, karena ini bisa menjadi investasi jangka panjang. Begitu pun yang diungkapkan dr. Damayanti, bahwa kualitas kesehatan manusia jangka pendek dan panjangnya akan ditentukan oleh asupan nutrisi selama periode emas. 

Pemberian nutrisi di masa MPASI tentu sangat penting sekali. Mengingat banyaknya permasalah malnutrisi pada balita di Indonesia. Dalam studi kasus, ada banyak anak yang terkena gizi buruk. Dampak gizi buruk ini bisa berpengaruh pada otak anak, biarpun asupan nutrisi anak itu mulai membaik. Selain gizi buruk, dampak malnutrisi lainnya adalah sindrom stunting. Masalah stunting kalau terjadi pada anak bisa menyebabkan hambatan perkembangan, penurunan fungsi kekebalan, hingga penurunan fungsi kognitif.

Pentingnya pemberian MPASI
Maka dari itu pemberian nutrisi yang tepat penting sekali. Meurut WHO 2003 dalam materi yang disampaikan dr. Damayanti, rekomendasi pemberian yang benar adalah sebagai berikut:
  • Inisiasi Menyusui Dini (< 1 jam setelah bayi lahir) 
  • ASI Eksklusif selama 6 bulan.
  • Makanan pendamping ASI diberikan paling lambat pada usia 6 bulan sambil melanjutkan pemberian ASI.
  • Berikan makanan pendamping ASI: Tepat waktu, kandungan nutrisi cukup baik makro maupun mikro, dan seimbang.
  • Aman.
  • Diberikan dengan cara yang benar.
Penting diketahui neh, pada usia 6 bulan, asupan zat besi 97% harus dipasok dari MPASI. Nah, ini pengetahuan baru lagi neh. Terkadang ya, saat memberikan MPASI, kita selalu percaya asupan buah atau sayur cukup, ternyata itu belum. Justru zat besi ini juga penting. Supaya terhindar dari malnutrisi. Karena solusi malnutrisi, yakni dengan MPASI yang bisa dibuat dengan bahan lokal yang komposisi zat gizinya melengkapi zat gizi ASI.

Dalam pemberian MPASI, orangtua jangan terus mengutamakan asupan buah dan sayur. Karena ada yang lebih dibutuhkan anak-anak juga, yakni zat gizi makro (karbohidrat, protein, lemak) dan mikro (vitamin dan mineral) yang lengkap, cukup dan seimbang. Untuk melengkapi sumber zat besi, dapat diperoleh dari daging merah, hati ayam, ikan, sayuran berwarna hijau, dan kacang-kacangan. Untuk sayur dan kacang-kacangan lebih baik diberikan dalam jumlah kecil, karena mengandung serat yang bisa menghambat saluran cerna. Tapi bisa juga kok dikombinasikan dengan sumber vitamin C seperti jeruk dan tomat yang akan meningkatkan penyerapan zat besi.

Kombinasikan makanan MPASI untuk anak
Nah, para ibu bisa selalu mengkombinasikan MPASI buat buah hati. apalagi prinsip dari MP-ASI adalah mengenalkan makanan keluarga dengan tekstur yang disesuaikan kemampuan oromotornya. Para ibu bisa berkreasi juga dalam membuat menu MP-ASI. Dulu, saya sendiri lebih memilih untuk membuat MP-ASI sendiri, dengan menkreasikan beberapa bahan makanan. Tapi terkadang, aktivitas yang padat lumayan membuat saya keteteran dalam membuatnya. Apalagi waktu yang dibutuhnya membuat MPASI tidaklah sebentar.

Membuat MPASI Dengan Serangkaian Inovasi Produk Elektrik ibu dan Anak dari Philips AVENT


Padahal ya dari dulu kerjaan saya sebagai seorang freelancer, tetap saja butuh waktu banyak. Andai dulu punya inovasi produk elektrik dari Philips AVENT, saya bisa menghemat waktu dalam membuat MPASI. Buat para ibu yang bekerja atau memiliki kesibukan dan mobilitas yang tinggi, beragam inovasi Philips AVENT ini bisa membantu dan memudahkan para ibu yang masih menyusui dan memberikan MPASI.

Rangkaian produk Philips AVENT ini membantu para orang tua dalam pemberian ASI Eksklusif, serta membuat MPASI praktis dan mudah. Ada beberapa inovasi produk elektrik Philips AVENT, yakni:



1. Philips AVENT Comfort Electric Breast Pump

Produk comfort electric breast pump ini ada 2 macam, yang single dan double pompa. Keduanya mengutamakan metode rangsangan yang lembut dan tiga peganturan memeras ASI.Bahkan posisi untuk memeras ASI juga lebih nyaman. Memiliki bantalan pijat yang lembut dengan rasa hangat untuk rangsangan lembut. Dengan produk ini akan membantu ibu (khususnya ibu bekerja) dalam menghemat tenaga dan waktu dalam memompa ASI di kantor.


2. Philips AVENT Fast Bottle Warmer

Memiliki aktivitas yang padat, tentu ASIP yang sudah disimpan harus dihangatkan sebelum diberikan kepada bayi. Produk ini cepat digunakan, hanya dalam waktu 3 menit akan mampu menghangatkan ASI secara merata dalam 3 menit. Selain menghangarkan dengan cepat, mampu menghilangkan beku secara perlahan dan bisa juga menghangatkan makanan bayi.


3. Philips AVENT 3-in-1 Electric Steam Sterilizer

Produk Philips ini didesain untuk dapat mensterilkan lima hingga 6 botol yang mampu membunuh 99,9% kuman berbahaya. Dengan ukuran yang bisa disesuaikan, pensteril uap elektrik 3-in-1 tidak memakan tempat di dapur, tetapi mampu menampung barang yang ingin disterilkan. Untuk waktu mensterilkan sangat cepat, yakni 6 menit.

4. Philips AVENT 4-in-1 Healthy Baby Food Maker 

Nah, alat ini yang membuat saya tertarik. Andai dulu punya alat ini, pasti lebih mudah membuat menu MPASI. Karena produk ini bisa menggabungkan fungsi kukus, blender, defrost, dan reheat di dalam satu produk . Dengan begitu memudahkan ibu menyiapkan menu MPASI yang bergizi. Selain itu mau memblender bahan makanan dan sekaligus mengukusnya juga bisa dalam satu tabung. Produk ini menjadi solusi persiapan makanan, termasuk steamer dan blender gabungan yang unik. Selain itu produk ini juga bisa digunakan untuk memasak makanan dewasa seperti membuat makanan yang berbentuk pure, bubur dan saus.

Philips AVENT 4-in-1 Healthy Baby Food Maker 
Memiliki beragam inovasi produk Philips Avent di atas, tentu bukan mimpi lagi. Biarpun saya sudah tidak punya anak kecil, tentu ingin memiliki salah satu produknya, seperti Philips Avent 4-in-1 Healthy Baby Food Maker. Dengan begitu bisa sajikan makanan sehat juga buat anak-anak. Saat ini ada banyak sekali promo menarik dari Philips Avent yang bisa ditemukan di JD.id.

Philips AVENT terus berinovasi menciptakan produk yang berkualitas serta terbaik untuk ibu dan bayinya. Selama lebih dari 30 tahun terus melakukan inovasi yang disesuaikan dengan perubahan zaman yang semakin modern dan serba instan. Bahkan dengan adanya beragam produk Philips AVENT Steamer dan Blender, semakin memudahkan para ibu menyiapkan MP-ASI yang bergizi dan bernutrisi untuk buah hati di massa tumbuh kembangnya. Menikmati bahagianya menjadi Ibu bersama inovasi produk electric dari Philips AVENT, semakin memudahkan segalanya, praktis, lezat dan sehat.

You May Also Like

18 komentar

  1. Thanks for sharing, mba :) kebetulan anakku bulan depan mulai makan ^^ doain lancar mpasinya tanpa drama ya hehe

    BalasHapus
  2. wahzcjaman,akudulumanaadaperlengkapansepertizini,enaknya

    BalasHapus
  3. Luar biasa ya perjuangan ibu untuk anak-anaknya, oh ya jadi kepingin punya alat pompa ASI Philips AVENT

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya tuh buat nanti bayi lahir mba, pompa ASI

      Hapus
  4. Para ibu tentunya semakin terbantu dengan adanya berbagai inovasi yang mendukung misalnya philip Avent ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener mba, ibu yang memiliki banyak kegiatan dan bekerja bisa terbantu neh

      Hapus
  5. Waaah recommended banget nih mbak

    BalasHapus
  6. Lengkap produknya philips avent, cocok buat ibu2 yg sibuk membantu banget menyiapkan malanan untuk bayinya ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener teh Ev ini sangat membantu banget

      Hapus
  7. Wah enak ya kalau ada alat Philips avent ini bisa bikin MPASI yg gampang & praktis.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya teh Leyla, bikin MPASI apaoun bisa semakin praktis

      Hapus
  8. Dulu jaman anakku belum ada alat kayak gini Mbak..hihihi..Praktis banget yaaak! Bisa infoin untuk ponakan yang bentar lagi MPASI nih:)

    BalasHapus
  9. Membuat MPASI sendiri punya kepuasan tersendiri lho ☺

    BalasHapus
  10. Saya masih bujang, jadi bingung mau komentar apa. Paling tidak bisa menjadi bekal saya nanti, agar istri bisa memberikan ASI dengan benar.
    Bayangin sindrom stunting, jadi takut nih.

    BalasHapus

Terima kasih atas kunjungannya ya. Saya senang deh kalau kalian mau tinggalkan komentar, bisa bikin saya happy dan semangat nulisnya. Tapi, mohon maaf ya, untuk tidak meninggalkan link hidup. Terima Kasih. Salam hangat dari Pena Cinta Liswanti.