Duka Di Jumat Pagi

Tetesan air hujan membasuh bumi
Bagai tetesan air mata yang membasuh pipi
Malam kelabu yang mengheningkan sepi
Dihiasi sang gerhana dipagi ini
Ada hati yang terluka
Ada kepedihan yang mendalam
Ada duka yang mengharukan di jumat pagi
Ketika yang terkasih tak akan kembali
Anak dan istri menangisi tanpa henti
Karena perjalanan sang ustad telah berhenti
Sesaat jumat pagi langit tampak tak berseri
Sinarnya redup dan hawanya dingin
Hanya takbir dan tahlil yang bergema
Ribuan wajah mengantarkan kepergian sang ustad
Dengan doa untuk ketenangannya
Duka di jumat pagi
Memilukan hati dan jiwa yang terdiam
Selamat jalan semoga diterima ditempat yang indah

" Ustad Jeffrey telah berpulang...semoga diterima disisi Allah yang paling mulia, dan semua amal ibadahnya diterima Allah SWT "

Tidak ada komentar

Hai kakak, terima kasih ya sudah berkunjung, seneng deh selalu dikunjungi. Boleh banget kasih komentar, tapi jangan kasih link hidup ya, url blognya aja, Insya Allah saya kunjungi balik. Yuuk ah, memberikan komentar dengan bijak. Kalau ada pertanyaan kurang jelas, saran, kritik, hingga ingin bekerjasama bisa langsung email ke Lis.pertiwi@ymail.com

Salam. Liswanti Pertiwi