City of Light, Pameran Pencahayaan Signify di Senayan City


[Teknologi] Melihat cahaya warna warni memang indah, apalagi di malam hari. Paling suka melihat cahaya lampu berwarna warni di malam hari, apalagi kalau itu bisa dinikmati dari lantai gedung yang tinggi. Sehingga bisa menikmati pemandangan cahaya yang gemerlap di Jakarta. Terus gimana kalau cahaya di dalam gedung, tentu saja sama indahnya. Sepertihalnya City of Light yang merupakan pameran pencahayaan Signify yang berkolaborasi dengan Senayan City Jakarta, dan sekaligus merupakan bagian dari perayaan FSTVE Season , mulai dari 1 Desember sampai dengan 13 Januari 2019. Pameran ini akan menemani liburan akhir tahun dan tahun baru 2019.

Pada 3 Desember 2018, Signify sebagai pemimpin dunia di bidang pencahayaan, meresmikan pembukaan pameran "City of Light" di Main Atrium Senayan City Jakarta. Melalui City of Light untuk pertama kalinya menampilkan Interact IoT platform sebagai sistem pencahayaan terkoneksi di Indonesia. Sekaligus mempertegas kepemimpinan Signify dalam pencahayaan profesional, konsumen dan untuk IoT (Internet of Things). City of Light dibangun sebagai miniatur kota modern di area 450 meter persegi yang dibagi menjadi beberapa bagian. Jadi ada kantor, hotel, hingga monumen.


Yang menariknya, dalam pameran ini juga ditampilkan aplikasi platform IoT Interact Retail secara khusus, mulai dari:

  • Interact Office: Arsitektur sistem da perangkat lunak Interact Office membantu karyawan menemukan ruang pertemuan kosong atau ruang kerja yang tersedia dan memungkinkan mereka untuk mengatur pencahayaan sesuai kebutuhan masing-masig.
  • Interact Industry: Menyediakan platform bagi inovasi sehingga manufaktur dapat mengoptimalkan edisiensi, memaksimalkan penghematan energi dan meningkatkan produktivitass dan keselamatan. 
  • Interact Landmark: Menciptakan identitas kota yang menarik, membangun kebangga warga da menarik wisatawan dengan pencahayaan bagunan kota, monumen dan jembatan. 
  • Interact City: Perangkat lunak sistem dan manajemen pencahayaan LED terkoneksi interact city menyediakan pemerintah kota dengan infrastruktur kuat untuk meningkatkan layanan kota, meningkatkan keselamatan warga, mempercantik ruang publik, berinteraksi dengan warga dan mendorong kebanggan warga. Serta bisa mengurangi biaya energi dan mampu meningkatkan efisiensi.
  • Interact Retail yang diperuntukkan rutel besar dan toko makkanan.
  • Interact Hospitality: Menyediakan transparansi operasional dalam waktu nyata di seluruh properti yang memungkinkan manajemen hotel untuk memberikan pengalaman tamu yang terbaik seraya meningkatkan efisiensi staf dan menghemat energi. Pencahayaan LED terkoneksi menghasilkan pencahayaan yang hemat energi dan nuansa pencahayaan yang membangkitkan suasana hati, mulai dari lobi, restoran, dan ballroom hingga kamar tamu.
Bahkan saya dan rekan-rekan blogger serta media melakukan tour ke berbagai platform, IoT Interact retail tersebut. Untu Interact Office da Industry, diperkenalkan luminer yang dapat mengaktifkan LiFi (Light Fidelity) yang merupakan teknnologi nirkabel dua arah berkecepatan tinggi yang serupa dengan WiFi namun menggunakan cahaya sebagai pengganti gelombang radio untuk mengirimkan data dengan cara yang sangat aman. Asyik bangetkan ya. Saat berkunjung ke setiap stand memang cakep banget, dan banyak teknologi pencahayaan yang baru saya ketahui dan bisa hemat energi.


Dari 6 stand, entah kenapa saya lebih suka yang Interact Hospitality, karena disini pencahayaan jadi begitu menarik. Apalagi perangkat lunaknya terintegrasi dengan sistem lain, dari pemanasan, ventilasi dan penyejuk dan sistem manajemen properti. Jadi terbayang kalau kerja di hotel dengan menggunakan teknologi ini. Di pameran City of Light ini juga berdiri "Gaze of Light" yang ikonik, dimana menara setinggi 16 meter yang akan memproyeksikan pertujukan cahaya (light show) dekoratif oleh Signify. Yang tentunya menggunakan aplikasi pencahayaan terkoneksi Interact Landmark.  

Interact sendiri adalah platform IoT dari Signify. Dimana platform ini sangat aman, terukur, berbassis awan (cloud) yang menggunakan manajemen data dan kemampuan pemrosesan data yang modern  dan canggih, termasuk pembelajaran mesin, untuk menghadirkan pemahaman bagi segala jenis data, menyampaikan wawasan, manfaat dan layanan baru pelanggan. 




Menurut Rami Hajjar, selaku Country Leader untuk operasi/bisnis Signify di Indonesia, bahwa di Signify, kami menggunakan teknologi untuk menerjemahkan cahaya menjadi bahasa cerdas yang menghubungkan dan menyampaikan makna. Dengan menghubungkan pencahayaan ke dan melalui jaringan, perangkat lunak, ssensor dan platform IoT, kami membuka potensi cahaya yang luar biasa.

Perlu diketahui juga, bahwa Signify telah memasang 29 juta titik lampu yang tentunya terkoneksi di seluruh dunia dan sudah berencana untuk setiap produk LED baru yang dihasilkannya dapat terkoneksi pada tahun 2020. Tentu ini akan semakin membuktikan Signify sebagai pemimpin dunia di bidang pencahayaan. Menggunakan Philips sebagai produk Signify, sudah jadi pilihan saya. Dengan begitu, jadi bisa terus hemat energi. Asyikkan.


Kalau sekarang berkunjung ke Senayan City, bisa melihat pameran pencahayaan yang menarik ini. Menjadi pilihan ketika liburan tidak keluar kota, bisa ajak keluarga juga. City of Light merupakan pusat atraksi dari instalasi Main Atrium tahun ini. Dengan menggunakan suara dan efek pencahayaan yang menarik.

Dalam pameran pencahayaan Signify di Senayan City ini, pengunjung bisa melihat 6 booth dan melihat berbagai aplikasi pencahayaan yang berbeda, baik itu untuk gedung dan kota, ritel dan rumah yang mengedepankan sistem pencahayaan teroneksi berbasis LED. Sehingga bisa menjadi inspirasi bagi pengunjung yang hadir di City of Light.

Ingin melihat atraksi cahaya yang menakjubkan di City of Light, pengunjung bisa menyaksikannya setiap hari pada pukul 12:00, 15:00, 18:00 dan 20:00. Jadi jangan sampai ketinggalan untuk datang langsung ke pameran pencahayaan Signify di Senayan City, yakni City of Light. 

2 komentar

  1. Wahhh acaranya seru banget yaa, selalu tidak lepas dengan teknologi didalamnya, apalagi memasuki industry 4.0 ini AI, IoT dan lain sebagainya memang sudah tersebar dan tentu memudahkan masyarakat terhubung ke berbagai tempat melalui benda benda ataupun aplikasi yang ada

    BalasHapus
  2. Cakep banget tempatnya b uat foto-foto mbak

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung. Silahkan memberikan komentar. Mohon maaf link hidup dan spam akan otomatis terhapus.