Menjaga Kesehatan Keluarga di Masa Pancaroba


[Dunia Anak] Menjaga kesehatan keluarga di masa pancaroba sangat penting sekali. Jangan sampai anak-anak dan anggota keluarga lainnya terserang penyakit di masa pancaroba atau pergantian musim. Baik itu demam, flu, batuk dan sekarang sedang banyak kasus demam berdarah. Penyakit flu, batuk dan demam paling sering menyerang anak-anak. Apalagi kalau daya tahan tubuh anak-anak sedang lemah, pasti penyakit itu cepat sekali menyerang.

Masa Pancaroba penting jaga kesehatan

Di masa pancaroba seperti sekarang ini, anak-anak saya paling sering mengalami yang namanya flu, batuk dan demam. Saya sendiri selalu merasa khawatir saat anak-anak kena flu batuk, apalagi demam. Karena anak pertama maupun anak kedua pernah drop karena mengalami demam sampai 40 derajat celcius dan batuk yang tak kunjung sembuh hingga 2 minggu lamanya. Ada rasa deg-degan dan trauma ketika anak sakit demam atau bahkan flu batuk. Karena anak kedua pernah mengalami kritis, apalagi itu di masa pancaroba. Jadi ingat saat anak rawat inap, mana hujan besar, ayahya mencari darah, dan saya deg-degan melihat kondisi anak yang drop. Kalau lihat anak sakit tuh kadang bikin kita sebagai orangtua sedih, dan ga tenang. 

Ilustrasi foto by Canva
Saat anak sakit, seperti demam, flu dan batuk pasti mereka merasa tidak nyaman. Seperti tidur tidak nyenyak karena batuk terus, sesak nafas, lemas, tidak semangat beraktivitas, hingga nafsu makan menjadi berkurang. Anak jadi tidak ceria saat sedang sakit. Sekarang ini penting sekali menjaga kesehatan keluarga di masa pancaroba. Karena bukan anak-anak saja yang mudah sakit, tapi juga kita menjadi sakit. Kalau orangtua yang sakit tentu tidak nyaman juga, karena anak-anak tidak ada yang mengurus, dan tidak bisa selalu dekat dengan keluarga, karena flu batuk itu bisa saja menular kepada keluarga. 

Terus gimana cara menjaga kesehatan keluarga di masa pancaroba?

Setiap keluarga pasti memiliki cara masing-masing dalam menjaga kesehatan keluarganya, begitupun dengan saya sendiri. Saya tidak ingin anak-anak dan keluarga jadi sakit semua di musim pancaroba. Pergantian musim seperti sekarang ini, dimana hujan setiap hari, bikin badan menjadi tidak enak. Sekarang saja saya sudah mulai flu dan batuk. Minum air es sedikit saja, tenggorokan langsung sakit. Pengennya makan yang berkuah dan bikin perut menjadi hangat. Tentu saya tidak ingin keluarga mengalaminya juga. Maka dari itu, ada beberapa hal yang biasanya saya lakukan dalam menjaga kesehatan keluarga di masa pancaroba, seperti:

Ilustrasi istirahat yang cukup (Photo by Canva)
1. Istirahat yang cukup

Supaya tubuh selalu sehat dan bugar, pastikan selalu menjaga kesehatan dengan istirahat yang cukup. Usahakan anak-anak bisa tidur siang sehabis pulang sekolah. Saat malam hari ibu dan ayah jangan banyak bergadang. Setiap hari usahakan untuk tidur yang cukup 7 sampai dengan 9 jam. Biasanya kalau istirahat tidak cukup, membuat badan cepat lelah, sehingga penyakit cepat sekali menyerang. Nah buat anak-anak, ibu dan ayah, bisa selalu oleskan minyak telon atau kaya putih sebelum anak tidur, supaya badannya tetap hangat.

2. Konsumsi makanan sehat dan bergizi

Untuk menjaga kesehatan, pastikan selalu konsumsi makanan sehat dan bergizi, banyakin makan buah dan sayur. Pastikan juga kebersihannya, dari mencuci bahan makanan, alat masak, hingga cuci tangan sebelum mengolah bahan makanan. Dengan selalu konsumsi makanan yang bergizi, membuat tubuh selalu sehat. Buat anak-anak yang sekolah, pastikan juga selalu sarapan sebelum berangkat dan berikan bekal makan siang. Jangan sampai mereka telat makan yang bisa membuatnya sakit. Dia musim pancaroba seperti sekarang ini, paling enak makan yang berkuah, anak-aak suka sekali soto dan sup.

Dokumen pribadi
Selain makanan sehat, tambah dengan asupan minum susu dan minum air putih 8 gelas setiap harinya. Dalam bekal suami dan anak-anak biasanya saya tambahkan cemilan sehat juga, supaya mereka tidak jajan sembarangan. Jangan lupa juga untuk selalu konsumsi vitamin atau suplemen kesehatan.

3. Olahraga

Biarpun langit selalu mendung, hujan turun dengan deras. Olahraga tetap perlu dilakukan, supaya badan tetap bugar. Biasanya saya selalu jalan kaki keliling komplek setiap siang atau sore, tapi kalau hujan, biasanya saya usahakan olahraga di dalam rumah. Yang penting setiap hari selalu gerak, yang bikin badan selalu sehat dan bugar.

4. Menjaga kebersihan rumah

Yang namanya masa pancaroba, pasti deh banyak sekali genangan air di pekarangan rumah, lantai rumah kadang becek dan kotor. Nah ibu dan ayah, harus semakin rajin menjaga kebersihan rumah. Dengan buang sampah pada tempatnya, pel lantai setiap hari apalagi kalau hujan terus, supaya rumah tetap bersih dan nyaman. Jangan biarkan ada genangan air, supaya jentik nyamun tidak berkembang. Selain itu ayah dan ibu harus selalu rajin untuk kuras bak 3 kali sehari, mengubur barang bekas yang tidak terpakai, hingga membersihkan halaman rumah. Dengan rumah yang bersih dan nyaman, keluarga akan selalu terjaga kesehatannya. Pastikan setelah beraktivitas selalu cuci tangan ya.

5. Sedia obat di kotak P3K

Kita tidak akan pernah tahu kapan sakit itu datang, maka dari itu, saya selalu sedia obat-obatan di P3K. Dari obat panas, vitamin, hingga obat flu dan batuk. Biasanya sebelum dibawa ke dokter saya obati anak dengan obat yang ada. Kalau sakit berlanjut baru pergi ke dokter.

Bisolvon kalahkah batuk berdahak di masa pancaroba


Bagi saya sendiri sedia obat-obatan di P3K itu sangat penting sekali, untuk berjaga-jaga. Ya, sedia payung sebelum hujan. Biasanya di P3K selain obat-obatan pribadi, pasti ada obat luka dan lainnya. Karena anak-anak tuh aktif banget, ada saja luka karena jatuh. Kalau saya sendiri seringnya pusing dan batuk berdahak, kadang suka lama banget sampai 2 mingguan. Batuknya juga selalu munculnya di malam hari, bikin istirahat sering keganggu. Sekarang ini, batuk merupakan penyakit yang paling sering terjadi saat musim pancaroba.

Perlu diketahui nih, 1 diantara 3 orang mengalami batuk berdahak dalam 3 bulan terakhir. Dan biasanya penderita batuk akan cenderung menjauh dari sekitar, karena tidak nyaman dengan diri sendiri dan orang lain. Apabila salah satau anggota keluarga mengalami batuk, maka kemungkinan infeksi patogen akan menular ke anggota keluarga lain. Kalau sudah begini, rasanya pengen sekali cepat sembuh. Batuk berdahak memang sangat menganggu sekali dan bikin ga percaya diri. Batuk berdahak biasanya juga harus diobati secara berbeda. Batuk berdahak terjadi untuk mengeluarkan dahak/sputum dari dada, untuk membantu membersihkan saluran napas. 

Ilustrasi sakit (Sumber foto: Canva)
Bersumber dari www.fimela.com, batuk berdahak itu bisa disebabkan oleh infeksi virus maupun infeksi pernapasan karena bakteri, yang biasanya ditandai dengan dahak yang banyak, kental dan berwarna kuning kehijauan. Maka dari itu dahak tersebut perlu sekali diobati, tapi sebelumnya perlu tahu dulu nih dengan warna dahak guna mengetahui jenis batuk yang dialami:
  • Dahak berwarna putih disebabkan oleh  infeksi virus.
  • Dahak berwarna kuning atau hijau terutama jika disertai demam, umumnya menunjukkan adanya infeksi bakteri, seperti bronchitis. 
  • Dahak berdarah atau berwarna gelap menunjukkan adanya penyakit serius di tubuh seperti kanker atau tuberculosis.
Untuk dahak yang berwarna kuning atau hijau, segeralah pergi ke dokter, karena umumnya memerlukan penggunaan antibiotik. Begitupun dengan dahak berdarah, harus segera melakukan pemeriksaan. Kalau saya biasanya dahaknya berwarna putih, jadi bisa sembuh sendiri, tapikan suka ganggu banget ya. Penderita batuk berdahak yang biasa saya alami, pengen banget sembuh dalam 2 sampai 3 hari agar bisa kembali dekat dengan sekitar, dan bisa kembali beraktivitas. Karena kalau lagi batuk berdahak pasti maskeran terus, dan malas keluar rumah. Kalau sudah begini, harus bisa kalahkan batuk berdahak di masa pancaroba dengan Bisolvon.



Pada 25 Januari 2019 lalu, saya mengikuti Blogger Gathering Bisolvon yang bekerjasama dengan Fimela.com yang berlangsung di Kedai Kopi 89 Kemang, Jakarta. Hadir dalam acara ini beberapa narasumber seperti dr. Riana Wijaya selaku Sanofi Medical Expert, Mega Valentia selaku Brand Manager Bisolvon dan Amallia Sarah selaku KOL Family Mom. Acara talkshow yang mengupas lebih tetang tips sehat selama masa pancaroba, mengambil tema tentang "Jangan batuk berdahak, jauhkan yang dekat". Talkshow ini dibuka dengan sambutan dari ibu Adisti Nirmala selaku Head of Marketing Sanofi Consumer Healthcare. 

Di musim pancaroba, batuk itu jangan dianggap sepele. Seperti yang disampaian dr. Riana di masa pancaroba, cuaca yang berubah akan mengubah tekanan udara, suhu, serta komposisi udara. Hal inilah yang menciptakan kondisi yang sesuai untuk tempat berkembangnya kuman dan virus di sekitar kita. Perubahan udara dan temperatur pada masa pancaroba inilah yang pasti berpengaruh pada tubuh, yang otomatis akan bekerja keras untuk dapat menyesuaikannya. Pada saat inilah sistem imunitas atau daya tahan tubuh terhadap penyebab penyakit menjadi berkurang. Hasilnya tidak heran jika banyak orang terserang banyak penyakit seperti flu, batuk, ispa, hingga demam.

Ilustrasi masa pancaroba (Sumber: Canva)
Kalau sudah sakit di musim pancaroba seperti sekarang, rasanya akan kesulitan dalam beraktivitas atau bahkan sulit dekat dengan anak-anak, karena takut mereka tertular. Seperti yang diungkapkan Amallia Sarah, batuk membuat dirinya jadi ribet dan susah mencium anak. Mau diskusi kerjaan juga tidak bisa dekat-dekat. Kalau sudah seperti ini, Amallia jadi merasa kehilangan momen berharga dengan orang-orang tercinta. Dan akhirnya ingin menarik diri dan membatalkan janji, karena sedang batuk. Biarpun memakai masker, pasti orang-orang sekitar jadi takut tertular ya.

Tenang, sekarang ini sudah adalah solusi kok untuk mengalahkan batuk, yakni dengan Bisolvon. Bisolvon juga sudah terpercaya puluhan tahun dan terdaftar di BPOM. Bahakan menurut Mega, sudah direkomendasikan dokter, karena memang memiliki data klinis, dan terbukti efektivitasnya. Bisolvon ini sudah tersedia di Apotek terdekat, Guardian, Watson, Century, dan Indomaret yang siap kalahkan batuk berdahak sekarang!


Bisolvon merupakan salah satu produk dari Sanofi yang merupakan perusahaan bidang kesehatan diversifikasi global yang berpusat di Prancis dengan Portofolio Produk farmasi yang beragam (obat resep dan obat generik), vaksin dan produk kesehatan konsumen. Seperti yang diungkapkan Adisti Nirmala, Sanofi Indonesia sudah beroperasi di Indonesia lebih dari 60 tahun. Sanofi Indonesia melalui badan hukum PT. Aventis Pharma didukung oleh sekitar 650 karyawan dari berbagai fungsi termasuk menjalankan fasilitas manufaktur bersertifikat GMP (Good Manufacturing Practice) yang melayani pasar domestik serta internasional.Produk-produk Sanofi Indonesia bukan saja Bisolvon, tapi ada juga Dulcolax, Pharmaton, Lactacyd dan Lactacyd Baby.

Bisolvon adalah obat yang berfungsi untuk meredakan batuk yang disertai dahak. Bisolvon menjadi brand untuk meredakan batuk berdahak yang terpercaya mengalahkan batuk berdahak selama 50 tahun di dunia. Dimana obat ini mengandung bahan utama Bromhexine yaitu obat mukolitik untuk melepaskan, mengencerkan dan mengeluarkan dahak. Bisolvon ini memiliki rangkaian produk yang lengkap untuk anak hingga dewasa untuk kalahkah batuk berdahak, seperti:
  • Bisolvon Kids (untuk batuk berdahak pada anak-anak). Merupakan sediaan Bisolvon dengan rasa strawberry cocok untuk anak-anak sejak usia 2 tahun. Tersedia dalam kemasan 60 ml.
  • Bisolvon Extra (untuk batuk berdahak). Bisolvon Ekstra dengan 2 aksi kalah kah batuk dengan Bromhexine yang mengencerkan dahak dan Guafenesin untuk pengeluaran dahak, dapat digunakan sejak 2 tahun dan tidak menyebabkan kantuk. Tersedia dalam kemasan 60 dan 125 ml.
  • Bisolvon Solution Bromhexine HCI. Sediaan Bisolvon yang bebas gula, cocok untuk pasien diabetes dan anak-anak, tersedia dalam kemasan 50 ml.
  • Bisolvon Bromhexine HCI (untuk batuk berdahak dalam bentuk tablet). Bisolvon tablet sediaan praktis Bisolvon untuk batuk berdahak, tersedia dalam kemasan 4 s dan 10 s.

Dengan minum Bisolvon bisa jadi solusi dalam kalahkan batuk berdahak yang sudah memiliki berbagai varian yang sesuai kebutuhan. Mau bawa obat batuk yang simpel, tinggal bawa Bisolvon tablet, atau anak batuk berdahak ada Bisolvon Kids. Kalau batuk menyerang, tenanglah jangan panik. Apalagi kalau batuk menyerang di masa pancaroba, karena bisa kalahkan batuk berdahak dengan Bisolvon, sehingga bisa kembali dekat dengan sekitar maupun dengan anak-anak.

Acara talkshow ini juga diakhiri dengan tips sehat Bisolvon saat pancaroba, yakni:
  • Jaga kebugaran tubuh.
  • Perbanyak makan buah dan sayur.
  • Perbanyak konsumsi air putih.
  • Persiapkan diri terhadap cuaca.
  • Gunakan masker untuk melindungi diri dari penyebaran virus.
  • Menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
Semoga di masa pancaroba ini, kita dan keluarga selalu diberikan kesehatan. Jika batuk menyerang, kalahkan batuk berdahak dengan Bisolvon, sekarang! 










Sumber tentang batuk:
  • https://www.sanofi.co.id/id/kesehatan-anda/obat-bebas/Batuk
  • https://www.fimela.com/lifestyle-relationship/read/3712848/bisolvon-obat-batuk-peluruh-dahak-dari-boehringer-ingelheim

22 komentar

  1. bener banget musim hujan begini pasti rawan terkena flu dan batuk beelum lagi soal DBD yang sekarang pasiennya semakin bertambah.
    minum vitamin dan kalo batuk pilih yang terbaik ya mba.

    BalasHapus
  2. Bener banget Bunda sekarang musimnya pancaroba harus jaga kesehatan diri dan juga keluarga

    BalasHapus
  3. Menjaga kesehatan memang diperlukan apalagi saat musim pancaroba kayak sekarang

    BalasHapus
  4. Wah bener banget Bunda, saya kalau sedang batuk juga minum Bisolvon dong hehe

    BalasHapus
  5. Bisolvon memang bisa mengalahkan batuk berdahak yah hehe

    BalasHapus
  6. Saya nih lagi ngalamin, anak demam mulai batuk dan flu, sedih sekali rasanya, baru 2 hari aja badannya kelihatan kurus padahal bikin agak berisi usahanya setengah mati, hiks. Bisa dicoba nanti cari bisolvon anak ke apotik deh..

    BalasHapus
  7. Masa Pancaroba memang masa-masanya sakit berdatangan sih, sedih memang wgwgw. Untung untuk masalah batuk berdahak, ada bisolvon ya :')

    BalasHapus
  8. Bisolvon ini favoritnya pak suami mba. Jadi kalo batuk, pasti trus buru2 beli bisolvon di apotek. Sekarang ada yang anak ya? Mlh belum pernah nyoba. Makasih infonya

    BalasHapus
  9. Mbak Lis, makasih banyak yaa tipsnya.
    Musim hujan - reda- hujan - reda gini aku khawatir berpengaruh ke kesehatan SID.
    Kami minum madu tiap hari dan juga jalanin beberapa tips di atas.

    BalasHapus
  10. Ini anak wedokku juga lagi panas, batuk pilek. Hiks, sedih rasanya..bawaannya rewel, gak mau makan :(

    BalasHapus
  11. Aku baru aja 2 hari yang lalu beli Bisolvon sirup untuk Ayah lagi batuk berdahak, Alhamdulillah udah agak lega batuknya.

    BalasHapus
  12. Bisolvon andalanku juga nih kalo lago batuk.. Alhmdulillah cocok heheh.

    BalasHapus
  13. Apalagi sekarang musim penghujan, harus bisa jaga kondisi tubuh supaya ngga KO

    BalasHapus
  14. Waaa aku lagi bingung soal flu dan batuk yang menyerang mas suami mba. Nemu postinganmu jadi sangat terbanyukan. Jadi biosolvon solusinya pantes. Obat yang kemarin ha bikin dia membaik.

    BalasHapus
  15. Betul mba, musim penghujan gini bawaannya pengen makan yang yang Anget-anget. Jadi selalu masak makanan berkuah.
    Eh baru tau, bisolvon variannya ada macem-macem. Ada yang bebas gula. Makasih infonya.

    BalasHapus
  16. Iya lagi musim sakit ni mba, apalagi kotaku lagi KlB DB jaga kesehatan ya..

    BalasHapus
  17. Penting banget ini menjaga kesehatan keluarga disaat cuaca seperti ini ya ceu. Aku kemarin juga baru beli Bisolvin untuk anak karena pas aky pergi dia sakit.

    BalasHapus
  18. Musim pancaroba ini memang suka bikin anak2 sakit misal pas kondisi kurang fit. Menjaga asupan makan memang penting banget. Kalau udah terlanjur kena batuk ya harus sediakan obat yang sudah jelas direkomendasikan seperti Bisolvon ini.

    BalasHapus
  19. Btl bgt bund. Sekarang cuaca gak jelas gn. Kudu prepare sglnya.. Thx infonya bund. Slm knl bund

    BalasHapus
  20. Kalau sdh pancaroba ak jg suka deg2an mbak.... Jdnya jg jaga2 obat2an d rmh...

    BalasHapus
  21. Betul banget bun, kalau anak sakit sedih rasanya, pengennya kalo bisa gantiin aja ke saya sakitnya :)

    BalasHapus
  22. Batuk memang nggak mengenakkan banget ya, Mbak. Napas sesak, makan nggak enak, tidur juga nggak nyenyak. Apalagi nih ya kalau batuk terus ketemu teman-teman, rasanya nggak pede banget. Khawatir menulari gitu.

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung. Silahkan memberikan komentar. Mohon maaf link hidup dan spam akan otomatis terhapus.