Sepatu Couple The Warna


[Review] Memiliki anak perempuan pasti senang deh kalau baju dan sepatu bisa kembaran. Apalagi kalau pas lebaran. Cuman anak perempuan saya selalu menolak kalau bajunya samaan. Pernah di lebaran dua tahun lalu saya beli bahan dan jahit gamis untuk saya dan anak, tapi ternyata anak menolak, malah anaknya pengen cari baju yang lucu-lucui. Tapi untungnya baju tetap dipake untuk dia mengaji. Sekalinya teteh (panggilan sayang saya) mau baju couplean pasti mintanya yang ada gambar prozen atau barbie. Duuh gimana ceritanya coba kalau begitu ya, emaknya yang nolak ☺☺.

Memiliki anak perempuan memang asyik untuk didandanin ya, saya tidak ingin anak menjadi tomboy seperti saya kecil. Selalu diusahakan anak menggunakan rok biar terlihat mais. Untungnya anak paling suka barbie, bahkkan baju-baju yang selalu dipilihnya ingin terlihat seperti Barbie. Apalagi saat demam Prozen, pasti mintanya baju Prozen.


Sekarang usia teteh sudah menginjak 8 tahun, dan di usianya sekarang dia memang selalu suka memilih, baik itu pakaian maupun aksesorisnya. Berbeda ketika memilih sepatu, dia akan ikut apapun yang saya beli. Jadi ga pernah menolak, mau dibelikan yang jenis apapun, pasti teteh suka. Seperti beberapa waktu lalu saya bawain sepatu couple The Warna, teteh senang sekali mendapatkannya, dia langsung minta di foto bareng dengan mamanya.

Pilih sepatu couple di The Warna

Saya memang suka banget produk-produk The Warna, dari sneakers dan flatshoes. Sekarang bisa couplean juga dengan anak perempuan tercinta yang bisa jadikan hari semakin seru dan menyenangkan. 

Terus sepatu The Warna saya dan anak ini jenisnya apa ya?


Sepatu couple saya dan teteh ini adalah jenis Naya Black dengan bahan tenun lurik dan suede. Sedangkan untuk bagian outsole dari sepatu ini berbahan karet. Dan saat digunakan sangat empuk sekali. Pas banget bulan depan ada event yang bertemakan etnik, pas banget kalau pake produk The Warna yang selalu menghadirkan produk flatshoes handmade dengan bahan baku kain etnik yang ada di Inddonesia. 

Memiliki sepatu etnik baru yang pertama buat teteh, ini sekaligus memperkenalkan beragam kain yang bisa membuat anak bangga dengan Indonesia. Teteh sudah mengenal kain batik dan tenun, karena saya sendiri sering memakai batik. sedangkan tenun, teteh dapat oleh-oleh dari temanku. Dan kini teteh mulai mengenal tenun lurik yang digunakan untuk membuat sepatu The Warna semakin cantik dan menarik. Semakin bangga dong ya menggunakan produk lokal yang tidak kalah kerennya. Apalagi identitas bangsa ada dalam sepatu ini dengan bahan-bahan yang digunakan dari kain etnik.


Komitmen The Warna selalu menghadirkan produk-produk dengan selalu mengangkat kain etnik Indonesia baik itu dari sepatu, dompet, hingga tas. Tentu saja ini bisa mengajak generasi muda untuk selalu cinta dan bangga dengan kebudayaan bangsa Indonesia.

Terus berapa ya kira-kira harga sepatu couple saya ini?

Tenang saja, biarpun menggunakan kain etnik, sepatu The Warna ini termasuk produk yang ramah kantong banget. Untuk produk Naya Black dewasa 175.000, sedangkan anak-anak 165.000. Bisa dibuat juga flat, wedges dan heels dengan hak hingga 2cm. Untuk ukurannya sendiri tersedia dalam ukuran 24 sampai dengan 44.


Anak-anak millenials yang bangga dengan produk Indonesia, The Warna bisa menjadi pilihan. Mau digunakan saat acara resmi, ke undangan, acara ulang tahun hingga liburan tetap keren kok. Apalagi kalau mau dijadikan kado cocok banget. 

Membeli produk The Warna tuh termasuk mudah banget, apalagi bisa beli online. Mau orang Garut, Bandung atau bahkan Jakarta, pasti deh bisa beli The Warna. Sepatu couple ini juga bisa jadi pilihan buat lebaran nanti. Dengan sepatu couple akan memperlihatkan kekompakan antara ibu dan anak perempuannya. Akhirnya ya, bisa juga merasakan untuk menggunakan produk yang sama.

Tampil cantik dengan tas The Warna


Selain sepatu, akhirya saya juga bisa menggunakan tas etnik dari The Warna. Bisa banget digunakan saat dapat undangan dari kantor suami, hingga acara resmi lainnya. Bahkan saat acara Indonesia Fashion Week beberapa waktu lalu, saya memilih menggunakan produk The Warna. Karena pas banget temanya mengangkat tentang Kalimantan.

Awalnya The Warna adanya sepatu, sekarang udah banyak pilihannya, dari dompet, hingga tas. Nah, produk yang saya gunakan ini berjenis Levy Hitam dengan bahan masih yang sama dengan sepatu yang saya gunakan yakni Tenun Lurik dengan sintetis hitam. Selain itu levy hitam ini menggunakan Zipper YKK dengan panjang tali selempang 1 meter dengan ukuran 23 x 30. Untuk harga tasnya sendiri sangat terjangkau, yakni 195.000 rupiah.


The Warna semakin berkomitmen untuk menghadirkan produk yang mengangkat Indonesia dengan warisan-warisannya. Dengan tas dan sepatu The Warna akan semakin bangga menggunakan produk lokal yang juga hasil karya dari pengrajin Indonesia. The Warna di desain dengan gaya yang trendy, dan selalu nyaman digunakan. Dengan The Warna kubangga menggunakan sepatu dan tas etnik Indonesia. 

Buat lihat produk-produk The Warna bisa langsung cek media sosialnya:
  • Facebook: The Warna Shoes
  • Instagram: @thewarna


2 komentar

  1. black and white gak ada matinya yhaaaa. Kece. AKu juga punya The Warna item putih, tapi motif batik kawung. Pengan samaan dg anak, eh dia tim sendal jepit. Wkwkwk. SUsyahhh

    BalasHapus
  2. Wah aku belum punya nih mba pakaian atau barang couple ama anak. Pengen juga. Ngomong-ngomong sepatu ini unik juga ya karena bahannya dari kain etnik gitu. Itu kan jarang ya. Aih jadi pengen couple juga ama anak 😍

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung. Silahkan memberikan komentar. Mohon maaf link hidup dan spam akan otomatis terhapus.