DPLK Manulife Indonesia Solusi Mempersiapkan Dana Pensiun Dengan Aman, Nyaman dan Bahagia

dana-pensiun-manulife-indonesia

[Keuangan] Menjadi tua sudah pasti, tapi menikmati masa tua dengan aman, nyaman dan bahagia adalah sebuah pilihan. Setiap orang memiliki planning yang berbeda dalam mempersiapkan masa tua, ada yang ingin beristirahat dengan tenang, liburan bersama pasangan, hingga berdagang. Tentunya tidak ingin masa tua menjadi beban untuk anak dan cucu, maka dari itu penting memiliki dana pensiun. Bersama DPLK Manulife Indonesia menjadi solusi mempersiapkan dana pensiun dengan aman, nyaman dan bahagia.

Pentingnya memiliki dana pensiun

Di masa tua mau ngapain saja?

Kalau saya dan suami diberikan umur dan kesehatan, masa tua itu ingin berdagang, bertani dan main bersama cucu. Semenjak kecil, saya melihat nenek dan kakek banyak menghabiskan waktu untuk bermain bersama cucu dan bertani. Saya termasuk yang dekat dengan nenek, karena Ibu dan Ayah bekerja, jadi setiap hari akan selalu bersama. Setiap kali nenek ke kebun atau sawah, pasti selalu ikut. Kakek dan nenek masa tuanya tidak pernah membebani anak cucu, karena memiliki uang pensiun yang keluar setiap bulan dan penghasilan tambahannya dari bertani.

dana-pensiun-manulife-indonesia

Melihat kakek nenek di masa tuanya selalu bahagia dan terpenuhi segala kebutuhannya, tentu saja ini menjadi inspirasi buat saya, karena tua itu sudah pasti. Saya dan suami di masa depan akan mengalami masa pensiun, tentu ini harus dipersiapkan sedini mungkin. Apalagi semenjak menikah dan punya anak, kami memiliki tujuan keuangan yang ingin diwujudkan, salah satunya adalah memiliki simpanan hari tua. Untuk apa simpanan itu? Tentu saja untuk menikmati masa tua dan memenuhi kebutuhan yang pasti akan semakin mahal, supaya tidak membebani anak dan cucu. 

Di masa tua kita juga tidak akan pernah tahu, risiko apa saja yang akan dihadapi. Bersumber dari artikel yang saya baca di manulife.co.id, risiko yang bisa dialami di masa tua:
  1. Lansia rentan terserang penyakit kritis, dan biaya berobat makin mahal.
  2. Lansia juga rentan jadi orang terlantar.
  3. Kebutuhan hidup bisa meningkat saat usia melampaui angka harapan hidup.
Melihat adanya risiko yang bisa saja dialami saat tua nanti, maka dari itu supaya tetap aman dan bahagia saat pensiun, sudah seharusnya menyiapkan dana pensiun sejak dini. Saya juga sama kok, sudah mempersiapkan masa pensiun sejak dini, malah sudah dimulai sejak usia 25 tahun. Biarpun saya seorang freelancer, tapi suami bekerja sebagai abdi negara, dimana masa pensiunnya masih 15 tahun lagi. Tentu ini menjadi waktu yang cukup untuk kami tetap bersemangat mengumpulkan dana untuk hari tua nanti. Untuk menambah penghasilan, saya dan suami juga sepakat di hari tua tetap diisi dengan kegiatan yang bermanfaat, yakni bertani dan berdagang.

Cara mengumpulkan dana pensiun

dana-pensiun-manulife-indonesia
Ilustrasi mempersiapkan dana pensiun (sumber foto: www.canva.com)
Semenjak menikah dan memiliki anak, kami mulai fokus terhadap tujuan keuangan yang kami buat untuk diwujudkan, salah satunya adalah hari tua. Untuk mewujudkannya tentu saja dengan mengatur keuangan sebijak mungkin. Penghasilan saya sebagai freelancer memang bervariasi, sedangkan suami tetap. Jadi, setiap kali menerima penghasilan, akan digabung dan dimasukkan ke dalam pos-pos keuangan, mulai dari:
  • Zakat, sedekah, dan infaq.
  • Biaya hidup (makan sehari-hari, bayar listrik, uang les anak, hingga sekolah).
  • Tabungan (pendidikan dan hari tua).
  • Asuransi dan investasi.
  • Gaya hidup atau biaya entertainment.
  • Dana darurat.
Buat kami, dengan memiliki pos keuangan seperti ini, memudahkan dalam mengatur keuangan, supaya lebih sehat dan segera terwujud. Paling penting, kalau punya cicilan tidak lebih dari satu, dan itu harus segera dilunasi. Cicilan juga idealnya tidak lebih dari 40%. Supaya masa tua itu tetap tenang tanpa hutang. Dengan begitu bisa mempersiapkan masa tua dengan matang.

Untuk tabungan hari tua itu ada khusus, supaya tidak terganggu dengan kebutuhan lainnya. Investasi juga menjadi cara kami supaya bisa mewujudkan tujuan keuangan. Paling penting memiliki asuransi untuk memproteksi diri dari hal-hal yang tidak diinginkan, sehingga tabungan yang sudah disiapkan tetap aman. Kalau sakit, tabungan juga tidak akan terganggu, tentunya itu yang sudah saya rasakan selama ini. Asuransi sebuah keharusan, supaya hidup lebih aman dan bahagia. Karena namanya hidup itu seperti roda berputar, yang tak akan pernah tahu apa yang akan terjadi beberapa menit kemudian.

dana-pensiun-manulife-indonesia

Saya dan suami selalu bercerita, saat tua nanti dimana kulit sudah berkeriput, jalan sudah menggunakan tongkat, kita bisa selalu bersama. Kami selalu membayangkan, anak-anak sudah menikah, hanya tinggal berdua. Maka dari itu, kami memutuskan masa tua itu setidaknya tetap punya usaha dan kegiatan, supaya tidak jenuh juga. Ya, sambil menunggu anak cucu pulang dan berkunjung. Semoga kami diberikan umur dan kesehatan, sehingga selalu bersama. Amin.

Saya dan suami sepakat, selagi usia masih aktif bekerja, ya harus semangat mempersiapkan masa tua. Yang selalu jadi catatan kami, mempersiapkan masa tua, harus ada asuransi, ada investasi, ada simpanan, ada usaha dan dana darurat. Pastikan lunasi hutang, supaya di masa depan tidak terbebani dan hidup lebih bebas dari cicilan. Apalagi untuk mewujudkan masa tua yang bahagia tidaklah instan, semua butuh proses. Kalau kata suami, tidak apa sekarang bersusah-susah dahulu dan banyak berhemat, tapi di masa depan ada rasa tenang dan bahagia. Untuk mempersiapkan dana pensiun itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, mulai dari:
  • Menentukan masa pensiun. Saya menentukan masa pensiun sesuai kedinasan suami, di usia 58 tahun.
  • Menuliskan impian yang ingin dilakukan di masa pensiun, dari mulai membangun toko, punya sawah untuk bertani, hingga biaya hidup.
  • Menghitung kebutuhan saat hari tua mulai dari biaya makan, biaya listrik, biaya berobat dan lainnya.
  • Bisa membedakan kebutuhan dan keinginan, supaya dana pensiun bisa terkumpul.
  • Memiliki tabungan khusus dan asuransi.
dana-pensiun-manulife-indonesia

Setelah memiliki gambaran masa pensiun nanti, yang selanjutkan bisa dilakukan adalah mengumpulkan dana pensiun, yang harus disiapkan sedini mungkin. Saya selalu ingat perkataan guru saya sewaktu duduk di bangku sekolah untuk mewujudkan impian kita selalu ingat "nanti gimana, jangan gimana nanti". Jadi, untuk mengumpulkan dana pensiun ada beberapa cara yang saya lakukan, mulai dari:
  1. Rutin menabung setiap bulan ke rekening khusus yang sudah dibuat.
  2. Dari investasi.
  3. Dana pensiun dari tempat bekerja suami.
  4. Dari hasil usaha yang dimiliki.
  5. Bonus-bonus dari pekerjaan sebagai freelancer.
Tapi, apa semua itu cukup mengingat kebutuhan yang semakin meningkat? Buat saya sendiri belum cukup. Apalagi kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di depan sana. Penting sekali melindungi diri dan keuangan kita supaya tetap bahagia di hari tua. Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan memiliki produk dana pensiun dan perlindungan hari tua. Sekarang ini ada solusi yang memudahkan, yakni dengan ikut dalam program dana pensiun individu DPLK Manulife.

Rahasia Pensiun Bahagia bersama Manulife Indonesia

Apakah semua orang sudah memikirkan masa pensiun dan seberapa penting? Atau sudahkah mempersiapkan dana pensiun?

dana-pensiun

Beberapa waktu lalu saya sempat menggunakan fitur polling di Instagram untuk mengetahui berapa banyak follower yang sudah mempersiapkan dana pensiun. Jawabannya adalah 100% menyatakan bahwa memiliki dana pensiun itu penting. Sedangkan yang sudah mempersiapkan dana pensiun itu baru 33%, dan 67% baru mau bikin dana pensiun.

Dari polling di atas, tentu saja jadi tahu, bahwa memiliki dana pensiun itu sangatlah penting. Bahkan ada yang sudah mempersiapkan dan akan menyiapkan dana pensiun, supaya masa tua tetap bahagia.

dana-pensiun

Ngobrolin tentang dana pensiun, pada 15 Desember 2021, saya mendapatkan kesempatan untuk mengikuti blogger gathering "Rahasia Pensiun Bahagia!" secara virtual bersama Manulife Indonesia.  Dalam acara ini hadir 2 narasumber, yakni:
  • Karjadi Pranoto, selaku Director & Chief EB and Sharia Distribution Manulife Indonesia.
  • Citra Anjelina, selaku Head of Strategy and Transformation Pension Business Manulife Indonesia.
Menurut Bapak Karjadi Pranoto dalam pemaparan saat blogger gathering, saat masih aktif bekerja, mau liburan tentu tidak terlalu sulit, karena masih punya income, bisa tabung sedikit demi sedikit, sehingga punya dana untuk liburan bersama orang terkasih. Tentu di masa pensiun juga memiliki  standar yang sama untuk kebahagiaan dan kesenangan, seperti sebelum pensiun.

Masuk masa tua tentu ingin tetap bisa jalan-jalan dengan bahagia, tentu harus ada yang dipersiapkan. Kalau karyawan tentu memiliki uang pensiun dari tempatnya bekerja, terus bagaimana kalau yang bukan karyawan seperti freelance, dimana penghasilannya juga bervariasi?

Seperti yang diungkapkan Bapak Karjadi, yang tidak bisa dihindari bahwa tua itu pasti. Maka dari itu, apa yang ingin direncanakan saat masa pensiun, harus dipersiapkan. Agar saat masa pensiun bisa bahagia. Saat pensiun ada biaya yang bertambah, seperti kesehatan. Kalau saat bekerja di cover perusahaan, tapi saat pensiun tentu berhenti. Maka dari itu, supaya bahagia penting memiliki asuransi kesehatan juga.

dana-pensiun-manulife

Ibu Citra dalam pemaparannya mengungkapkan, bahwa dirinya sempat kepikiran, di masa pendemi enak ya untuk pensiun dini dan bisa tinggal di Bali, kerja bisa di rumah sebagai freelancer, yang penting ada internet. Tapi, untuk pensiun dini tidaklah mudah, apalagi masa pensiun banyak perubahan dalam kehidupan. Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, seperti risiko penyakit, semakin tua pasti kondisi akan berbeda, begitupun dengan biaya kesehatan semakin lama semakin meningkat.

Seperti dari hasil survei yang dilakukan oleh Manulife Investor sentiment Index (MISI) XI di Indonesia tentang gambaran kehidupan saat pensiun, bahwa ada 81% yang setuju semakin tua kondisi kesehatan akan menurun, sedangkan 19% tidak setuju. Terus gaya hidup selama pensiun bagaimana? Dari hasil survei yang sama, kehidupan saat pensiun itu ada yang menjawab 4% gaya hidup lebih sederhana, 39% sama seperti kondisi saat ini dan 57% lebih baik dari gaya hidup saat ini.

Semua orang pasti mengharapkan di masa pensiun, punya kehidupan yang sama atau lebih baik lagi. Tentu harus mulai berpikir dari sekarang untuk mempertahankan gaya hidup pada saat pensiun. Terutama dalam hal finansial yang matang dan meminimalisir kebutuhan biaya kesehatan.

Selain itu, dari hasil survei yang sama, sumber pendapatan saat pensiun diketahui:
  • 6% dana sosial dari pemerintah.
  • 12% bekerja lagi (gaji dan upah).
  • 14% dana pensiun.
  • 15% dukungan keluarga.
  • 49% kekayaan rumah tangga.
Dan ternyata mayoritas investor mengandalkan tabungan uang tunai untuk membiaya hari tua. Melihat dari hasil survei di atas, ternyata ada 15% dari responden harus memberikan dukungan keluarga atau istilahnya sandwich generation. Tentu ini sangat berat, terutama untuk generasi selanjutnya. Saya pun tidak mau menjadi beban anak dan cucu, maka dari itu penting membuat perencanaan untuk masa tua. 

dana-pensiun

Selain itu, tentang sandwich generation, Ibu Citra dalam pemaparannya mengungkapkan bahwa berkurangnya orang usia kerja yang dapat mensupport pensiunan. Kondisi sekarang terjadi penurunan rasio, dimana usia muda atau usia kerja yang dapat mensupport orang tua. Di Indonesia tahun 2050 akan terjadi penurunan sebanyak 3 kali, dibandingkan tahun 2030. Dampak perubahan demografi itu terjadi hampir di seluruh dunia. Dimana perubahan ini akan berdampak pada sosial dan ekonomi.

Namanya pensiun itu tentu akan banyak sekali perubahan. Maka, kita harus kenal apa itu Replacement Rate (RR) yang merupakan rasio penghasilan per bulan saat pensiun dibandingkan dengan penghasilan terakhir yang diterima ketika masih bekerja. Dimana RR ideal berdasarkan ILO adalah 40%, tapi balik lagi setiap individu bisa berbeda.

Saat pensiun dapat sumber penghasilan dari mana? Memang sebaiknya membuat daftar penghasilan pensiun dari mana saja. Kalau punya mandatory plan di JHT, ikutan jaminan pensiun yang dikelola oleh BPJS, atau kalau yang bekerja dapat uang pesangon. Potensi ini harus di list, tapi setelah dihitung, kira-kira dari daftar yang sudah dibuat cukup tidak untuk hidup bahagia selama pensiun? 

Kalau jawabannya tidak, kita bisa ikut sendiri voluntary plan seperti ikut dana pensiun di DPLK atau menyisihkan dana kita untuk masa tua nanti. 

dana-pensiun

Dari pemaparan Ibu Citra, ada ilustrasi juga nih, dimana semakin cepat kita menabung untuk pensiun, ternyata hasilnya semakin singnifikan. Contoh karyawan masuk program pensiun di DPLK usia 25 tahun, hasilnya 55 tahun kemudian mencapai 1,63 M. Kalau ikutnya usia 35 tahun, hasil yang didapatkan jadi lebih sedikit. Maka dari itu, kita bisa siapkan dana pensiun itu sedini mungkin.

Selain itu, diketahui juga dari hasil Manulife Asia Care Survey atas 519 orang responden di Indonesia, bahwa sejak Covid-19 terjadi ada 88% menyatakan perencanaan masa pensiun kini semakin penting. 

DPLK Manulife

Tadi sudah dibahas oleh Ibu Citra, penting membuat daftar penghasilan untuk pensiun. Kalau misalnya belum cukup, kita bisa ikut sendiri di DPLK. Setelah banyak dibahas terus menerus, sebenarnya dana pensiun itu apa?

dana-pensiun
Ilustrasi dana pensiun (sumber foto dokumen pribadi)
Menurut ojk.go.id, dana pensiun adalah badan hukum yang mengelola dan menjalankan program yang menjanjikan manfaat pensiun. Dana pensiun itu terdiri dari:
  • Dana Pensiun Pemberi Kerja adalah dana pensiun yang dibentuk oleh orang atau badan yang mempekerjakan karyawan, selaku pendiri, untuk menyelenggarakan program pensiun manfaat pasti atau program pensiun iuran pasti, bagi kepentingan sebagaian atau seluruh karyawannya.
  • Dana Pensiun Lembaga Keuangan adalah dana pensiun yang dibentuk oleh bank atau perusahaan asuransi jiwa untuk menyelanggarakan program pensiun iuran pasti bagi perorangan, baik karyawan maupun pekerja mandiri.
  • Dana Pensiun Berdasarkan Keuntungan adalah Dana Pensiun Pemberi Kerja yang menyelanggarakan program pensiun iuran pasti, dengan iuran hanya dari pemberi kerja.
DPLK Manulife Indonesia juga bisa menjadi pilihan dan solusi bagi individu untuk memiliki dana pensiun. Selain ada dana pensiun dan perlindungan keuangan, juga memiliki fitur investasi. DPLK Manulife Indonesia bisa menjadi solusi buat seorang freelancer seperti saya sendiri. Untuk bisa mewujudkan masa pensiun yang bahagia. Seperti dalam pemaparan saat blogger gathering, freelancer bisa memiliki dana pensiun.
  • Pemasukan memang bervariasi, namun usahakan pengeluaran tetap stabil.
  • Hitung kebutuhan masa tua.
  • Strategi pengumpulan dana pensiun, bisa dari instrumen investasi sesuai profil risiko dan ikut serta dalam program dana pensiun individu DPLK Manulife yaitu MiGolden Retirement.
  • Disiplin menyisihkan dana setiap bulan, jika perlu siapakan rekening terpisah khusus untuk dana pensiun.
Terus, apakah itu DPLK Manulife?

dana-pensiun-manulife
Sumber dari www.manulife.co.id
Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Manulife Indonesia merupakan badan hukum yang didirikan oleh PT. Asuransi Jiwa Manulife Indonesia untuk mengelola dan menjalankan program yang menjanjikan manfaat pensiun berdasarkan landasan hukum dana pensiun yaitu Undang-undang Nomor 11 tanggal 20 April 1992 serta peraturan pelaksanaannya. Perlu diketahui juga, DPLK Manulife Indonesia juga telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Keuangan No. KEP-231/KM.17/1994 pada tanggal 5 Agustus 1994. 

Selain itu, performa DPLK Indonesia tetap bertahan di posisi tertinggi untuk DPLK Multinasional di Indonesia dengan total aset kelolaan DPLK sebesar Rp 21 Miliar dan pertumbuhan yang meningkat sebesar 14% dibandingkan tahun sebelumnya. Hingga akhir 2020, program DPLK Manulife Indonesia diikuti oleh lebih dari 570.000 peserta dan 2.300 perusahaan.

Program dari DPLK ini juga dirancang untuk memenuhi kebutuhan akan kesejahteraan di hari tua. Dimana ada 2 manfaat utama, untuk karyawan dan perusahaan:
  • Manfaat DPLK untuk perusahaan: Memberikan solusi atas masalah arus kas yang mungkin dihadapi oleh perusahaan dikemudian hari, dapat mengurangi pajak penghasilan badan (PPh 25/29), Dapat mempertahankan karyawan berkualitas, menjadi nilai tambah bagi perusahaan, dan Iuran bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kondisi perusahaan.
  • Manfaat DPLK untuk karyawan: Jaminan kesinambungan penghasilan di usia pensiun, dapat mengurangi pajak penghasilan pribadi (PPh 21), pendanaan yang "sudah pasti" dari pemberi kerja, hasil investasi bebas pajak sampai dengan manfaat program dibayarkan, dan terpisah dari kekayaan perusahaan.
Untuk menjadikan hidup semakin hari semakin baik, memang butuh sekali perencanaan yang tepat, termasuk dalam hal keuangan. Apalagi yang namanya hidup penuh risiko. Biarpun sebagai seorang freelance pendapatan yang dimiliki bervariasi, penting mengatur keuangan dengan tepat, dari mulai memiliki investasi, asuransi, tabungan hingga dana darurat. 

dana-pensiun-manulife

Hari tua juga penuh risiko, entah itu sakit atau terkena bencana, selain dana darurat, seorang freelancer juga bisa ikut serta program dana pensiun Individu DPLK Manulife yakni MiGolden Retirement yang dapat membantu mempersiapkan tabungan pensiun, bahkan kalau berniat untuk pensiun di usia 40 tahun. Manfaat pensiun juga bisa diberikan kepada keluarga yang ditinggalkan, jika yang tertanggung meninggal dunia.

Selain MiGolden Retirement, ada juga MiFuture Income Protector (MiFIP) adalah produk dari Manulife Indonesia yang akan memberikan penghasilan di hari tua hingga delapan kali dari total Dana Mapan. Selain itu, MiFIP juga memiliki perlindungan risiko kematian dan kecelakaan hingga 100 persen dari Dana Mapan.

Kedua produk dana pensiun dan perlindungan hari tua dari Manulife Indonesia bisa jadi solusi untuk mempersiapkan masa tua dengan aman, nyaman dan bahagia. Dengan begitu bisa melindungi keuangan untuk hari tua, sekaligus memiliki fitur investasi. Tapi, yang perlu dipahami nih, jangan buru-buru mencairkan dana terlalu dini ya, kita harus pahami risikonya.

Kalau sudah menempatkan investasi di Dana Pensiun Lembaga Keuangan, sebenarnya bisa saja dana tersebut ditarik setahun sebelum periode pencairan. Namun, perlu dipahami, mencairkan dana pensiun sebelum waktunya bisa ada berbagai masalah yang dihadapi, mulai dari masalah likuiditas, portofolio investasi, atau masalah keuangan lainnya. Dan dampak yang akan dihadapi bersumber dari www.manulife.co.id, seperti:
  • Biaya hidup di masa tua bisa kurang tercukupi.
  • Proses investasi bisa menjadi semakin berat.
  • Tabungan untuk keluarga jadi makin berkurang.
Maka dari itu, daripada mencairkan dana pensiun sedini mungkin, penting sekali mengelola keuangan sebaik mungkin, supaya keuangan keluarga selalu sehat. Karena memiliki dana pensiun itu penting untuk jadikan hidup di masa tua lebih aman, nyaman dan bahagia. Tentunya menjadikan hidup #semakinharisemakinbaik. Mengingat pensiun itu pasti, sedangkan pensiun itu pilihan. 

Kalau teman-teman sendiri, sudah mempersiapkan dana pensiun atau belum?

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang dana pensiun, bisa langsung cek:
  • Instagram: @manulife_id
  • Twitter: @Manulife_ID
  • Website: www.manulife.co.id







Sumber tulisan DPLK:

  • https://www.manulife.co.id/id/artikel/dana-pensiun-apa-gunanya-dan-gimana-cara-mengumpulkannya.html
  • https://www.manulife.co.id/id/artikel/pahami-risiko-mencairkan-dana-pensiun-terlalu-dini.html
  • https://www.ojk.go.id/id/kanal/iknb/Pages/Dana-Pensiun.aspx

37 komentar

  1. Wih mantep, jadi solusi ini buat yang bukan pegawai negeri yang sering galau memikirkan masa tua :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Biarpun pegawai negeri tetap harus memikirkan mba, soalnya aku lihat Ibuku begitu. Dana pensiun nantinya akan berbeda. Jadi harus siapin dan lainnya.

      Hapus
  2. Persiapan dana pensiun penting supaya bisa menikmati masa tua dengan bahagia, sebelum memutuskan akan di simpan di mana tabungan pensiunnya wajib mengetahui informasi seperti ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, kalau siapin dari sekarang jadi lebih tenang dan ga kejar-kejaran dengan kebutuhan lainnya. Aku biasanya bikin target khusus juga.

      Hapus
  3. Dplk manulife bisa jadi pilihan nih untuk para freelancer kayak blogger untuk mengelola dana pensiun mereka. Yang namanya persiapan pensiun memang harus dipersiapkan jauh sebelum pensiun

    BalasHapus
  4. Memang paling pas kalau di masa tua kita punya penghasilan sendiri ya, Mbak. Sekalipun anak-anak bisa ngasih atau membantu, uang atau aset yang sudah rencanakan jauh-jauh hari akan membuat pikiran tenang. Merasa tak membebani anak-anak akan mendatangkan ketenangan pikiran. Nah mari kita rencanakan hari tua dari sekarang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar sekali mba, biarpun nantinya anak akan ngasih, tetap kita tidak mau membebani ya, jadi kita bisa tenang dengan memiliki dana pensiun

      Hapus
  5. Impian yang diidamkan banyak orang ya, Mbak..pensiun dengan bahagia tanpa membebani anak cucu kita. Memang memiliki dana pensiun itu penting untuk jadikan hidup di masa tua lebih aman, nyaman dan bahagia
    Apalagi sudah ada solusi dari DPLK Manulife dengan programnya yang menarik ini. Tentunya menjadikan hidup semakin hari semakin baik lagi dan bisa jadi persiapan pensiun sejak dini

    BalasHapus
    Balasan
    1. DPLK Manulife ini menjadi solusi yang mudah dan praktis mempersiapkan dana pensiun sejak dini

      Hapus
  6. Makin semangat lagi kerja nih biar dana pensiun segera kekumpul

    BalasHapus
  7. Goal masing-masing orang untuk hari tua hampir sama ya, mbak. enggak mau bebani anak. meskipun usia masih muda, mau enggak mau harus nyiapin dana pensiun.

    Aku tiba2 pingin juga ikut MiGolden Retirement, nih. Hihihi. Btw, semoga cita2 punya ruko terwujud, ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa langsung cek di website Manulife mba buat ikutan MiGolden

      Hapus
  8. Memikirkan hari tua ini yang ada di benakku hanyalah kebahagiaan. Dan aku lupa bahwa sepanjang masih adanyawa, manusia juga butuh yang namanya mencukupi kebutuhan sehari-hari. Inginnya tetap bisa merasakan kenyamanan hidup sama seperti saat masa produktif. Atau kalau bisa lebih meningkat, karena sudah ga ada pikiran apa-apa, rasanya ingin menjadi tua bersama pasangan dengan bahagia.

    Salah satu solusi yang ditawarkan oleh Manulife Indonesia adalah program MiGolden Retirement dan MiFuture Income Protector (MiFIP). Kini pilihan untuk hidup di masa tua yang gemilang ada di tangan masing-masing pribadi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bahagia itu pilihan ya mba, sedangkan tua itu pasti. Aku dari dulu suka gitu pengen bahagia di masa tua, soalnya suka lihat kakek nenek. Nah iya MiGolden Retirement ini pilihan banget

      Hapus
  9. Sejauh ini belum mbak, mungkin karena masih merasa muda jadinya agak santai. Dipostingan ini saya baru sadar kalau kita harus nyiapin dana darurat juga dana untuk pensiun. Semoga makin banyak job hihih.. Aamiin..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dana Pensiun bisa kok dipersiapkan sedini mungkin, kalau rutin dari usia muda, nantinya yang didapatkan jauh lebih besar.

      Hapus
  10. DPLK Manulife ini bisa membantu kita untuk menyiapkan dana pensiun ya mbak
    Dana pensiun akan membuat masa tua kita tetap bahagia dan sejahtera

    BalasHapus
  11. Dana pensiun ini banyak yang mengabaikan ya. Huhu termasuk aku. Lebih memprioritaskan dana pendidikan, investasi, dan asuransi kesehatan. Padahal masa pensiun inginnya gak nyusahin anak. Walopun telat, semoga bisa mulai dari sekarang nih mempersiapkan dana pensiun ini. Untuk masa pensiun yang nyaman.

    BalasHapus
  12. Sebagai pekerja lepas, kadangkala berpikirnya "gimana nanti aja deh." Padahal justru sebaliknya ya "nanti, gimana." Makin ke sini, berpikir dan memikirkan gimana di masa emas nanti bisa tetap struggle dan nggak ngerepotin anak. Sepertinya mempersiapkan dana pensiun ini jadi solusi keresahan yang bisa mulai dilaksanakan sejak dini ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya benar mak, nanti gimana, aku suka berpikirnya begitu, apalagi semenjak bapak ga ada. Semangat untuk mempersiapkan dana pensiun mak

      Hapus
  13. Masa tua jd aman ya kalau punya dplk, bisa mandiri secara finansial . Kalau dplk itu ada asuransi jiwanya juga atau hanya dana pensiun?

    BalasHapus
  14. Saat usia masih produktif seperti sekarang justru waktu yang paling tepat untuk menyiapkan segala kebutuhan di masa mendatang ya mba, termasuk juga terkait dana pensiun. Semoga kita dimudahkan mencari rezeki yang halal untuk menyiapkan segala sesuatunya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin Ya Allah. Semoga dimudahkan rezeki kita ya untuk mempersiapkan hari tua.

      Hapus
  15. Jadi makin semangat lagi menyiapkan dana penisun ya untuk persiapan masa pensiun. Leat DPLK kita bisa secara mandidi punya dana pensiun

    BalasHapus
  16. bahagia masa pensiun ya mak
    aku juga pakai ini kemaren sama suami dplk walau program kantor suami
    tapi nyaman jadinya masa pensiun tenang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, iya mak kalau sudah ada dana pensiun jadi lebih tenang ya

      Hapus
  17. Waah senang akhirnya dapat insight lagi nih, sebagai freelancer jadi semangat kalau kita juga bisa punya dana pensiun

    BalasHapus
  18. Keren ya bisa mempersiapkan dana pensiun sendiri dari dini biar masa depan nya cerah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dan lebih tenang juga mba, soalnya kebutuhan makin kesini makin banyak. Kalau ada dana pensiun semakin hari semakin baik.

      Hapus
  19. Mba Lis pos keuangannya lengkap, aku catat untuk buat pos keuangan tahun depan :D
    dan ya kadang kita lupa ya nyiapin dana pensiun
    padahal ini penting agar masa tua nya bisa nyaman tanpa membebani keluarga

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung. Silahkan memberikan komentar. Mohon maaf link hidup dan spam akan otomatis terhapus.