Tubuh Sehat dengan Konsumsi Buah dan Sayur


[Dunia Anak] Indonesia ini kaya akan hasil pangan yang melimpah. Tanah Indonesia juga subur, sehingga menghasilkan banyak sayuran dan buah-buah segar. Tapi sayang, ternyata penduduk di Indonesia masih kurang konsumsi buah dan sayur. Padahal banyak sekali manfaat buah dan sayur untuk kesehatan, apabila di konsumsi setiap hari, terutama untuk anak-anak di masa tumbuh kembangnya.

Konsumsi buah dan sayur harus dibiasakan sejak dini

Bagi saya sendiri, konsumsi buah dan sayur sangat penting supaya badan selalu sehat, tentunya dibarengi juga dengan olah raga dan istirahat yang cukup. Memasak sayuran tiap hari sangat rutin saya lakukan, karena anak-anak sangat gemar memakan sayur. Chantika dan Dimas dari kecil sudah saya biasakan untuk makan buah dan sayur. Mereka ini memiliki sayuran kesukaan, kalau Chantika lebih suka brokoli dan kangkung, sedangkan Dimas lebih suka wortel dan bayam.

Membiasakan konsumsi buah dan sayur sejak dini itu penting banget. Jangan sampai anak-anak menjadi susah makan buah dan sayur. Karena buah dan sayur baik utuk tumbuh kembang anak dan kesehatan pencernaanya. Seperti pada 19 Desember 2017 kemarin, saya mengikuti acara bersama SGM Eksplor dengan Buah dan Sayur di Bunga Rampai Jakarta. Dalam acara ini, peserta yang hadir menjadi tahu, bahwa ternyata neh di Indonesia masih banyak penduduk yang kurang mengonsumsi buah dan sayur. Padahal ya, buah dan sayur itu merupakan asupan yang penting dalam konsumsi makanan sehari-hari dari setiap individu untuk hidup sehat dengan gizi seimbang.

Kenapa tingkat konsumsi buah dan sayur di Indonesia sangat rendah?

Ilustrasi buah dan sayur (sumber foto www.canva.com)
Karena teryata, buah dan sayur masih dianggap sebagai pelengkap makan, sehingga tidak dikonsumsi secara teratur. Dalam sebuah analisis Survei Konsumsi Makanan Individu (SKMI, 2014), ada 97,1% Penduduk Indonesia tidak mengkonsumsi cukup buah dan sayuran dengan rerata konsumsi sayur penduduk 70,0 gram/orang/hari dan konsumsi buah 38,8 gram/orang/hari. Sedangkan WHO merekomendasikan 400 gram buah dan sayur per hari, dan American Heart Association merekomendasikan 50% porsi makan atau 4,5 mangkuk dari berbagai jenis buah dan sayur per hari.

Kalau dalam pedoman gizi seimbang merekomendasikan konsumsi 3-5 porsi sayur dan 2-3 porsi buah per hari. Berarti buah dan sayur ini sangat penting di konsumsi setiap hari. Tapi teryata hanya 1 dari 10 penduduk Indonesia yang mengkonsumsi buah dan sayur dalam jumlah yang cukup. Dan 97,7% anak di bawah 5 tahun tidak mengkonsumsi cukup buah dan sayur. Maka dari itu, SGM Eksplor dengan Buah dan Sayur berkomitmen. Selain menyediakan susu pertumbuhan dengan buah dan sayur, tapi juga layanan terbaik untuk konsumen dan masyarakat Indonesia yang menyukai makanan sehat, dengan mengadakan program PAUD Healty Eating Habit (HEH).

Respon Positif Healty Eating Habit



Program yang dihadirkan oleh SGM Eksplor dengan buah dan sayur ini diakan di 20 PAUD yang berada di wilayah Jakarta, Tangerang dan Jawa Barat. Program ini sekaligus mendukung program nasional Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan Gemar Makan Sayur (GEMAYUR) dari pemerintah. Ini juga merupakan salah satu upaya SGM Eksplor dengan buah dan sayur untuk mewujudkan Indonesia sehat.

Program HEH yang sudah dilaksanakan sejak Maret hingga September dalam 2 gelombang ini telah mendapatkan respon positif, baik itu dari anak-anak PAUD, Orangtua dan Guru-guru PAUD. Rangkaian program intensif HEH ini sendiri terdiri dari:
  • Kelas Parenting
  • Kelas Hydroponic untuk Bunda
  • Cooking class with Celebrity Chef
  • Monitoring perubahan pola makan anak sebelum dan sesudah program.
Dengan adanya rangkaian program ini mendapatkan hasil positif, dimana ada perubahan makan dari anak, yang tadinya susah makan sayur dan buah menjadi suka. Pola kebiasaan anak makan sayur dan buah juga menjadi rutin, bik selama program di PAUD ataupun saat di rumah. Anak-anak jadi sering minta makan buah dan sayur kepada orangtuanya. Kesuksesan program ini juga tentunya dukungan dari orangtua yang berperan penting. Keberhasilan program HEH bisa terlihat dari hasil monitoring yang dilakukan tim SGM Eksplor dengan Buah dan sayur melalui 3 tahap pengujian, mulai dari pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan perilaku.

Narasumber Healthy Eating Habit
Dalam acara ini juga hadir Psikolog Anak dan Keluarga Anna Surti Ariani, S.Psi,M,Si,Psi dan Dokter Spesialis Anak Ahli Gastrohepotologist Dr. Frieda Handayani SpA(K). Menurut mba Anna sendiri ada reaksi positif terhadap penerimaan buah dan sayur pada anak di masa berjalan dan sesuai program. Ada beberapa hal level kemandirian anak saat makan, mulai dari:
  • Setiap kali makan
  • Ketika makan dengan orang tertentu
  • Ketika makan makanan yang tidak disukai
  • Ketika makan makanan utama
  • Hanya jika sakit/terburu-buru
  • Tidak pernah/sangat jarang disuapi
Melalui program HEH ini, pola makan anak juga semakin baik dan mandiri. Anak jadi semakin gemar makan sayur dan buah. Dengan konsumsi buah dan sayur, tubuh semakin sehat. Dalam sayur dan buah ada serat juga yang berfungsi baik untuk pencernaan. Mulai dari:
  • Meningkatkan fungsi pencernaan.
  • Menurunkan risiko obesitas.
  • Menurunkan risiko diabetes.
  • Melindungi dari risiko kanker usus.
  • Anak dengan konsumsi serat tinggi meningkatkan konsumsi vitamin dan mineral.
Selain itu peningkatan konsumsi buah dan sayur juga berdampak positif pada pencernaan anak, salah satunya pola BAB. Tipe tinja yang baik saat aak gemar konsumsi buah dan sayur, adalah tipe 4 yang mirip dengan sosis atau ular dan halus. Jadi, kalau anak saat BAB hanya sedikit, keras, berarti anak kekurangan konsumsi buah dan sayur. Dengan konsumsi buah dan sayur, pencernaan akan semakin baik. Karena pencernaan yang sehat akan mempengaruhi kecerdasan anak.

Talkshow bersama SGM Eksplor dengan Buah dan Sayur
Maka dari itu, penting sekali konsumsi buah dan sayur, terutama anak-anak di masa tumbuh kembangnya. Supaya anak-anak selalu tumbuh dengan sehat dan kuat. Menjadikan pencernaan anak juga selalu sehat dan terhindar dari masalah konstipasi yang bisa menghambat tumbuh kembang anak. Dengan selalu konsumsi buah dan sayur setiap hari, anak-anak akan selalu sehat dan kuat. 

Ayo sudah masak sayur apa hari ini buat anak-anak? Sudah menyiapkan buah apa buat anak-anak bunda?  

24 komentar

  1. ini pe er buat ku nih, anak masih picky kalau sayuran, maunya tertentu aja, untuk makan buah juga gitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat mba, semoga anaknya senang makan buah sayur ya

      Hapus
  2. Setuju banget. Tapi minta anak makan sayur dan buah juga tak mudah. Harus dibiasakan dari kecil ya mbaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba memang harus dibiasakan sejak dini banget makan buah sayur

      Hapus
  3. betul sekali ya Mba, kudu makan sayuran dan buah2an yg dibutuhkan utk tumbuh kembang anak, terutama makanan berserat bagus utk pencernaan mereka..

    BalasHapus
  4. pe er banget sebenenrnya buat ngebiasain anak2ku makan sayur dan buah (padahal emaknya pecinta sayur dan buah lhoo..). Abis baca artikel ini jadi semangat buat 'maksa' anak2 mengonsumsi sayur dan buah ah, makasih ya mba Lis..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba ayo biasakan anaknya makan buah dan sayur

      Hapus
  5. Setuju memang penting mengkonsumsi buah dan sayur. Aku sebagai anak kost juga sesekali menyempatkan untuk makan buah, ya, karena penting untuk tubuh..

    Paling asik memang mengkonsumsi buah dan sayur. Aku sendiri selalu kangen akan sayur sop. Terlebih dicampur dengan kering kentang, rasa-rasanya pas aja gitu..hehe

    BalasHapus
  6. Kalau saya sendiri sih sudah terbiasa makan sayur, bahkan kalau tidak ada sayur rasanya ada yang kurang gitu..
    yang susah tuh mengajak anak-anak ikutan doyan sayur kayak saya, mereka lebih suka ayam goreng k*c ketimbang sayuran segar, huft..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bikin kreasi masakan yg disukai anak mba, tapi iainya sayuran. Aku biasanya begitu.

      Hapus
  7. Anak anak jaman NOW agak sulit untuk diajak mengkonsumsi makanan yang mengandung serat, buah buahan dan sayur sayuran. Mereka, generasi Milenial, taunya makan yang serba cepat saji, terkesan modern dan kekikian . Hmmmmm

    BalasHapus
  8. Buah dan Sayur kayaknya jd "musuh" kids jaman now yak, adik adik gie pada susah bener makan buah dan sayur, lebih milih fast food. Baca tulisan ini jd semangat lagi lah hidup sehat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuuk biasakan hidup sehat dengan konsumsi buah sayur mba

      Hapus
  9. Benar banget Mbak, kita masih menganggap sayur dan buah sebagai makanan pelengkap padahal itu makanan pokok yang wajib kita konsumsi setiap hari. Terima kasih infonya mbak.

    BalasHapus
  10. Syukurlah si Kakak gak sulit makan buah dan sayur.
    malah bapaknya ini yang gak doyan.

    Baru mau mulai membiasakan hidup sehat nih
    :D

    BalasHapus
  11. Mba lis, aq jg kdg suka males makan sayur, hehe nice info mba :)

    BalasHapus
  12. Sekarang penyakit banyak yang aneh-aneh. Jadi daripada kena, mending dicegah dengan mulai mengkonsumsi buah dan sayur. Membentuk lagi pola makan yang sehat :)

    BalasHapus
  13. kalau saya sih sukanya minum jus buah segar dan manis dan menyehatkan

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung. Silahkan memberikan komentar. Mohon maaf link hidup dan spam akan otomatis terhapus.