Ibuku Seorang Single Parent Dan Sosok Pahlawan Keluarga Kebangganku

Liswanti Pertiwi | Kamis, Agustus 25, 2016 | | | 10 Comments so far

Agustus menjadi bulan bersejarah untuk bangsa Indonesia. Dimana rakyat Indonesia menyambut hari kemerdekaan yang tahun ini menginjak ke 71 tahun. Merebut kemerdekaan tidaklah mudah. Para pahlawan bangsa terus berjuang sampai titik darah penghabisan. Sebagai generasi penerus bangsa, perjuangan pahlawan patut diteladani. Karena pahlawan tak pernah lelah dalam merebut kemerdekaan, semangatnya terus berkobar untuk terus maju demi bangsa dan negara. Dan tentunya perjuangan para pahlawan yang gagah berani tidak boleh terlupakan.

Kalau para pahlawan zaman dahulu berjuang untuk bangsa Indonesia. Kini pun ada banyak pahlawan, salah satunya pahlawan keluarga yang tentunya berjuang untuk kesejahteraan keluarganya. Dalam rangka menyambut kemerdekaan, Kudo (Kios Untuk Dagang Online) mengadakan lomba tentang pahlawan keluarga.

Terus, siapa sosok pahlawan keluarga? Bagiku adalah ibu.

Ibuku seorang single parent



Bapakku sudah berpulang kepangkuan Sang Ilahi di tahun 2007 silam. Semenjak itu, Ibulah yang mengambil alih tanggung jawab mengurus anak, mendidik dan menafkahi. Di tahun 2007 cobaan keluargaku benar-benar berat, apalagi kuliahku tinggal semester akhir. Saya sempat ingin menyerah kuliah, supaya bisa merantau ke Ibukota untuk bisa mencari pekerjaan demi keluarga. Tapi Ibu selalu memberi semangat kepada anak-anaknya untuk bisa menyelesaikan sekolah. 

Memiliki 3 anak dengan 2 anak lelaki yang masih kecil tentu tanggung jawab Ibu tidaklah mudah. Sebagai seorang single parent Ibu berjuang sendiri untuk menghidupi anak-anaknya. Ibu sudah tidak muda lagi, tentu beban hidupnya terasa begitu berat. Apalagi dengan biaya pendidikan dan biaya hidup yang semakin mahal. 

Biarpun dengan tanggung jawab yang besar, Ibu tidak pernah mengeluh ataupun berputus asa. Ibu yang lahir di Garut, 16 Februari 1964 tetap semangat mencari rezeki. Cobaan satu demi satu datang silih berganti, dan Ibu dapat melalui itu semua dengan ikhlas. Menjadi single parent bukanlah perkara mudah, banyak caci maki dan cibiran yang datang. Tak sedikit air mata yang terus membasahi pipi. Apa ibu mengeluh? Tentu tidak. Apa itu membuat Ibu ingin menikah lagi? Tentu saja tidak. Prinsipnya untuk membesarkan anak-anak dan tetap setia kepada suaminya hingga akhir, terus dipegang teguh hingga kini.

Ibuku seorang Guru



Ibuku namanya adalah Yati Nurhayati, seorang guru Sekolah Dasar Negeri di Garut Jawa Barat. Yang sudah mengabdi lebih dari 28 tahun. Setiap jam 3 subuh Ibu sudah terbangun untuk melakukan shalat tahajud, mendoakan anak-anaknya dan kebahagian keluarga. Setelah itu Ibu akan menyiapkan sarapan untuk anak-anaknya yang akan berangkat sekolah. 

Jam 7 pagi Ibu sudah berangkat ke Sekolah, dengan berjalan kaki atau dengan menggunakan ojek. Jarak dari rumah ke sekolah kurang lebih 2 kilo. Bagi Ibu yang sudah usia 52 tahun, jarak itu sangat lumayan jauh, apalagi kalau pulang pergi, bahkan sekarang ini sering sakit-sakitan. Ibu memiliki riwayat pertigo dan darah tinggi, tentu saja harus menjaga asupan makanan, tidak boleh kelelahan, tidak boleh stres, dan harus tetap menjaga kesehatan. 

Ibu pulang sekolah jam 1 siang, saat matahari sedang terik-teriknya. Kalau tidak ada ojeg yang lewat, ibu akan berjalan kaki dengan anak bungsunya yang saat ini duduk di kelas 4 SD. Setelah selesai shalat dzuhur dan beristirahat, Ibu pun melanjutkan pekerjaan rumah. Dan menyiapkan makan untuk anak-anaknya. Rutinitas seperti ini selalu dilakukan Ibu setiap hari, kecuali di hari minggu yang lebih banyak untuk beristirahat. Sudah 8 tahun aku terpisah jauh dengan Ibu, karena mengikuti suami di Ibukota. Tidak ada yang membantunya mengerjakan pekerjaan rumah, baik untuk mencuci piring atau menyetrika. Ibu mengerjakan semuanya seorang diri, kecuali mengepel lantai, karena itu dikerjakan adik yang paling besar sebelum pergi ke sekolah di pagi hari.



Biarpun Ibu memiliki gaji tetap sebagai seorang guru, tetaplah itu belum cukup, apalagi sebagai guru di daerah. Melihat biaya pendidikan yang semakin tinggi, harga-harga pokok yang terus merangkak naik, belum lagi harga beras yang semakin mahal, maka Ibu terus berhemat untuk bisa menyambung hidup. Supaya anak-anaknya pun tetap terpenuhi nutrisinya. Ibu tidak ingin anak-anaknya dihina karena tidak memiliki bapak, maka Ibu selalu memenuhi kebutuhan anak-anaknya dengan baik. Peran Ibu menjadi ganda, baik sebagai ayah yang mencari nafkah, serta menjadi seorang ibu yang merawat anak-anak dengan baik. 

Karena beberapa peraturan, Ibu yang saat itu hanyalah lulusan D2, akhirnya memutuskan untuk kembali melanjutkan pendidikan ke jenjang S1, di usia yang tidak lagi muda. Semua demi kesejahteraan dan kebahagiaan anak-anaknya. Ibu sempat ragu saat akan berkuliah, karena terbentur biaya, tapi saat ingat anak-anak, Ibu pun terus maju. Biarpun godaan dan cobaan terus datang, semua bisa dilewati, dan rezeki keluarga tetap dilancarkan. Alhamdulillah.

Ibuku Pahlawan Keluarga Kebangganku

9 tahun sudah Ibu menjalani kehidupan sebagai seorang single parent. Yang berjuang untuk kebahagiaan dan kesejahteraan anak-anaknya. Ibu tak pernah mengeluh dan tetap yakin dengan kekuasaan Tuhan, bahwa keluarga kecilnya akan selalu ada dalam kebahagiaan serta kesuksesan. Ibu yang dulu lemah, telah berubah menjadi sosok yang kuat dan berbeda. Mampu mengerjakan semua hal seorang diri, dan membesarkan anak tanpa bantuan siapa pun. Ibu mengurus anak-anak dengan cinta, mendidik dengan kasih sayang, dan menjadikan buah hatinya sosok yang tegar, mandiri serta kuat. 


Ibu dan cucu
Ibu mampu membuktikan kepada semua orang, bahwa 9 tahun kepergian Ayah, dirinya telah mampu menjadi sosok yang mandiri dan kuat. Dan ibu telah menjadi sosok inspirasi keduaku setelah bapak, yang selalu cinta dan sayang kepada anak-anaknya. Di tengah duka kehilangan bapak, Ibu selalu siaga menjaga anak-anaknya di kala susah. Ibu tak akan membiarkan anak-anaknya kelaparan dan kekurangan sedikit pun.

Dan bagiku, Ibu adalah sosok pahlawan keluarga kebangganku. Ibu yang telah mampu mendidik generasi-generasi penerus bangsa dengan baik, mengajarkan mereka ilmu, dan bertanggung jawab penuh sebagai seorang guru yang mengajar murid-muridnya. Ibu pun telah berjuang keras untuk mendidik dan menjaga anak-anaknya dengan sepenuh hati, sehingga mereka tumbuh dan berkembang menjadi anak-anak yang hebat.

Biarpun Ibu tidak muda lagi, tapi semangatnya tetap membara. Biarpun ibu tidak mengerti kemajuan teknologi, ibu memiliki kemauan untuk terus belajar menggunakannya. Sedikit demi sedikit ibu bisa menggunakan handphone dan laptop. Beberapa waktu ini aku sempat berpikir untuk membuatkan usaha yang bisa menambah penghasilan ibu di kampung. Sehingga mimpinya membuka toko di rumah bisa terwujud suatu hari nanti.

Semua orang sudah tahu, bahwa membangun toko di rumah bukan perkara mudah, modal yang dibutuhkan pun tidak sedikit. Tidak cukup hanya bermodalkan satu atau 2 juta saja. Mengingat di kampung itu jauh kemana-mana, maka dari itu, Ibu selalu berpikiran membuat toko. Sebenarnya rencana membuat toko untuk kegiatan di hari tua sudah ada sejak lama, yakni saat bapak masih ada. Tapi sayang tidak pernah terwujud, karena bapak telah pergi untuk selama-lamanya.



Maka aku pun berpikir untuk membuka toko online saja untuk ibu, sambil menunggu dana terkumpul, sehingga bisa membangun toko serba ada di kampung. Mumpung ibu pun sudah diajarkan teknologi, bisa untuk jualan online. Kalau pun misalkan Ibu kurang paham atau kesulitan teknologi, kan bisa dipegang oleh adik yang lebih mahir menggunakan gadget. Aku berkeinginan mewujudkan mimpi ibu menjadi pengusaha di Kudo.

Apalagi Kudo sudah sangat jelas memiliki jutaan produk yang bisa menjadi pilihan. Modalnya pun tidak banyak, bahkan bisa dengan minimal 10 ribu saja. Dengan menggunakan aplikasi Kudo untuk berjualan, semuanya menjadi serba mudah. Mau cari apapun bisa ditemukan di kudo, baik itu kebutuhan pokok, kebutuhan bulanan, kebutuhan rumah tangga, listrik, pulsa, hingga tiket pesawat.

Kudo memberikan kemudahan untuk mewujudkan mimpi menjadi pengusaha, karena untuk daftarnya pun cukup mudah. Tinggal unduh aplikasi, daftar, buka aplikasi, isi saldo, dan jualan deh. Asyik banget kan? Semoga saja dengan berjualan di Kudo begini, kedepannya Ibu bisa membuka toko impian. Sehingga hari tuanya bisa terus ada kegiatan. Dan menikmati masa tua dengan bahagia bersama anak dan cucunya.

Ibuku seorang single parent dan sosok pahlawan keluarga kebangganku. Seorang pahlawan yang tidak berhenti berjuang untuk kebahagiaan anak-anaknya. Biarpun anaknya telah berumah tangga, Ibu tidak pernah lupa dan selalu ada untuknya dalam suka dan duka. Ibu menjadi sosok perempuan inspirasiku, kebangganku, yang kucintai dan kusayangi. Ibu ku pahlawan keluarga, semoga selalu diberikan kesehatan, keselamatan, dan panjang umurnya. Amin.     



Tulisan diikursetakan dalam lomba Kudo Pahlawan Keluarga

Read More ...

Mengunjungi Guha Lalay Di Sukabumi

Liswanti Pertiwi | Selasa, Agustus 23, 2016 | | | 18 Comments so far

Menikmati liburan bersama teman-teman di akhir pekan memang selalu menyenangkan. Ada banyak cerita seru yang bisa kita ukirkan. Bukan saja menyambung silaturahmi, tapi semakin mendekatkan persahabatan satu sama lainnya. Seperti pada tanggal 6 sampai 7 Agustus kemarin, saya dan teman-teman kelas blogger mengunjungi kota Sukabumi untuk menghabiskan akhir pekan dengan berlibur di kawasan Pelabuhan Ratu.

Saya pikir di Pelabuhan Ratu hanya ada pantai saja, tapi ternyata banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi bersama keluarga. Salah satunya "Guha Lalay" yang ada di Desa Patuburan, Kecamatan Pelabuhan Ratu. Guha dalam bahasa sunda berarti Gua, sedangkan lalay itu adalah kelelawar. Jadi sudah bisa ditebak, bahwa Guha Lalay memang menjadi tempatnya kelelawar. Masuk ke tempat ini pun tidak mahal, hanya dikenakan biaya 3000 rupiah saja. 

Pengunjung tidak bisa melihat lalay lebih dekat ke dalam guha, karena sudah diberi pembatas, yakni sampai bibir guha saja. Karena selain gelap dan kotor, juga sangat bau dengan kotoran ribuan lalay yang ada disini. Bagi saya tempat ini sangat menarik, apalagi kalau bisa melihat lalay tepat waktu, yakni saat keluar guha jam 5 sore, atau saat masuk lagi jam setengah 6 pagi. Pasti akan terlihat indah dan menakjubkan.




Menurut pa Yana penjaga dari Guha Lalay, sebenarnya disini ada 5 guha. Tapi ada juga loh 3 guha yang mengandung hal mistis, apa itu? Saya sendiri tidak berani menanyakannya lebih jauh, apalagi berhubungan dengan mistis, karena biasanya dikeramatkan. Ternyata disini juga ada kalong yang makannya buah-buahan, dan kampret yang makannya serangga.

Konon kata orang tua terdahulu, guha lalay ini dulunya laut, hanya prosesnya berpuluh-puluh tahun yang lalu. Ditemukan oleh para nelayan sekitar tahun 1960, karena setiap menyenderkan perahu selalu banyak kelelawar yang keluar. Dan dibangun oleh Pemda serta Dinas Pariwisata sekitar tarun 1989.




Di area Guha Lalay, ada arena bermain anak dan danau kecil, tapi sayang kurang terurus dan sepi pengunjung. Rumput-rumput liar tampak menghiasi area guha lalay. Kalau saja bisa terurus dengan baik, pasti tempat ini bisa menarik banyak pengunjung. Bisa loh dengan cara:
  • Membersihkan rumput-rumput liar dan membersihkan danau, hingga terlihat cantik.
  • Lengkapi fasitasnya, baik itu toilet dan kantin yang layak.
  • Karena guha lalay cukup bau, pengunjung bisa diberikan masker saat datang, supaya bisa melihat guha dengan jelas, biarpun cuma sampai pembatas.
  • Perbanyak bunga yang bisa memberikan wangi alami, supaya bau kotoran lalay tidak selalu tercium.
Mengunjungi Guha Lalay di Sukabumi ini memang baru pertama kalinya saya lakukan. Karena saya pikir, wisata disini hanya laut, ternyata banyak tempat menarik yang bisa dikunjungi. Dengan menikmati liburan seperti ini, saya bisa melihat banyak tempat baru, terutama tempat wisata yang Indonesia miliki.

Yuk nikmati wisata alam Indonesia.

Read More ...

4 Cara Merayakan Ulang Tahun Anak Dengan Dana Minim

Liswanti Pertiwi | Kamis, Agustus 18, 2016 | | | | 37 Comments so far

Sebentar lagi Dimas akan menginjak usia 4 tahun, dan kakaknya Chantika 6 Tahun. Di usianya yang semakin bertambah banyak hal yang sudah dia sukai dan pelajari. Karena Dimas sering melihat Ayahnya bekerja dengan alat teknik pesawat. Dimas menjadi senang dengan pesawat, kereta api, dan peralatan teknik kendaraan. Sungguh senang melihat perkembangan Dimas seperti saat ini.

Begitupun dengan kakaknya Chantika yang saat ini sudah mulai sekolah. Melihat perkembangan dia, banyak hal yang membuat anak berubah. Dari belajar bertanggung jawab, rajin mengaji, belajar shalat, hingga membantu neneknya membersihkan rumah.

Di hari ulang tahun anak yang sebentar lagi, tentu saja saya ingin melakukan hal yang istimewa, tapi berbeda. Chantika sempat minta pesta ulang tahun bersama teman-teman sekolahnya. Tapi untuk tahun ini saya memilih tidak menuruti keinginannya. Bukan pelit atau perhitungan, tapi memang saya tidak menganggarkannya. Dana yang saya siapkan untuk ulang tahun kedua anak sangat minim, karena saya lebih memilih menyiapkan dana untuk masa depannya, daripada pesta ulang tahun.

Terus, dengan dana minim, bisakah merayakan ulang tahun dengan suatu yang berbeda? Tentu bisa saja. Dan ini 4 cara rayakan ulang tahun anak dengan dana minim, seperti:

  • Membawa anak berpetualang ke alam terbuka

Rencananya neh ulang tahun anak-anak nanti saya memilih untuk mencari 1 hari untuk membawa anak-anak ke alam terbuka, seperti gunung. Tapi, karena anak-anak belum bisa dibawa mendaki, jadi saya mau bawa kemping saja. Apalagi dana yang dibutuhkan pun tidak terlalu banyak. Sekalian mengajarkan anak sebelum masuk Pramuka nantinya.

  • Ajak anak ke Kebun Binatang dan taman bunga

Kalau misalkan ga kemping, paling saya mau bawa anak ke kebun binatang dan taman bunga. Kebetulan anak juga belum pernah saya bawa melihat binatang-binatang. Kan ini bisa sekalian memberikan pengetahuan kepada anak-anak, bisa mengenal beberapa jenis binatang dan bunga. Apalagi Dimas dan Chantika suka sekali melihat binatang, terutama kucing, burung, ikan hingga kambing. Apalagi kalau melihat bunga yang indah, Chantika sangat suka. Tiket masuk ke kebun binatang dan taman bunga pun ga terlalu mahal kok, jadi amankan. 

  • Ajak anak berkunjung ke tempat bersejarah

Merayakan ulang tahun sambil jalan-jalan sangat disenangi anak-anak. Apalagi Dimas dan Chantika sangat antusias masuk ke tempat yang baru. Saya ingin mengajarkan anak banyak hal, termasuk dengan sejarah nenek moyangnya. Selain kedua hal di atas, bisa juga mengajak anak-anak untuk mengunjungi tempat bersejarah, baik itu museum, candi-candi, tempat ibadah bersejarah dan lainnya. Intinya anak-anak punya pengetahuan baru yang menyenangkan, dan bisa bermanfaat untuk kedepannya. Apalagi dengan sejarah bangsa sendiri.

  • Miao Mi Birthday Stars
Nah satu lagi neh, supaya ulang tahun anak terasa istimewa. Bisa dengan menjadikan anak bintang di hari kelahirannya. Anak bisa berkesempatan untuk  menjadi "Miao Mi Birthday Stars", yang mengajak para ayah dan bunda untuk memberikan hadiah yang menyenangkan di hari ulang tahun putra putri kesayangan. Dengan menampilkan foto anak di saluran Mandarin anak terbaru, Miao Mi.

Caranya pun cukup mudah loh, upload saja foto anak yang paling lucu dan manis berusia di bawah 12 tahun di website Miao Mi http://www.maiomi-tv.com/birthday. Yang perlu jadi catatan neh, usahakan untuk mengirimkan foto anak satu bulan sebelum ulang tahunnya dengan format JPEG dengan ukuran minimum 2MB. Miao Mi Birthday Star akan menayangkan foto anak-anak yang secara perdana di bulan September 2016 di saluran Miao Mi. Jadi, bagi anak yang berulang tahun pada bulan september dan ingin menjadi Miao Mi September Birthday Stars, segera saja kirimkan foto anak yang paling menggemaskan mulai dari Agustus ini.


Yang paling asyik neh, semua ini gratis loh, jadi sudah jelas hematkan? Sudah pasti hemat, anak pun bisa menjadi bintang yang paling istimewa di hari kelahirannya. Saluran Miao Mi dapat disaksikan di Indovision (Ch. 38), Okevision (Ch. 66), dan menjadi saluran hiburan mandarin mendidik yang didedikasikan untuk anak-anak usia 3 sampai 6 tahun di kawasan Asia dan sekitarnya.


Hem, sepertinya dana yang saya miliki bisa untuk membahagiakan anak-anak di hari kelahirannya neh, dengan berbagai cara di atas. Biarpun tidak melakukan pesta ulang tahun atau melakukan potong tumpeng, saya masih bisa melakukan banyak hal untuk membahagiakan anak-anak. Karena mereka adalah permata hati yang paling berharga.

Dana minim bukan masalah lagi untuk membuat hari kelahiran terasa lebih istimewa dan berkesan. Karena ada banyak cara untuk menjadikan anak-anak tetap merasakan kebahagiaan di hari ulang tahunnya. Yang paling penting itu adalah doa dari orang tuanya, supaya anak-anak tumbuh dan berkembang dengan baik, mendapatkan kasih sayang yang penuh, cerdas, pintar, sehat, selamat, soleh serta solehah, dan bahagia selalu.  
Read More ...

Beberapa Faktor Pekerjaan Ini Berdampak Pada Infertilitas Pria

Liswanti Pertiwi | Rabu, Agustus 17, 2016 | 16 Comments so far

Memiliki keturunan adalah impian semua pasangan yang sudah berumah tangga. Ada yang cepat dan lambat dalam memiliki keturunan. Saya sendiri butuh waktu 2 tahun sampai akhirnya buah hati hadir di dalam kehidupan rumah tangga. Dengan gaya hidup saat ini, tidak sedikit wanita yang sulit untuk hamil. Saya sendiri setelah menikah sempat 5 kali keluar masuk klinik dokter kandungan yang satu dan lainnya untuk memeriksa kondisi rahim, supaya cepat hamil.

Sempat disarankan juga, bahwa suami harus melakukan pemeriksaan. Jadi, bukan saja istrinya. Tapi, itu tidak jadi dilakukan, karena waktu itu saya dinyatakan positif hamil. Biarpun kandungan saya hanya bertahan 3 bulan saja. Setelah 2 kali keguguran 2 kali, barulah hamil ketiga kalinya, anak saya lahir selamat.

Ternyata pemeriksaan pada pria juga perlu dilakukan. Seperti pada media gathering kemarin (12/08) di RSU Bunda Jakarta, yang membahas tentang pilihan pekerjaan bisa berdampak pada infetilitas pria. Perlu diketahui neh, ada berbagai kelainan seperti gangguan hormonal, masalah fisik, hingga masalah psikologia bisa menyebabkan infertilitas pada pria.

Infertilitas pada pria merupakan proses yang sangat kompleks. Agar dapat terjadi kehamilan pada pasangan, maka harus dihasilkan sperma yang sehat dan jumlah yang cukup. Dimana prosesnya diawali sejak awal masa pubertas di masa pertumbuhan organ reproduksi pria. Saat ini diperkirakan ada 15% pasangan di dunia yang infertil. Artinya mereka tidak dapat memiliki keturunan secara alamiah meskipun rutin berhubungan seksual tanpa pengaman. Penyebabnya lebih dari 50% berasal dari faktor pria.


Dalam acara ini hadir 2 pembicara, yakni dr. Ponco Birowo, SpU(K), PhD dan dr. Kasyunnil Kamal, MS,.SpOk (Dosen luar biasa di Program Studi S2 Kedokteran kerja dan Spesialis Kedokteran Okupasi FKUI).

Menurut dr. Ponco ada beberapa penyebab infertilitas, seperti biji kemaluan tidka turun ke kantung kemaluan, infeksi saluran kemih dan daerah kemaluan, gangguan deposisi cairan sperma dan faktor seksual, varikokel, faktur imunologi dan lainnya. Dan dari penyebab infertilitas itu, varikokel memiliki presentasi tertinggi, yakni 15,6%. Maka untuk mengevaluasi infertilitas pria, perlu sekali melakukan pemeriksaan menyeluruh jika ditemukan kelainan pada riwayat reproduksi atau analisis semen yang tidak normal.

Pemeriksaan menyeluruh itu terdiri dari anamnesis (pemeriksaan riwayat penyakit keseluruhan, riwayat reproduksi), pemeriksaan fisik, dan sedikitnya dilakukan dua kali analisis semen. Dalam riwayat reproduksi, cukup banyak sekali yang perlu diketahui, seperti lama infertilitas, usis perkawinan, frekuensi hubungan seks, hingga metode kontrasepsi yang pernah digunakan.

Sedangkan dalam riwayat penyakit, seperti varikokel, gagal ginjal fase akhir, trauma testis, hingga diabetes. Selain dari riwayat di atas, perlu diketahui juga tentang gaya hidup, seperti merokok, alkohol, celana dalam yang ketat, hingga pekerjaan yang berhubungan engan panas (koki, bagian mesin, dan lainnya) dapat berimbas negative terhadap kesuburan pria. Maka dari itulah perlu sekali melakukan pemeriksaan fisik, dari pemeriksaan umum, penis, testis, hingga epididimis. Setelah itu dilakukan evaluasi untuk melihat hasilnya.

Tanpa disadari juga neh, bahwa beberapa pekerjaan bisa berdampak pada infertilitas pria. Seperti yang diungkapkan Dr. Kasyunnil bahwa pilihan pekerjaan atau profesi seorang pria tanpa disadari bisa menyebabkan infertil. Namun diagnosis sulit ditegakkan, karena pemahaman yang kurang dan baru disadari berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun kemudian. Karena, status pekerja belum menikah, sehingga sulit menilai status kesuburannya.

Ilustrasi
Ada beberapa faktor bahaya terhadap system reproduksi  pada pria, seperti faktor kimia, fisika, psikologi dan campuran. Dan beberapa faktor pekerjaan ini berdampak pada infertilitas pria, yakni:
  • Radiasi di tempat kerja, seperti radisi pengion atau radiasi yang bermuatan listrik diketahui dapat menyebabkan ketiadaan sperma dalam cairan semen (azoospermia).
  • Paparan logam seperti Timbal (Pb), Merkuri (Hg), Cadmium (Cd), Boron (Bo) dan paparan zat kimia seperti karbon disulfide dan glycol yang dapat mengubah morfologi sperma, penurunan jumlah sperma, mortilitas, dan penurunan volume semen.
  • Peningkatan stress ditemukan dalam hubungan terbalik dengan parameter sperma volume air mani dan persen dari bentuk morfologi normal.
  • Jenis pekerjaan dari faktor campuran ini juga berdampak pada infertilitas pria, seperti pekerja driver, pengemudi professional, yang terkena bahan bakar, kebisingan, getaran, stress emosional, beban fisik pada organ panggul, dan peningkatan suhu di panggul karena lama duduk. Selain itu tukang las, yang terkena panas, pelarut, logam berat, dan kebisingan yang mempengaruhi kualitas sperma berkurang.

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan pekerja unuk bisa dilindungi dari reproduksi berbahaya, seperti:
  • Pengusaha memiliki tanggung jawab untuk melindungi pekerja mereka. Namun, karena begitu sedikit yang diketahui tentang bahaya reproduksi, pekerja harus juga memastikan keselamatan mereka sendiri.
  • Simpan bahan kimia dalam wadah tertutup ketika tidak digunakan.
  • Cuci tangan sebelum makan, minum atau bahkan merokok.
  • Hindari kontak kulit dengan bahan kimia.

Dalam pembahasan di atas, tentu kita sudah bisa melakukan pencegahan dengan selalu hidup sehat. Biarpun faktor pekerjaan di atas berdampak pada infertilitas pria, jangan dijadikan bebean pikiran. Karena kalau sudah rezeki dan dipercaya, keturunan itu akan hadir di tengah-tengah keluarga. Ketika belum memiliki keturunan jangan putus harapan dan terus berusaha berikhtiar, dan tidak berhenti beribadah serta berdoa kepada Sang Pencipta.

Pada dasarnya dengan teknologi kedokteran saat ini, infertilitas pria dapat ditangani, namun pasien tetap disarankan melakukan pencegahan dengan menghindari faktor risiko terjadinya infertilitas. Misalnya neh, berhenti merokok, membatasi konsumsi alcohol, tidak sembarang mengkonsumsi obat-obatan, dan menjaga berat badan ideal.

Dalam hal infertilitas pria, RSU Bunda Jakarta juga menyediakan layanan di Urology Clinic. Klinik ini menyediakan layanan urologi terpadu, mulai dari deteksi dini, diagnosis, tatalaksana konvensional, hingga bedah minimal invasif dan bedah robotic untuk invertilitas pria. Dengan tim dokter yang terdiri dari pakar di bidangnya, seperti dr. Ponco Birowo, SpI(K), PhD, dr. Sigit Solichin, SpU, dr. Rachmat Santoso, SpU, dan dr. Hendy Mirza, SpU.

Memiliki keturunan adalah keinginan semua pasangan yang sudah menikah. Supaya cepat terwujud, jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan, dan teruslah berdoa kepada Sang Pencipta. Tidak ada yang tidak mungkin dengan kekuasaan Sang Ilahi. Boleh saja hasil pemeriksaan menyatakan kita sakit, tapi maha penyembuh adalah Allah SWT. Maka janganlah putus asa dan teruslah berusaha. 

Read More ...