Ada 4 Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Sedang Berpuasa


Bulan ramadan ini memang penuh dengan berkah, bukan saja saya dan keluarga selalu ada dalam kesehatan, tapi rezeki yang terus berlimpah. Alhamdulillah.

Ramadan tahun ini terasa berbeda, tidak seperti tahun kemarin. Untuk tahun ini saya lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah untuk mengurusi berbagai pekerjaan. Terkadang menghadiri undangan launching, hingga meeting dengan para calon pegantin. Padahal puasa tahun kemarin, saya sudah tidak sanggup berlama-lama di luar rumah. Bukan saja lemas, tapi juga cuaca yang cukup panas dan gampang sekali haus.

Coba pikir deh, kalau kelamaan di luar dengan kondisi sedang berpuasa, banyak mengeluarkan keringat, pasti bikin kelelahan juga ya, lama-lama pengen minum. Eitss, tapi itu tidak pernah terjadi. Alhamdulillah, saya tetap kuat dan sehat, biarpun meeting dari tempat satu ke tempat lainnya, survey ke tempat A hingga ke tempat C. Dan itu benar-benar tidak membuat saya lemas atau bahkan kelelahan. Bahkan neh, saya masih sempat ikut menitipkan barang jualan ke beberapa teman untuk berbuka, lumayan deh hasilnya, biarpun cuman bertahan seminggu. Soalnya jadwal lumayan padat.

Kegiatan kadang suka sampai malam hari neh
Padahal biasanya, kepanasan cukup lama di luar rumah saat berpuasa, saya langsung kena migrain, atau bahkan pingsan. Maklumlah saya dari dulu memang memiliki riwayat peyakit migrain dan anemia yang sudah lumayan akut. Saya yang tidak boleh stres dan kelelahan, dan harus tetap tenang dalam berbagai kondisi. Karena kalau sedang kambuh, kepala ini serasa ingin saya jedotin ke pintu, saking sakitnya. Maka dari itu, pekerjaan sebanyak apapun saya selalu bawa santai dan happy, karena itu satu-satunya kunci untuk terhindar dari stres.

Dan di bulan ramadan ini, supaya kondisi tetap fit dalam menjalankan berbagai aktivitas, saya selalu memperhatikan 4 hal saat sedang berpuasa, yakni:

1. Jaga pola makan dengan konsumsi makanan bergizi


Selama berpuasa, penting untuk menjaga pola makan dengan konsumsi makanan bergizi. Seperti makan sayur dan buah saat buka dan sahur. Saya sendiri dari dulu hingga sekarang, selalu membiasakan untuk hidup sehat dengan banyak mengkonsumsi buah dan sayur, terutama saat berpuasa. Karena buah dan sayur selalu membuat saya sehat.


Buah dan sayur adalah komponen penting bagi kesehatan. Dimana mengandung vervagai kebaikan, seperti vitamin, mineral, dan erat kaitannya dengan saya tahan tubuh. Maka, sangat penting untuk konsumsi buah dan sayur saat berpuasa, supaya tubuh pun kuat menjalani aktivitas sebanyak apapun. Untuk menu sahur dan berbuka, saya selalu bedakan jenis sayurnya, supaya keluarga pun tidak bosan dengan menu yang itu-itu saja. Buah-buah biasanya selalu saya dan keluarga konsumsi setelah makan sahur dan berbuka, hingga cemilan saat bersantai setelah shalat taraweh.

Usahakan pula konsumsi karbohidrat secukupnya, dan jauhi makanan yang yang mengandung lemak tinggi, seperti gorengan. Kalau tahun sebelumnya, saya masih memasak gorengan, baik itu bakwan atau tahu isi. Untuk saat ini, saya lebih memilih menghindarinya, supaya kondisi badan tetap sehat, dan terhindar dari kolestrol.

2. Hindari konsumsi gula pasir berlebihan


Mengkonsumsi gula pasir berlebihan juga tidak baik loh, biarpun masih tergiur untuk berbuka dengan yang manis. Kalau di rumah, saya berusaha untuk tidak menggunakan gula pasir pada masakan, dan memilih menggantinya dengan gula merah. Dan sudah terbukti membuat saya tetap sehat dan kuat selama berpuasa, bahkan saat saya lemas, dengan meminum rebusan gua merah selalu segar kembali.

Biasanya saya memilih berbuka dengan kurma dan kolak yang benar-benar pake gula merah, dan tanpa santan. Kalau tidak ada gula merah, mending saya libur bikin kolak.

3. Konsumsi air putih


Nah kalau yang ini tentu saja sudah pada tahu ya, dan penting banget. Sebelum berbuka, saya biasanya minum air putih hangat terlebih dahulu, baru makan kurma. Minum air putih 8 gelas sehari, tetap saya jalankan saat sedang berpuasa. Dari buka hingga saur, supaya puasa tetap lancar, tanpa kekurangan cairan. Minum air putih juga baik buat kesehatan. Dan kulit tetap segar saat menjalani ibadah puasa.

Selain air putih, saya biasanya minum air kelapa muda hijau, yang tentunya sangat baik untuk kesehatan.

4. Minum Suplemen



Biarpun saya sudah mengkonsumsi makanan bergizi, minum air putih, hingga menghindari gula pasir. Saya tetap membutuhkan suplemen yang bisa menjaga stamina saya tetap sehat selama menjalani aktivitas di bulan ramadan. Mengingat saya ini punya migrain dan sering demam kalau sedang kelelahan. Perlu sekali suplemen yang tepat. Dan solusi saya adalah dengan mengkonsumsi Vermint. Sudah lama sekali saya mengkonsumsi vermint, tepatnya 4 tahun lalu, tepatnya saat kena gejala typus.

Sebenarnya apa itu Vermint?

Vermint adalah Ekstrak Lumbricus Rubellus yang merupakan produk alami persembahan dari PT. Vermindo Indonesia yang dikemas dalam bentuk kapsul. Sangat cocok juga untuk anak-anak, karena dengan kandungan protein yang sangat tinggi dana sempurna akan meningkatkan perkembangan dan pertumbuhan anak serta meningkatkan konsentrasi dan kecerdasan otak. Kandungan protein yang ada dalam Vermint ini terdiri dari Asam Amino Essensial dan non Essensial, bukan bahan kimia, tanpa efek samping, dan tidak merusak atau mengganggu fungsi ginjal, hati, lambung, dan saluran pencernaan. 

Vermint yang memiliki khasiat untuk menyehatkan, juga memiliki keunggulan, seperti:

  • Bekerja secara bio medicine, sehingga tidak menimbulkan efek samping.
  • Aman untuk segala usia (sangat baik untuk orang dewasa dan anak-anak).
  • Aman di konsumsi dalam jangka lama dan terus menerus.
  • Aman digunakan bersamaan/terpadu dengan obat dokter, bahkan meningkatkan daya kerja obat tersebut.
Saya masih ingat dari mulai saya, keponakan, hingga adik yang pernah mengalami sakit typus, suplemen ini memang pas dan menyehatkan. Serta mengembalikan stamina seperti biasanya. Kalau saya demam, biasanya langsung minum Vermint setelah makan dan langsung tidur.

Karena di bulan ramadan yang penuh berkah ini, saya pun ingin berbagai suplemen yang menyehatkan pada adik yang usianya 9 tahun, dan keponakan yang usianya 12 tahun. Kedua anak ini pernah mengalami typus sebanyak 2 kali. Bisa kebayang deh, gimana pusing dan deg-degannya orang tua mereka saat sakit. 

Vermint ini memang bisa mengatasi dan menyembuhkan beberapa penyakit, seperti typus, demam tinggi, migrain, sakit kepala terus menerus, gangguan pencernaan, diare, maag, hingga mengeringkan luka bakar dan merapatkan serta menghilangkan luka bekas jahitan operasi caesar.

Ponakan dan adik saya neh
Bulan kemarin saya sempat pulang ke kampung halaman. Saya pun sempat memberikan Vermint ini pada keponakan dan adik, yang memang sangat membutuhkan untuk kesehatannya, supaya puasanya juga lancar sampai hari lebaran nanti. Serta penuh dengan berkah.

"Saya senang sekali dapat Vermint ini dari teh Lis, karena kalau sakit demam, bisa langsung minum ini" ujar Ibnu, keponakan saya.

"Saat sakit kemarin saya minum vermint ini. Eh sudah habis, untungnya teteh bawa lagi, jadi punya persediaan di rumah, bawanya banyak lagi" ujar Sakti, adik saya.

Bagi saya kedua anak ini begitu berharga, karena mereka adalah keluarga yang saya sayangi. Tidak mau dong mereka sakit terus, maka perlu sekali suplemen yang cocok dengan mereka, sehingga mereka bisa selalu sehat, kuat, dan semangat menjalani ibadah puasa. Dalam 1 botol Vermint, berisi 30 kapsul, dengan ijin edarnya dari DEPKES RI POM TR 023317301, dengan harga perbotol 50.000 rupiah.


Nah, di bulan ramadan yang penuh berkah ini, Vermint juga memiliki tips sehat selama puasa ramadan, seperti:
  1. Kuatkan niat dan doa memohon pertolongan Allah SWT.
  2. Agar tubuh mendapat asupan suplemen yang cukup, biasakan minum Vermint sebelum sahur, sesudah berbuka, dan menjelang tidur malam.
  3. Biasakan makan sahur 1 jam menjelang imsak.
  4. Konsumsi makanan dan minuman dengan protein, gizi dan nutrisi yang seimbang.
  5. Segarkan berbuka pada waktu maghrib, dengan makan murma atau makanan/minuman yang manis seperti madu.
  6. Berhentilah makan sebelum kenyang, lanjutkan makan setelah shalat taraweh.
  7. Hindari mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung pengawet, pewarna, perasa, dan pemanis buatan.
  8. Utamakan mengkonsumsi produk berbahan alami.
Nah kalau sudah diingatkan begini, puasa pun akan semakin menyenangkan, lancar, dan sehat selalu ya. Dan Vermint ini juga selalu menemani saya saat berpuasa, sehingga aktivitas sebanyak apapun menjadi lebih menyenangkan dan tidak lemas sedikit pun. Vermint aman di konsumsi saat sahur dan berbuka puasa untuk menjaga tubuh tetap sehat, stamina prima dan kuat sepanjang hari di bulan ramadan.

Aktivitas sebanyak apapun bukan masalah lagi, karena saya selalu memperhatikan 4 hal saat sedang berpuasa, makan bergizi, hindari gula pasir, konsumsi air putih, dan minum suplemen Vermint saat buka dan sahur. Sehingga kegiatan esok harinya bisa saya jalani dengan baik, ibadah pun tetap lancar dan penuh dengan berkah. Amin. 
Read More ...

Pentingnya Gizi Dan Air Untuk Tetap Sehat Dan Bugar selama Puasa dan Hari Raya

Liswanti Pertiwi | Sabtu, Juli 02, 2016 | | | Be the first to comment!

Tak terasa ya, puasa ramadan tinggal beberapa hari lagi, dan umat muslim seluruh dunia akan menyambut hari kemenangan di hari yang fitri. Tentu saja di hari-hari terakhir berpuasa, kita ingin selalu kuat dan lancar dan menjalankan ibadah, supaya semakin berkah. Dan di hari-hari terakhir ini, saya tetap sehat dan bugar menjalani berbagai aktivitas di luar, biarpun sedang berpuasa.

Bukan saja selama berpuasa, di hari raya pun saya ingin selalu sehat dan bugar, supaya bisa menikmati hari raya dengan kebahagiaan bersama keluarga. Kenapa? Karena seperti yang sudah kita ketahui, bahwa sebelumnya tubuh telah terbiasa mendapat asupan saat sahur dan berbuka saja, maka saat hari raya tubuh pun kembali menyesuaikan diri dengan pola makan semula. Jadi, penting sekali neh bagi orang tua untuk memahami metabolisme tubuh agar dapat memberikan asupan yang sesuai dengan kebutuhan keluarga.  

Nah pada sabtu kemarin (25/06) neh, saya dapat ilmu lagi saat menghadiri acara bersama Nutrisi Untuk Bangsa dan Danone Indonesia, sekaligus buka puasa bersama. Dengan tema acara ini adalah "Optimalisasi Asupan Gizi dan Air Saat bulan Puasa dan Hari Raya", yang bertempat di Locanda Panin Center Building Jakarta.

Dr. Inge dan pa Arif Mujahidin
"Sebagai perusahaan yang memiliki komitmen untuk mendukung kesehatan melalui makanan, selain menyediakan aneka produk berkualitas tinggi. Kami secara berkesinambungan memberikan edukasi mengenai gizi seimbang dan hidrasi kepada masyarakat. Buka puasa bersama Danone Indonesia yang menghadirkan ahli gizi dan hidrasi ini merupakan salah satu wujud dari komitmen tersebut". Ujar Arif Mujahidin dalam sambutannya, selaku Communications Director Danone Indonesia.

Dalam acara ini hadir seorang ahli gizi yang memberikan banyak ilmu menarik seputar kesehatan keluarga, yakni Dr. dr. Inge Permadhi, MS, SpGK yang merupakan spesialis gizi klinik. Kolaborasi aqua_lestari dan Nutrisi Bangsa bersama Dr. dr. Inge melakukan #BincangGizi yang membahas tentang gizi seimbang untuk keluarga.

Seperti yang diutarakan Dr. dr. Inge bahwa pola makan yang berubah pada saat berpuasa dan hari raya, mendorong tubuh kita melakukan penyesuaian. Keluarga memiliki peran yang sangat berarti dalam menjaga asupan gizi dan air. Orang tua dapat memastikan hidangan sahur dan buka puasa keluarga berpedoman pada gizi seimbang. Adapun di hari raya, orang tua juga harus menjaga agar anggota keluarganya tetap mempertahankan keseimbangan asupan gizi maupun hidrasi.

Pentingnya gizi dan air untuk tetap sehat dan bugar selama puasa dan hari raya


1. Pentingnya Gizi Seimbang untuk keluarga

Ada yang perlu kita ketahui neh, bahwa ada 6% balita kekurangan gizi dan 37% balita mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Dan dampak kurang gizi ini berpengaruh pada perkembangan otak dan pertumbuhan fisik tidak optimal. Maka gizi seimbang untuk keluarga, terutama anak-anak sangatlah penting. Gizi tidak boleh keurangan ataupun berlebihan, karena keduanya dapat mengganggu kesehatan.

Menurut data RiskesDas tahun 2013, bahwa satu dari 3 anak usia sekolah cenderung bertubuh pendek. Hal ini merupakan indikasi kekurangan gizi menahun yang dapat berisiko pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Bahkan data lain menyebutkan, bahwa 45% wanita Indonesia usia produktif (termasuk Ibu hamil) mengalami Kurang energi Kronis (KEK) yang dapat mempengaruhi produktivitas dan berisiko mengalami gangguan kehamilan nantinya.

Selain itu situasi malnutrisi di Indonesia adalah kelebihan gizi yang mengakibatkan obesitas. Dalam data Riskesdas tahun 2013 bahwa prevalensi berat badan berlebih (overweight) dan obesitas pada populasi di Indonesia mencapai 13,5% dan 15,4%, serta obesitas sentral 26,6%. Overweight dan obesitas dapat menyebabkan risiko predominan penyakit degeneratif seperti jantung, kanker, diabetes, ataupun stroke yang bisa meningkatkan risiko kematian.


Kenapa semua itu bisa terjadi? Karena semua itu tidak lepas dari fakta, bahwa masyarakat Indonesia cenderung mengkonsumsi makanan tinggi kalori, garam, gula, dan lemak jenuh. Maka dari itu, diperlukan upaya perbaikan gizi yang mencakup seluruh kelompok siklus hidup dalam keluarga. Ada beberapa hal yang bisa diperhatikan, seperti:
  • Berpedoman pada piring makanku dengan menyediakan hidangan dari berbagai kelompok makanan yang berbeda.
  • Memperoleh asupan karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, serat dan air yang cukup setiap sahur dan berbuka.
  • Untuk porsi sekali makan, isi setengah piring dengan makanan pokok dan lauk pauk. Setengah bagian lainnya sayur dan buah.
  • Makan bersama di meja makan bersama keluarga akan lebih baik.
  • Ajak anak untuk masak bersama.
  • Saat sahur dan berbuka, tambahkan segelas susu yang merupakan sumber protein dan kalsium sebagai bagian dari gizi seimbang.
Bicara tentang susu, kita bicara tentang protein juga, dimana kebutuhan protein orang sehat 1gram/kg berat badan dengan indeks BB normal. Dan bisa dilakukan perhitungan untuk BB ideal (BBI)=90%(TB-100).

2. Pentingnya Air untuk kesehatan tubuh

Sebagai bagian dari Pedoman Umum Gizi Seimbang, selain makanan yang bergizi, beragam, dan berimbang. Orang tua harus bisa memastikan anggota keluarganya memenuhi hidrasi dengan minum minimal 8 gelas sehari. Kita pasti tahu dong, bahwa air ini sangat penting, apalagi saat berpuasa banyak kegiatan di luar rumah, maka usahakan untuk minum air 8 gelas sehari. Bisa menggunakan pola 2-4-2, yaitu 2 gelas pada berbuka, 4 gelas saat malam hari, dan 2 gelas saat sahur.

ilustrasi gambar dari http://manfaat.co.id/manfaat-air-putih
Tahu tidak kalau anak kecil kekurangan cairan akan berdampak tidak baik, seperti lemas, mulit kering, kulit kusam, hingga menangis pun tidak ada air matanya. Dan yang perlu kita perhatikan neh untuk kesehatan keluarga, bahwa air yang baik itu adalah aman tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa. Air pun harus aman tidak mengandung zat berbahaya, dan tidak mengandung cemaran pestisida. Ada beberapa fungsi mineral bagi tubuh, seperti:
  • Fluorida: Untuk mencegah karies, dan menjaga kesehatan gigi.
  • Natrium: Untuk mendukung keseimbangan cairan.
  • Kalium: Untuk mendukung proses transmisi saraf dan kontraksi otot.
  • Magnesium dan Kalsium: Untuk mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah.
  • Silika: UNtuk mendukung kesehatan kulit dan menjaga integritas tulang.
  • Zink: Berperan sebagai koaktivator dalam 300 lebih reaksi enzim dalam tubuh. 
Dr. Inge pun memberikan tips neh, dalam menjaga hidrasi, yakni dengan memeriksa urin. Apabila semakin pekat urin tersebut, itu menandakan tubuh kita mengalami dehidrasi. 

Pentingnya gizi dan air ini akan membantu kita yang sedang berpuasa untuk tetap sehat dan bugar sepanjang hari. Saya pun sudah merasakan betul, bahwa dengan gizi seimbang, dan banyak minum air putih, rasa letih dan lemas tidak terasa, padahal banyak sekali kegiatan.


Kalau bicara tentang hari raya neh, pastilah banyak sekali makanan yang berlimpah. Tapi, perlu diingat neh untuk para orang tua, untuk selalu memperhatikan pola makan keluarganya. Jangan sampai makan berlebihan, makanlah dengan komposisi gizi seimbang. Dengan jadwal yang teratur seperti hari biasanya. Bisa menyertakan sayur, buah, dan air. Serta lakukanlah aktivitas fisik ringan untuk menjaga tubuh tetap fit. Jangan lupa pula agar selalu tercukupi hidrasi dalam tubuh.

Dari pemaparan Dr. Inge, bahwa peran keluarga sangat penting dalam pemenuhan gizi seimbang, yakni dengan:
  • Orang tua sebagai contoh sejak dini.
  • Makan bersama seluruh keluarga.
  • Cukupi kebutuhan kalori dengan makanan sehat bergizi seimbang bagi seluruh keluarga.
  • Cukupilah kebutuhan cairan.
  • Minumlah susu sebagai bagian dari gizi seimbang.
Kalau sudah begini, kita menjadi sadar bahwa gizi dan air sangat penting untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar selama puasa dan hari raya. Ayo lakukan hidup sehat dengan konsumsi makanan bergizi dan minum air 8 gelas sehari.



Acara buka bersama ini juga dimeriahkan dengan penampilan dari seorang penyanyi dan bandnya. Juga lomba photo, kuis, doorprize, serta livetweet. Selain itu, ada juga kegiatan beads crafting, seperti membuat tasbih, kalung, ataupun gelang. Acara pun di tutup dengan foto bersama.
Read More ...

Pentingnya Strategi Revitalisasi Koperasi Dalam Menghadapi MEA

Liswanti Pertiwi | Jumat, Juli 01, 2016 | | Be the first to comment!

Beberapa hari lalu (27/06} saya menghadiri sebuah seminar nasional yang bertempat di Galeri Indonesia Wow Smesco Jakarta. Acara yang mengambil tema "Revitalisasi Koperasi Di Tengah Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)" di adakan oleh Forum Wartawan Koperasi.

Acara ini sendiri dimulai dengan sambutan dari Heriyanto, selaku ketua Forum Wartawan Koperasi, yang kemudian berlanjut dengan sambutan dari Sekretaris KUKM Agus Muharram. Acara ini berlangsung dari jam 10 hingga setengah 1 siang. Dihadiri pula oleh beberapa narasumber, yakni Bowo Sidik Pangarso, SE yang merupakan Anggota DPR/MPR RI A-272, Deputi Kelembagaan Choirul Djamhari, Agung Sudjatmoko ketua harian DEKOPIN, dan Jimmy Gani selaku akademisi.  

Bagi saya sendiri, mendengar Koperasi bukanlah hal asing, dari zaman masih sekolah, sudah jadi anggota koperasi untuk siswa, hingga menikah pun begitu. Pada saat ini Koperasi sudah berdiri selama 69 tahun, tepatnya selalu diperingati tanggal 12 Juli. Koperasi sebagai sebuah organisasi bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang seorang demi kepentingan bersama. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Dan di tengah MEA, Koperasi sangat perlu sekali melakukan perubahan, untuk tetap bertahan, maju dan berkembang.


MEA sendiri adalah agenda integrasi ekonomi negara-negara ASEAN yang bertujuan untuk meminimalisasi hambatan-hambatan di dalam melakukan kegiatan ekonomi lintas kawasan, misalnya dalam perdagangan barang, jasa, dan investasi. Konsekuensi Koperasi Indonesia di tengah MEA ini, yakni sebagai badan usaha ekonomi akan memperoleh kebebasan dan persaingan bebas dalam perdagangan barang, jasa, investasi di kawasan ASEAN.

Yang selalu menjadi pertanyaan apakah dunia usaha di Indonesia sudah siap menghadapi era MEA? Menurut Kementrian Koperasi dan UMKM, 60-70% Koperasi dan UKM siap menghadapi MEA. Bukan itu saja, mengingat saat ini kita sedang menghadapi kondisi seperti inflasi dan fluktuasi harga makanan bergejolak, sebagai dampak dari akibat La Nina, kegiatan selama ramadan dan idul fitri. Selain itu pasar keuangan global yang terus bergejolak terkait dengan risiko kenaikan bunga federal reserve dan implikasi dan Brexit. Hingga penerimaan negara dikhawatirkan tidak seperti yang ditargetkan.

Maka dari itu perlu sekali langkah strategis Indonesia dala MEA, sepert peningkatan daya saing ekonomi, peningkatan laju ekspor, reformasi regulasi, perbaikan infrastruktur, reformasi iklim investasi, penguatan ketahanan ekonomi, hingga pemberdayaan UMKM. Saat ini pun KEmenkop dan UKM telah dan akan melakukan peningkatan wawasan pelaku UKM terhadap MEA, peningkatan efisiensi produksi dan manajemen usaha. Juga peningkatan daya serap pasar produk KUKM dan penciptaan iklim usaha yang kondusif.

Suasana acara Seminar Nasional
Selain UKM, di Indonesia sendiri sudah banyak berdiri koperasi, seperti data BPS tahun 2006 hingga 2015 tercatat koperasi aktif bertambah dari 98.944 menjadi 150.233, dan dari segi kuantitas Koperasi di Indonesia terbanyak di dunia. Di era MEA seperti saat ini Koperasi harus profesional sebagai badan usaha yang mampu bersaing dengan badan usaha lainnya, serta mengubah paradigma Koperasi Indonesia dari kuantitas ke kualitas.

Maka dari itulah, di tengah MEA, Koperasi perlu sekali melakukan perubahan, dengan cara revitalisasi koperasi. Revitalisasi ini suatu proses atau cara dan perbuatan untuk menghidupkan kembali suatu hal yang sebelumnya terberdaya. Ada strategi revitalisasi koperasi sebagai badan usaha dalam menghadapi MEA, seperti:

  • Perkuat SDM. Dimana SDM koperasi harus profesional, dan interaksi dengan badan usaha yang profesional dan profit harus intensif. Sehingga ada transfer nilai dan kultur profesional.
  • Perkuat organisasi yang dimulai dari strukturnya, modalnya, hingga strategi bisnisnya yang harus berorientasi profit. Bisa juga dengan bermitra dengan badan usaha dari dalam dan luar negeri yang merupakan pilihan strategis.
  • Ciptakan Inovasi dengan memanfaatkan teknologi dalam semua aspek. Mulai dari produksi, manajemen hingga marketingnya. Koperasi Indonesia harus jadi bagian penting pengembangan ekonomi kreatif termasuk IT.
  • Naikkan kelas, bisa dari usaha untuk mencukupi kebutuhan anggota, menjadi usaha yang kompetitif dan berdaya saing, tanpa meninggalkan prinsip-prinsip dasar Koperasi. Dengan memasuki pasar negara-negara MEA lain tanpa kehilangan pasar di Indonesia.
Strategi revitalisasi Koperasi ini sangat penting dilakukan untuk mewujudkan koperasi yang lebih modern. Dengan begitu Koperasi bisa berubah dan berkembang dengan lebih baik lagi. Bukan itu saja, koperasi juga harus memiliki riset dan data yang kuat untuk membangun koperasi dengan lebih baik lagi.


Yang akan menjadi masalah, kalau Koperasi tidak melakukan perubahan, maka lambat laut akan tergerus dan menghilang, seperti halnya handphone. Kalau tidak terus berinovasi, akhirnya mulai menghilang. Maka dari itu Koperasi penting untuk melakukan langkah kongkrit untuk menuju yang lebih baik lagi. Mengingat Koperasi memiliki peran peran dan fungsi, baik itu sebagai:

  1. Gerakan ekonomi, dimana Koperasi yang merupakan kumpulan orang-orang yang berusaha bersama karena mempunyai perasaan dan kepentingan ekonomi yang sama.
  2. Perusahaan koperasi, maka bisnis yang harus dikelola secara benar sesuai dengan jati dirinya. Sebagai perusahaan koperasi harus dikelola dengan baik, benar, modern dan profesional.

Memabangun bisnis koperasi juga harus bersinergi, seperti fokus bisnis, konsolidasi bisnis, modernisasi manajemen, kerjasama antar koperasi dan menggunakan multi strategi. Di tengah MEA ini, koperasi perlu dukungan berbagai pihak untuk terus maju. Begitu pun dengan Pemerintah sendiri masih memberikan dukungan terhadap Koperasi, dimana UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian masih berlaku sampai ada UU Koperasi pengganti. Mengingat peran koperasi di Indonesia sangat strategis, maka pemerintah harus memberikan dukungan penuh supaya mampu bersaing di era MEA, salah satunya bisa melalui anggaran.


Melihat berbagai pembahasan di seminar nasional pada senin kemarin, revitalisasi ini akan mewujudkan 5 sehat koperasi, yakni:

  1. Sehat anggota: Mulai dari jumlah anggota, partisipasi anggota, keaktifan anggota, dan produktivitas anggota.
  2. Sehat organisasi: Mulai dari tata kelola organisasi, kegiatan keorganisasian (RAT), lingkup kerjasama dan penerapan prinsip, serta nilai-nilai organisasi dalam pengelolaan organisasi koperasi.
  3. Sehat usaha: Mulai dari volume usaha, jumlah unit usaha, lingkup usaha koperasi, kerjasama bisnis, pengelolaan berbasis IT.
  4. Sehat Modal: Mulai dari struktur permodalan, asset koperasi, rasio keuangan koperasi.
  5. Sehat Manajemen: Mulai dari tata manajemen, kompetensi pengelola, sistem kompensasi dan penerapan SOP serta kaidah-kaidah tata manajemen yang modern dan profesional.
Di tengah MEA, Koperasi harus mampu meningkatkan daya saing. Koperasi bisa juga menggunakan konsep ekonomi berbagi, yang selalu dipakai oleh berbagai jasa layanan online, seperti ojeg. Ada 3 secular trends pada saat ini, dari mulai globalization, urbanization, and digitization. Maka untuk meningkatkan daya saing di tengah MEA yang juga sudah serba digital, perlu sekali melakukan berbagai hal. Seperti memastikan keberlanjutan dengan model bisnis yang kuat, eksekutif dan tim profesional, pendanaan yang memadai dan penggunaan teknologi sebagai alat pendukung usaha.

Dengan begitu koperasi pun akan mampu berkembang dan bersaing. Sehingga Koperasi di Indonesia tetap maju ke arah yang lebih baik lagi.

Read More ...

Tips Mudik Cerdas Menuju Kesempurnaan Di Hari Raya

Liswanti Pertiwi | Selasa, Juni 28, 2016 | | | | 16 Comments so far
Ilustrasi gambar mudik dari
http://gambargambar.co/gambar-mudik-tahun-baru-2016-terbaik.html
Tak terasa hari kemenangan tinggal 8 hari lagi. Tentunya libur pun akan segera tiba, dan tradisi mudik akan segera di mulai. Biasanya arus puncak mudik itu terjadi di H-4 sampai malam takbiran. Tapi, dari H-7 pun akan mulai ramai. Apalagi anak-anak sekolah sudah mulai libur, kantoran pun akan segera libur sebentar lagi. Dan siap-siap deh bermacet ria menuju kampung halaman.

Saya pun sama selalu melakukan tradisi mudik, yang sudah berlangsung selama 8 tahun tinggal di perantauan. Sebenarnya kampung saya tidak jauh-jauh banget, hanya di kota Garut. Dan hampir setiap bulan pulang ke kampung halaman untuk menengok orang tua. Tapi, kalo menjelang hari raya, suasananya sangat berbeda. Bukan saja menuju kemenangan dengan berkumpul bersama saudara di Kampung, tapi juga suasana jalanan yang ramai. Kalau hari biasa, ke Garut bisa ditempuh 5-6 jam, berbeda saat mudik menjelang hari raya yang bisa ditempuh hingga 11 jam.

Apa 11 jam? Padahal cuma Garut doang? Duh jangan salah deh, ke Garut juga sama macetnya, terutama di wilayah Nagreg.

Ilustrasi mudik. (ini bareng keluarga, tapi bukan mudik hehe) dokumen pribadi
Sebelum memiliki kendaraan pribadi, saya, suami dan anak-anak mudik dengan menggunakan bus. Bisa dibayangkan deh, bagaimana kami selalu antri di full bus supaya mendapat tempat duduk. Maklumlah kami selalu pulang di H-2.

Setelah memiliki kendaraan pribadi, mudik kami lalui dengan tenang, tanpa harus antri untuk mendapat tempat duduk. Tapi, tetap saja banyak yang harus kami persiapkan, demi keselamatan menuju kesempurnaan di hari raya untuk berkumpul bersama keluarga. Dan tahun ini saya pun akan mudik bersama keluarga, tapi hanya bertiga saja, karena anak sulung saya sudah tinggal di Garut.

Bicara tentang mudik, kita harus memperhatikan banyak hal untuk keselamatan dan keamanan selama melakukan perjalanan menggunakan kendaraan pribadi. Pada Jumat kemarin (24/06) yang bertempat di Aruba Caribbean Restaurant Pasaraya Grande Jakarta, saya berkesempatan untuk ikut serta dalam talkshow "Mudik Cerdas". Talkshow ini menghadirkan pembicara Sony Susmana (Safety Defensive Consultant Indonesia) dan Indra Prabowo (Managing Editor Mobil123.com).


Tentu kita ingin dong saat mudik semuanya berjalan lancar, sehingga bisa sampai kampung halaman dengan selamat dan menikmati kesempurnaan di hari raya bersama keluarga tercinta. Kalau mudik dengan kendaraan pribadi, harus banyak yang kita persiapkan dan perlu kita ketahui neh, sehingga menjadi pemudik yang cerdas. Dari yang di paparkan oleh Sony Susmana, ada beberapa tips mudik cerdas yang perlu pemudik ketahui neh, seperti:

1. Aman

Mudik cerdas yang pertama itu adalah Aman. Bukan saja aman di jalan, tapi juga aman dalam mempersiapkan semuanya. Termasuk aman berkendara, dalam hal ini adalah pengemudi. Supaya perjalanan aman, kondisi pengemudi harus sehat. Saat mudik saya pun seperti itu, suka bertanya pada suami "apakah sudah siap jalan, pusing atau tidak?" dan biasanya saya menyuruh suami untuk istirahat sebelum berangkat.

Menurut Sony ngantuk yang berlebihan itu berbahaya, jadi usahakan pengemudi cukup istirahat. Kalau mengemudi selama 4 jam, usahakan istirahat 30 menit, kalau perlu istirahat di rest area. Dan harus makan yang begrgizi dan baik untuk tubuh. Biasanya neh, saya sendiri baru 2 jam perjalanan minta masuk rest area, disana suami bisa istirahat dan makan. Cemilan yang saya bawa pun, kebanyakan buah dan minuman yang menyegarkan.

Ilustrasi gambar dari
http://gambargambar.co/gambar-mudik-tahun-baru-2016-terbaik.html
Untuk menjalani aman berkendara, selain kesehatan pengemudi, kondisi ban pun harus diperhatikan saat perjalanan mudik, jangan sampai kelebihan ataupun kekurangan tekanan ban. Kalau misalkan ingin mengganti ban, utamakan dulu yang di belakang. Karena ban belakang tidak bisa bermanuver di banding ban depan, kalau terjadi pecah ban. Ini bisa mengurangi risiko kecelakaan. 

Membawa barang bawaan selama mudik pun jangan terlalu banyak, seperti baju dan oleh-oleh lainnya, kalau perlu dibawa susunlah dengan rapi. Dan jangan sampai menyimpan barang di atas mobil, karena akan mengganggu kestabilan dan keseimbangan mobil. Jadi usahakan menyimpan barang dengan rapi. 

2. Nyaman

Selain perjalanan aman, mudik pun harus nyaman loh, kalau bisa saling bertanggung jawab. Misalkan suami yang mengemudi, istri bisa menjadi navigatornya. Istri harus tahu kondisi suami, kalau sudah terlihat kelelahan, harus bisa mengingatkan. Kalau suami ingin minum, istri harus bisa menyediakan. Jadi intinya, siapa pun yang disebelah supir, mau itu istri atau saudara, harus bisa mengingatkan dan memperhatikan kondisi pengemudi, jangan sampai ikutan tidur seperti yang lain.

3. Efisien

Saya suka terbayang, bagaimana mudik melalui jalur Nagreg yang padat. Suka bingung apa yang harus dilakukan, karena di daerah ini waktu sangat lama sekali.

Menjadi mudik cerdas dengan kendaraan pribadi, waktu bisa digunakan se efisien mungkin. Dengan cara mencari informasi tentang jalur alternatif, misalkan jalan tikus. Caranya neh dengan mencari tahu sebelum berangkat, supaya bisa menghindari jalan macet. Kalau ke arah Garut, jalan tikus dan jalan utama sama-sama padatnya hehe.


Selain ke 3 tips di atas, sebelum mudik yang aman dan nyaman, usahakan untuk cek safety belt, baik bagian pengemudi dan tempat duduk penumpang, apakah berfungsi dengan baik atau tidak. Saat mengemudi pun harus dengan posisi tegak, dengan jarak dari dada ke stir 30cm. Bukan itu saja, usahakan anak-anak jangan duduk di depan ya, biarkan mereka duduk di belakang dengan menggunakan safety belt. Saya pun begitu, Dimas biasanya duduk di belakang, supaya dia bebas makan dan suka anteng sendiri.

Sebelum mudik pun, kondisi mobil harus bisa diperhatikan, kalau perlu bawa dulu ke bengkel. Menurut Sony ada 2 metode pengecekan, yakni pribadi dan bengkel. Jadi intinya setelah selesai di servis, kita sebagai pemilik mobil, bisa cek lagi kondisi mobil, apakah sudah nyaman atau belum, biar mudik pun semakin lancar.

Kalau semuanya sudah siap, tentu mudik pun akan semakin menyenangkan ya. Yang paling penting tuh, perhatikan kondisi tubuh sebelum mudik ya, supaya selalu diberikan kesehatan. Sebelum berangkat, usahakan memakan makanan bergizi, yang bisa membuat tubuh kuat dan sehat. Apalagi sekarang masih dalam suasana ramadan ya.

Mari mudik, jaga keselamatan ya, perhatikan rambu-rambu lalu lintas
Ada sedikit tips neh dari saya, biar bisa menemani suami dalam mengemudi selama mudik, jangan lupa bawa drama korea atau film kesukaan, di jamin deh ga bakalan ngantuk hehe.

Dengan mudik cerdas menuju kesempurnaan di hari raya, keluarga pun bahagia menyambut lebaran di kampung halaman. Selamat mudik, hati-hati di jalan ya.

Mari mudik cerdas.
Read More ...