Pengalaman Lebih Dari 10 Jam Menuju Bali Dari Madiun

penerbangan-ke-bali

Tinggal di Kota yang jauh dari Bandara memang gak enak, karena sudah pasti menggunakan banyak transportasi dan waktu yang ditempuh jadi lebih lama. Seperti bulan lalu saat menuju Bali, setidaknya saya membutuhkan waktu lebih dari 10 jam di perjalanan.

Kok lama ya?

Benar memang lama sekali, tapi tentu banyak hikmah dan menjadikan perjalanan saya jadi lebih seru. Saya jadi tahu banyak transportasi dengan harga terjangkau untuk menuju bandara. Seperti saat saya menggunakan kereta Bandara dari Solo. Bahkan saya sudah menuliskannya tentang Cara Hemat ke Bandara Adi Soemarmo dari madiun.

Pengalaman 10 jam yang seru menuju Bali

Sebenarnya di dekat Madiun ada Bandara, tapi itu bandara militer, sedangkan bandara terdekatnya bisa dari Solo atau Surabaya.

Dikarenakan tiket dadakan juga, jadi pesawat yang langsung dari Solo atau Surabaya itu sudah habis, tinggallah yang transit saja. 

Saya memutuskan untuk melakukan transit saja, menuju Jakarta dahulu dari Bandara Adi Soemarmo Solo, barulah lanjut dengan pesawat lainnya ke Bali.
solo-jakarta
Bandara Adi Soemarmo (dokumen pribadi)
1. Dari rumah menuju Bandara Adi Soemarmo

Diawali berangkat dari rumah di Magetan menuju Madiun jam 05:45, yang hanya membutuhkan waktu 15 menit menuju Stasiun Madiun. Dari Madiun saya menggunakan Kereta Api Bangunkarta di jam 06:39 menuju Stasiun Solo Balapan.

Sampai Stasiun Solo Balapan jam 08:02, saya melanjutkan perjalanan ke Bandara Adi Soemarmo menggunakan KA BIAS jam 08:30, yang membutuhkan waktu 20 menit saja. Jadi saya bisa tenang melakukan penerbangan ke Jakarta, karena boarding time masih di 10:35. 

Jadi, di Bandara Adi Soemarmo saya masih bisa kerja, ngerjain tugas Brevet AB, makan dan melakukan meeting online dengan atasan. 

2. Menuju Bandara Jakarta (CKG) Soekarno Hatta

super-air-jet
Terminal 1 Bandara Soekarno Hatta (dokumen pribadi)
Setelah menyelesaikan beberapa pekerjaan dan tugas, pesawat Super Air Jet yang saya gunakan siap terbang sekitar jam 11:05 menuju Bandara Soekarno Hatta. Karena membutuhkan waktu sekitar 1 jam 10 menit, saya masih bisa mengerjakan tugas Brevet AB yang belum selesai, sehingga sesampainya di Jakarta bisa langsung dikirimkan.

Penerbangan lebih dari satu jam memang tidak terasa, sekitar 12:15 sudah landing di Terminal 1 Bandara Soekarno Hatta. Sempat menunggu lama di Terminal 1 untuk ambil bagasi. Sampai akhirnya buru-buru untuk melanjutkan ke terminal 2 untuk menuju Bali menggunakan pesawat Batik Air.

Karena ini pertama kalinya saya turun di Terminal 1, jadi kebingungan saat mencari Skytrain untuk menuju Terminal 2. Biasanya kalau naik pesawat, saya naik dari Terminal 2 atau Terminal 3. Saat keluar Terminal 1, saya mulai bertanya sama orang cara menuju Skytrain, untungnya tidak jauh, cukup jalan kaki. 
kalayang
Tapi, disini saya sempat disamperin mbak-mbak yang nawarin naik taksi supaya lebih cepat menuju Terminal 2, karena saat saya bertanya sama orang, ada mbaknya deket situ, jadi dia dengar. Iseng tuh tanya berapa harganya, kata mbaknya 250.000, kaget dong yang bener aja nih 😂😂.

Akhirnya bilang "terima kasih" dan menolaknya dengan baik-baik, sempat ditawar lagi, katanya turun jadi 200.000. Tentu saja saya tidak mau, karena ada Skytrain (Kalayang) yang gratis dan tidak perlu menunggu waktu lama.

Jadi, buat siapapun yang baru pertama kali turun di Terminal 1, dan mau lanjut ke Terminal lainnya, bisa jalan kaki saja dikit untuk naik Skytrain. Setelah pintu keluar, tinggal belok kiri, dan jalan lurus terus, nanti sudah terlihat Stasiun Skytrain. Udah deh tinggal naik ke atas, dan tunggu saja. Gak butuh waktu lama kok, kurang dari 5 menit Kalayang sudah datang.

3. Menuju Bali
menuju-bali
Di Terminal 2 Soekarno Hatta (dokumen pribadi)
Sesampainya di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta saya langsung buru-buru menuju Gate D5, karena takut ketinggalan pesawat. Untungnya masih aman, sehingga saya masih bisa kirim berkas kerjaan dan laporan.

Menuju Bali saya menggunakan pesawat Batik Air. Hari itu, saya dan penumpang lainnya dapat pengalaman pindah-pindah Gate. Awalnya Gate D5, ternyata dipindah ke Gate D2. Padahal sudah waktunya terbang. Jadinya bersama penumpang lainnya buru-buru menuju Gate D2 untuk berangkat menuju Bali. 

Karena perpindahan Gate ini, sempat ada delay juga, sambil menunggu penumpang lainnya. Tapi tak apa, bisa dapat pengalaman seru lagi hari itu. Selama penerbangan yang membutuhkan waktu 1 jam 50 menit, saya bisa tidur sebentar dan menikmati pemandangan awan-awan.
batik-air
Pemandangan dari atas (dokumen pribadi)
Biarpun sempat delay, karena saat mau take off itu saya lihat jam sekitar jam 15:50 (kurang lebihnya ya), itu waktu Jakarta, kalau di tiket harusnya jam 14:30, tapi tak apa, tidak menunggu lama kok. Alhamdulillah bisa sampai Bali sekitar jam 17:55 waktu Bali. Penerbangan Jakarta ke Bali membutuhkan waktu tempuh 1 jam 50 menit.

Harusnya nih sampai Bali tuh jam 17:20, jadi pengennya bisa lihat Sunset dulu, tapi ternyata gagal total 😁😁. Tak apa, karena di hari berikutnya bisa menikmati pemandangan Bali di sore hari. Apalagi sebelum turun dari pesawat, tetap bisa melihat cantiknya sunset di hari itu.
sampai-bali
Sampai Bali (dokumen pribadi)
Begitulah pengalaman dari perjalanan saya yang membutuhkan waktu lebih dari 10 jam untuk menuju Bali. Kalau dihitung dari dari rumah ke Bali, totalnya kurang lebih 12 jam perjalanan dari Madiun menuju Bali. Berangkat pagi sampainya sore. 

Memang jauh, karena harus ganti-ganti transportasi, tapi seru saja gitu melakukan penerbangan kali ini. Tapi kalau next bawa anak liburan ke Bali, mending yang langsung saja, karena kalau transit begini bawa anak report juga. Kalau pesawat langsung bisa dari Surabaya atau Solo lagi, dan bisa pesan jauh-jauh hari, supaya tidak kehabisan.

Bismillah next traveling kemana lagi nih enaknya?

1 komentar

  1. Wah sayang sekali nih ya, Kak tidak bisa lihat sunset. Tapi tentunya tetap seru perjalannya hihi

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung. Silahkan memberikan komentar. Mohon maaf link hidup dan spam akan otomatis terhapus.